Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Sadis! Seorang Ibu Kandung Tega Membunuh Balita Sendiri Usia 18 Hari Di Labura 

209
×

Sadis! Seorang Ibu Kandung Tega Membunuh Balita Sendiri Usia 18 Hari Di Labura 

Sebarkan artikel ini

Labu­ra, snipernew.id - War­ga Dusun III Desa Ban­gun Rejo Keca­matan NA IX X Kabu­pat­en Labuhan­batu Utara (Labu­ra) digegerkan den­gan peri­s­ti­wa sadis dimana seo­rang ibu kan­dung berin­isial YW (35) tega mem­ba­cok darah dag­ingnya sendiri berje­nis kelamin laki-laki yang masih beru­sia 18 Hari Senin 23 Sep­tem­ber 2024, sek­i­tar pukul 09.30 WIB.

  Koramil 07/AKB Menghadiri Undang Musyawarah Desa Demi Mewujudkan Kesejahteraan Dan Pembangunan Desa Yang Lebih Baik

Sua­mi pelaku mener­i­ma infor­masi dari mer­tu­anya bah­wa anaknya telah mening­gal dibunuh oleh isterinya sendiri den­gan menebas leher kor­ban den­gan parang dan kam­pak.

Jadi mer­tua kor­ban yang rumah­nya tidak jauh dari TKP mengabarkan kepa­da sua­mi pelaku bah­wa anaknya yang baru beru­sia 18 Hari telah di bunuh oleh isterinya sendiri den­gan cara yang sadis. Men­da­p­atkan kabar terse­but, ayah kor­ban lang­sung pulang ke rumah dan meli­hat kon­disi anaknya sudah mening­gal dunia den­gan men­ge­naskan semen­tara pelaku yang meru­pakan ibu kan­dung kor­ban ten­gah bera­da di dalam kamar dalam keadaan menangis.

  Dalam OMP TOBA 2024 Polres Labuhanbatu Rutin Patroli Pengamanan KPUD Labura

War­ga yang menge­tahui keja­di­an terse­but lang­sung mem­berikan infor­masi terse­but kepa­da Kepala Desa Ban­gun Rejo yang diteruskan ke pihak Puskesmas dan Polsek NA IX — X dan selang beber­a­pa lama, per­son­el Polsek NA IX — X tiba di lokasi keja­di­an untuk melakukan olah TKP, ujar salah seo­rang war­ga setem­pat.

Semen­tara itu menu­rut keteran­gan beber­a­pa sum­ber bah­wa pelaku yang masih defre­si masih di jaga ketat pihak kepolisian dan kor­ban lang­sung dibawa ke Puskesmas Kam­pung Pajak dan diteruskan di bawa ke RSU Rantau Pra­p­at guna untuk keper­lu­an Visum Et Refer­tum seba­gai bahan untuk penye­lidikan.

  Memperingati HUT TNI 79 Koramil 01 Aek Kanopan

“Diduga pelaku men­gala­mi defre­si (Baby Blus) sehing­ga tega mem­bunuh anak kan­dungnya yang masih beru­sia 18 Hari dan diduga adanya per­masala­han lain yang memicu pelaku mem­bunuh anak yang baru dilahirkan­nya den­gan kon­disi leher ham­pir putus” jelas salah seo­rang per­son­el Polisi di lokasi.

Pelaku saat ini sudah dia­mankan untuk pemerik­saan lebih lan­jut terkait psikol­o­gis keji­waan.

Kasus ini men­gun­dang duka men­dalam bagi masyarakat sek­i­tar dan men­ja­di peringatan bagi semua pihak untuk selalu peka ter­hadap kon­disi psikol­o­gis indi­vidu dil­ingkun­gan, teruta­ma bagi para ibu yang baru melahirkan. (Kmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *