Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Perempuan Misterius di Pringsewu Diduga Lupa Jalan Pulang, Warga Heboh!

584
×

Perempuan Misterius di Pringsewu Diduga Lupa Jalan Pulang, Warga Heboh!

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id - War­ga Pekon Ban­jar Agung Udik, Keca­matan Pugung, Kabu­pat­en Tangga­mus, Lam­pung, men­dadak digegerkan den­gan kehadi­ran seo­rang perem­puan muda yang tam­pak kebin­gun­gan dan tak mem­bawa iden­ti­tas apapun. Sosok perem­puan berhi­jab abu-abu dan men­ge­nakan jaket jeans ini per­ta­ma kali ter­li­hat duduk diam di Bal­ai Pekon setem­pat tan­pa arah tujuan yang jelas, Senin (04/08).

Infor­masi ini per­ta­ma kali dise­barkan melalui akun Face­book berna­ma Yon Yono, yang men­gung­gah foto perem­puan terse­but dan menuliskan keteran­gan:

“Dari grub WA. Kalau ada yang kenal atau faham. Posisi ada di bal­ai pekon Ban­jar Agung Udik. Namanya Heni. Ala­mat katanya jalan Kejak­saan Kun­cup Pringsewu. Gak ada iden­ti­tas.”

Ung­ga­han terse­but lang­sung men­u­ai banyak respons dari war­ga net yang pri­hatin sekali­gus penasaran. Dalam kolom komen­tar, peng­gu­na berna­ma Juan Ardian bertanya, “Knp katanya mas?”, yang kemu­di­an dijawab oleh Yon Yono, “Juan Ardian mau pulang gak bisa.”

  Helm Berpindah Tangan, Ceritanya Keburu Viral

Dugaan pun bermuncu­lan dari para neti­zen. Seba­gian menanyakan bagaimana perem­puan itu bisa sam­pai ke lokasi. Dwi Mardek berko­men­tar, “Naik apa sam­pai ke situ nya?” Lalu dis­usul komen­tar dari Sanak Hahkuk yang bertanya, “Orang nyasar tah, emang dia dari mana?”

War­ganet lain­nya juga berspeku­lasi bah­wa perem­puan terse­but mungkin men­gala­mi gang­guan men­tal semen­tara atau bahkan men­ja­di kor­ban hip­no­tis. Seper­ti yang dit­ulis oleh Achya Syaikhudin, “Kayak orang kena hip­no­tis.”

Di antara kera­ma­ian komen­tar, ada pula war­ganet yang mem­berikan solusi atau saran posi­tif. Salah sat­un­ya adalah Shafri Botu­na, yang menuliskan: “Walah kasi­han sekali, kan bisa menghubun­gi aparat desa nya.”

Respons seru­pa datang dari Susi Kur­ni­awan, yang menandai akun-akun lain den­gan pesan, “Paham gak, smpean kan kun­cup,” mengindikasikan bah­wa beber­a­pa orang di-tag dalam komen­tar mungkin men­ge­nali sosok terse­but atau berasal dari wilayah yang sama, yaitu Kun­cup, Pringsewu.

Semen­tara itu, beber­a­pa komen­tar men­gang­gap keja­di­an ini mis­terius. Andi­al Mar­shall bertanya lang­sung, “Knp gak bisa pulang?” dan Roy Seti­awan juga merasa aneh den­gan keadaan ini.

  Makanan Sekolah Keras dan Hambar, Ibu Ini Minta Presiden Turun Tangan

Beber­a­pa komen­tar lain menun­jukkan kepri­hati­nan dan rasa ingin mem­ban­tu, namun belum ada infor­masi pasti men­ge­nai asal-usul perem­puan terse­but, selain pen­gakuan bah­wa ia berna­ma Heni dan berasal dari Jalan Kejak­saan, Kun­cup, Pringsewu.

Mis­teri bertam­bah keti­ka dise­butkan bah­wa yang bersangku­tan tidak mem­bawa sat­upun doku­men atau tan­da pen­ge­nal. Keadaan ini menyulitkan aparat desa untuk menghubun­gi kelu­ar­ga atau ker­abat dari Heni.

Dalam foto yang diung­gah, tam­pak perem­puan terse­but duduk di sofa berwar­na biru den­gan ekspre­si wajah yang tam­pak bin­gung dan murung. Ia men­ge­nakan celana pan­jang, jaket jeans, dan jil­bab abu-abu den­gan masker yang ter­gan­tung di leher. Tan­gan­nya tam­pak ter­li­pat di pangkuan den­gan posisi tubuh yang kaku, seo­lah sedang cemas atau takut.

Sejum­lah war­ga yang menyak­sikan lang­sung keja­di­an ini pun ikut her­an. Menu­rut keteran­gan war­ga setem­pat, perem­puan ini tiba-tiba muncul dan tidak bisa men­je­laskan secara detail bagaimana dirinya bisa sam­pai ke Pekon Ban­jar Agung Udik.

War­ga sem­pat menanyakan arah rumah­nya, namun jawa­ban yang diberikan kurang jelas dan terke­san men­gu­lang-ulang. Kon­disinya yang tidak mem­bawa pon­sel atau kar­tu iden­ti­tas mem­bu­at war­ga kesuli­tan menghubun­gi kelu­ar­ganya.

  Lahan Sekolah Rakyat Siap! Camat Soppeng Riaja Kawal Langsung Penandatanganan di Desa Lawallu

Menu­rut sum­ber lain, ada kemu­ngk­i­nan perem­puan ini men­gala­mi dis­ori­en­tasi atau gang­guan semen­tara yang mem­bu­at­nya tidak bisa mengin­gat jalan pulang. Namun, war­ga juga mem­bu­ka kemu­ngk­i­nan lain, seper­ti kor­ban keja­hatan atau tekanan men­tal.

Saat ini, infor­masi dan foto perem­puan berna­ma Heni terse­but ten­gah beredar di beber­a­pa grup What­sApp dan media sosial war­ga Lam­pung, den­gan hara­pan ada pihak kelu­ar­ga atau ker­abat yang men­ge­nalinya dan segera men­jem­put­nya.

War­ga sek­i­tar juga telah menghubun­gi pihak aparat desa dan kepolisian setem­pat agar segera mem­ban­tu menan­gani situ­asi ini, teruta­ma untuk memas­tikan kea­manan perem­puan terse­but dan mem­per­cepat pros­es pem­u­lan­gan.

Keja­di­an ini men­ja­di pengin­gat bagi masyarakat untuk selalu mem­bawa iden­ti­tas diri dan berhati-hati saat beper­gian, teruta­ma bagi perem­puan yang melakukan per­jalanan sendiri. Semoga pihak kelu­ar­ga segera menge­tahui keber­adaan Heni dan segera datang men­jem­put.

UPDATE TERBARU:
Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum ada keteran­gan res­mi dari pihak berwa­jib atau pihak kelu­ar­ga yang datang men­jem­put. War­ga masih menung­gu kabar lan­ju­tan sam­bil terus menye­barkan infor­masi melalui media sosial. (Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *