Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Petani Lampung Barat Meninggal Dunia Diserang Harimau

279
×

Petani Lampung Barat Meninggal Dunia Diserang Harimau

Sebarkan artikel ini

Lam­pung Barat, SniperNew.id – Peri­s­ti­wa tragis kem­bali ter­ja­di di Kabu­pat­en Lam­pung Barat. Seo­rang war­ga berna­ma Zain­udin, dite­mukan tewas den­gan kon­disi tubuh tidak utuh sete­lah dis­erang oleh Hari­mau Sumat­era. Keja­di­an ini berlang­sung di kawasan Talang Kubu Bal­ak, Dusun Way Lipu, Pekon Kegeringan, Keca­matan Batu Brak, pada Selasa (21/1/2025).

  Tradisi Adat Gayo Gelar Tanding Saman Bines Sara Lo Sara Ingi di Kota Langsa

Kabid Humas Pol­da Lam­pung, Kombes Yuni Iswan­dari, mem­be­narkan insi­d­en ini. “Benar, ada seo­rang war­ga berna­ma Zain­udin yang dite­mukan mening­gal dunia den­gan kon­disi tubuh tidak utuh. Diduga kuat kor­ban dis­erang oleh Hari­mau Sumat­era,” ujarnya, Kamis (23/1/2025).

Tim sat­gas penan­ganan kon­flik sat­wa liar bersama masyarakat setem­pat men­e­mukan jasad kor­ban sete­lah melakukan pen­car­i­an menyusul lapo­ran orang hilang. “Saat dite­mukan, tubuh kor­ban sudah dalam kon­disi tidak utuh. Sete­lah itu, jasad lang­sung dievakuasi dan dis­er­ahkan kepa­da kelu­ar­ga untuk dimakamkan,” tam­bah­nya.

*Kor­ban Hilang Sela­ma Tiga Hari*

Camat Batu Brak, Rus­pel Gul­tom, men­je­laskan bah­wa Zain­udin, seo­rang pen­datang dari Kabu­pat­en Pur­wore­jo, Jawa Ten­gah, sem­pat diny­atakan hilang sela­ma tiga hari sebelum dite­mukan tewas. “Kor­ban meru­pakan peng­garap kebun kopi yang lokasinya dekat den­gan kawasan Taman Nasion­al Buk­it Barisan Sela­tan (TNBBS). Berdasarkan kon­disi jasad, seran­gan terse­but diperki­rakan ter­ja­di tiga hari sebelum­nya,” ungkap Rus­pel.

  Paripurna DPRD Pasaman Ke-32 HUT Kabupaten Pasaman, Dihadiri Tokoh Masyarakat Pasaman

Jasad Zain­udin dite­mukan war­ga pada Selasa sore, tetapi evakuasi baru dilakukan pada Rabu siang kare­na masyarakat takut mendekati lokasi, khawatir hari­mau masih bera­da di sek­i­tar tem­pat keja­di­an. “War­ga lang­sung berko­or­di­nasi den­gan pihak keca­matan dan aparat. Kare­na alasan kea­manan, evakuasi baru dilakukan keesokan harinya,” tam­bah­nya.

Sete­lah dievakuasi, jasad kor­ban lang­sung dib­erangkatkan ke kam­pung hala­man­nya di Pur­wore­jo untuk dimakamkan oleh pihak kelu­ar­ga.

  P2NAPAS Desak Pemkab Pasaman Wujudkan Pembangunan Jalan Diseluruh Wilayah Kabupaten Pasaman.

*Kor­ban Keem­pat dalam Dua Tahun*

Trage­di ini menam­bah pan­jang daf­tar kor­ban seran­gan Hari­mau Sumat­era di Lam­pung Barat. Sep­a­n­jang tahun 2024, ter­catat tiga war­ga mening­gal aki­bat seran­gan seru­pa. Insi­d­en ini men­ja­di pengin­gat akan kon­flik yang terus ter­ja­di antara manu­sia dan sat­wa liar aki­bat per­am­ba­han habi­tat hari­mau di kawasan kon­ser­vasi seper­ti TNBBS.

Pihak berwe­nang mengim­bau masyarakat yang ting­gal di sek­i­tar kawasan hutan untuk meningkatkan kewas­padaan dan segera mela­porkan jika meli­hat keber­adaan hari­mau atau tan­da-tan­da sat­wa liar lain­nya di pemuki­man. (Lina*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *