Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Pimpin Upacara Hari Ibu Ke-96, Kabag SDM Polres Pekalongan: Momentum untuk Bersatu Mencapai Indonesia yang Maju Melalui Prinsip Equal Partnership

432
×

Pimpin Upacara Hari Ibu Ke-96, Kabag SDM Polres Pekalongan: Momentum untuk Bersatu Mencapai Indonesia yang Maju Melalui Prinsip Equal Partnership

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniperNew.id — Dalam rang­ka mem­peringati Hari Ibu ke-96, Pol­res Peka­lon­gan mengge­lar upacara yang dip­impin oleh Kabag SDM Kom­pol Gun­tur Tri Har­jani, S.H., Ming­gu (22/12).

Upacara yang dilak­sanakan di hala­man Pol­res Peka­lon­gan diiku­ti oleh PJU Pol­res, para Per­wira, Bin­tara dan ASN Pol­res Peka­lon­gan. Peringatan Hari Ibu tahun ini men­gangkat tema “Perem­puan Menya­pa, Perem­puan Ber­daya Menu­ju Indone­sia Emas 2045.”

“Momen­tum Peringatan Hari Ibu sebaiknya juga dijadikan momen­tum untuk bersatu men­ca­pai Indone­sia yang maju melalui prin­sip “equal part­ner­ship”. Yang mana prin­sip ini mencer­minkan bagaimana perem­puan Indone­sia ber­jalan beriringan den­gan laki-laki untuk bersama-sama berper­an mem­ban­gun bangsa,” kata Kom­pol Gun­tur dalam sambu­tan­nya.

  "Wow"Kades Bingung', 2 warga Saling klaim kepemilkan Tanah

Menu­rut­nya, Bangsa ini diban­gun dari pon­dasi per­juan­gan para perem­puan yang tak per­nah lekang seman­gat­nya untuk men­ca­pai sebuah kehidu­pan yang lebih baik bagi gen­erasi penerus. Tak ter­bilang lagi pahlawan perem­puan yang namanya tetap harum hing­ga kini dan men­ja­di inspi­rasi bagi kita semua. RA Kar­ti­ni, Cut Nyak Dien, Cut Meu­tia, Nyi Ageng Serang, Martha Christi­na Tia­hahu, Rasuna Said , Lak­samana Mala­hay­ati dan masih banyak lagi.

“Hari ini, tang­gal 22 Desem­ber 2024, kita melak­sanakan Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-94, ser­aya men­ge­nang beta­pa agung dan mulianya per­an perem­puan dalam mem­ban­gun fon­dasi bangsa ini, dan mengin­gat beta­pa para perem­puan Indone­sia telah turut berjuang, mewu­jud­kan kemerdekaan dalam seman­gat perg­er­akan yang setara dan berkead­i­lan,” ujar Kabag SDM.

Dikatakan­nya, salah satu titik pent­ing per­juan­gan perg­er­akan perem­puan di masa pra kemerdekaan dan men­ja­di tong­gak sejarah tersendiri adalah keti­ka dis­e­leng­garakan­nya Kon­gres Perem­puan Indone­sia Per­ta­ma pada 22 Desem­ber 1928, di Yogyakar­ta.

  Penutupan Tahun Ajaran 2023-2024, Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Boronadu Apresiasi Para Guru dan Siswa

“Momen­tum berse­jarah ini kemu­di­an dite­tap­kan seba­gai Hari Nasion­al pada tahun 1959 oleh Pres­i­den Soekarno, yang dina­makan Hari Ibu. Ini­lah yang mem­be­dakan Hari Ibu di Indone­sia den­gan peringatan “Moth­er’s Day” di beber­a­pa negara di dunia,” terang Kom­pol Gun­tur.

Per­juan­gan ger­akan perem­puan ini mem­bawa keyak­i­nan baru bagi perem­puan-perem­puan Indone­sia, bah­wa pemenuhan hak dan kese­taraan akan men­gan­tarkan mere­ka untuk dap­at ber­jalan bersama-sama, ser­ta men­jem­put kesem­patan yang sama.

“Para perem­puan yang ikut ter­li­bat aktif dalam per­juan­gan dan perg­er­akan, adalah inspi­rasi bagi kita semua. Para perem­puan ini telah mam­pu berper­an men­gubah tatanan kehidu­pan men­ja­di lebih baik. Ikut men­cip­ta, mem­ben­tuk sejarah, dan per­ad­a­ban manu­sia ke arah yang lebih berta­ta nilai, berkead­i­lan, huma­n­is dalam tatanan poli­tik, ekono­mi, sosial, budaya bahkan teolo­gi,” ungkap Kom­pol Gun­tur.

Dalam peringatan Hari Ibu ini, Kabag SDM Pol­res Peka­lon­gan juga mene­gaskan untuk sal­ing men­ga­jak, mengin­gatkan dan menye­man­gati rasa kebangsaan. “Kare­na prokla­masi 79 tahun lalu adalah per­juan­gan berat leluhur kita usai ratu­san tahun hidup dalam kolo­nial­isme. Kare­nanya, piki­ran dan sikap kita juga harus teguh dan kon­sis­ten meneruskan kon­sen­sus kebangsaan kita yaitu Pan­casi­la, Bhin­neka Tung­gal Ika, NKRI dan UUD 1945,” imbuh­nya.

  Polda Riau Gelar Ziarah di TMP Kusuma Dharma Dalam Peringatan Hari Bhayangkara Ke-78

Lebih lan­jut, Kom­pol Gun­tur mene­gaskan, peringatan Hari Ibu adalah milik kita semua. Seba­gai anak, seba­gai istri, seba­gai ibu, maupun seba­gai teman seper­juan­gan, yang tidak lelah men­ja­di arti di mana pun bera­da.

“Untuk itu, saya men­gu­cap­kan Sela­mat Hari Ibu ke-96 Tahun 2024, khusus­nya untuk selu­ruh perem­puan Indone­sia.

Mari terus berkarya, men­ja­di sosok yang mandiri, kre­atif, ino­vatif, per­caya diri dan terus meningkatkan kual­i­tas dan kapa­bil­i­tas diri, sehing­ga bisa men­ja­di keku­atan yang besar mense­jahter­akan semua. Perem­puan ber­daya, anak ter­lin­dun­gi menu­ju Indone­sia Emas 2045,” pungkas­nya.
(Muji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *