Terupdate

Tradisi Adat Gayo Gelar Tanding Saman Bines Sara Lo Sara Ingi di Kota Langsa

350
×

Tradisi Adat Gayo Gelar Tanding Saman Bines Sara Lo Sara Ingi di Kota Langsa

Sebarkan artikel ini

Kota Langsa,Aceh |snipernew.id -  Him­punan Maha­siswa dan Pela­jar Gayo Lues (HIMPERAGAS) mengge­lar tand­ing tari Saman Sara Lo Sara Ingi upaya men­ja­ga tra­disi budaya leluhur adat Gayo Lues, di Gedung Pemu­da (KNPI) Kota Langsa, Rabu (29/05/2024).

Acara yang mem­perte­mukan dua kelom­pok tari maha­siswa asal Gayo Lues yang kuli­ah di Kota Langsa dan Kota Lhok­se­u­mawe pada Hari Ming­gu (26/05/24) lalu ini turut dis­elin­gi den­gan Tari Bines, yang mana penarinya adalah wani­ta “anak dara” asal Gayo Lues.

Devi Audia bersama anak dara Tari Bines sete­lah tampil dalam laga Tari Saman di Gedung KNPI Kota Langsa

Ket­ua HIMPERAGAS Kota Langsa, Ismail Yus­pa dalam sambu­tan­nya mem­beri apre­si­asi dan men­gu­cap ter­i­makasih kepa­da selu­ruh jajaran pani­tia dan pem­bi­na yang telah menyuk­seskan acara tand­ing tar­i­an Saman Sara Lo Sara Ingi.

  Gaya Preman Dan Arogan, Kepala Inspektorat Deli Serdang , Rampas HP Dan Ajak Wartawan  Duel Saat Di Konfirmasi

“tidak lupa, kami ucap­kan ter­i­ma kasih juga kepa­da man­tan Bupati Gayo Lues, Bapak H. Muhsm­mad Amru yang sudah men­dukung kegiatan ini sehing­ga ber­jalan den­gan baik dan suk­ses”, terang Ismail Yus­pa.

Salah seo­rang masyarakat Gayo Lues yang ditu­akan di Kota Langsa, Khair­ul Amri S.Pd menyam­paikan bah­wa perge­laran Saman Sara Lo Sara Ingi meru­pakan suatu tra­disi yang turun temu­run yang ada di Gayo Lues.

Tokoh masyarakat Gayo Lues di Kota Langsa, Khair­ul Amri SPd yang juga men­ja­bat Sekre­taris Dewan Pimp­inan Daer­ah II Golkar Kota Langsa

“Tari Saman meru­pakan sarana mem­ban­gun tali silat­u­rah­mi antar sesama masyarakat Gayo Lues dimana­pun bera­da”, sebut­nya.

“hari ini, maha­siswa HIMPERAGAS di Kota Langsa memi­li­ki lawan tand­ing maha­siswa asal Gayo Lues yang ada di Lhok­se­u­mawe dalam menampilkan tari Saman Sara Lo Sara Ingi”, ucap Tet­ua war­ga Gayo Lues di Kota Langsa ini.

  DPC PELITA PRABU Kabupaten Nias Utara mengadakan pertemuan perdana

Khair­ul Amri meng­hara­p­kan, apa yang dilakukan oleh paguyuban mahasiswa/i asal Kabu­pat­en Gayo Lues yang menun­tut ilmu di berba­gai Uni­ver­si­tas Negeri dan Swasta yang ada di Kota Langsa ini akan men­ja­di gen­erasi yang tang­guh dan berkon­tribusi ter­hadap kema­juan Bangsa dan Negara kelak.

“ten­tun­ya kita akan menyan­dark­an tongkat estapet pem­ban­gu­nan Kabu­pat­en Gayo Lues nan­ti­nya kepa­da mere­ka semua”, katanya.

“laga tand­ing ini juga bertu­juan untuk men­ja­ga Tari Saman seba­gai warisan bukan ben­da Dunia yang telah diakui UNESCO, dis­amp­ing mer­a­jut tali silat­u­rah­mi dan meny­atukan frek­wen­si dalam frame pem­ban­gun ter­hadap daer­ah asal mere­ka, Gayo Lues”, ungkap Khair­ul Amri yang juga men­ja­bat seba­gai Sekre­taris Golkar Kota Langsa.

Semen­tara itu, seo­rang pena­ta Tari Bines, Devi Audia men­gatakan dalam page­laran tari Saman Sara Lo Sara Ingi tidak lep­as dari Tari Bines, kare­na ini meru­pakan satu kesat­u­an yang tidak dap­at dip­isahkan dari acara Saman, baik yang dilak­sanakan di Negeri asal­nya Gayo Lues maupun di tem­pat para pela­jar dan maha­siswa menim­ba ilmu.

  Pemkab Sergai Gelar Apel Gabungan Tenaga Honorer dan Tes Urine

Tari Bines meru­pakan tar­i­an yang dimana penarinya semua perem­puan atau anak dara (Gadis:red) dari daer­ah yang berta­juk “Negeri Seribu Buk­it”

Devi men­je­laskan, Tari Bines akan tampil dis­ela-sela jedanya Tari Saman, ini bergu­na bagi para penari Saman untuk beri­s­ti­ra­hat seje­nak, sehing­ga dita­mpilkan­lah Tari Bines untuk menghibur penon­ton yang hadir.

“dalam Tar­i­an Bines san­gat ditun­tut disi­plin dan kekom­pakan antar sesama penari sehing­ga tidak mem­bu­at paradok ger­akan”, tan­das Devi, maha­siswi can­tik semes­ter IV Uni­ver­si­tas samu­dra Langsa ini.

Sebelum­nya, Ket­ua Pani­tia acara, Rasidin Pin­ing menyam­paikan, bah­wa kegiatan ini dilak­sanakan seti­ap Tahun dan meru­pakan agen­da Tahu­nan HIMPERAGAS di Kota Langsa.

“kita men­gun­dang maha­siswa asal Gayo Lues yang ada di berba­gai Kota di Indone­sia. Kita juga per­nah men­gun­dang maha­siswa asal Gayo Lues yang ada di Kota Medan”, tan­das­nya Rasidin. (Fitri­a­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *