Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Pentingnya Sejarah Reformasi 21 Mei Pada 26 Tahun Lalu

387
×

Pentingnya Sejarah Reformasi 21 Mei Pada 26 Tahun Lalu

Sebarkan artikel ini

Pur­wakar­ta, SniperNew.id — Hari Refor­masi meru­pakan peringatan ter­hadap sebuah peruba­han dalam sis­tem kekuasaan pemer­in­ta­han negara Indone­si. Sis­tem pemer­in­ta­han Orde Baru yang berkepan­jan­gan ter­gan­tikan den­gan pemer­in­ta­han refor­masi yang didampin­gi hara­pan ter­hadap sebuah pemer­in­ta­han yang lebih demokratis.

  FlesNews Diduga Menipu Ribuan Pengguna, Janji Uang Tunai Hanya Tipuan

Berba­gai ele­men masyarakat (akademisi, buruh, maha­siswa, tokoh-tokoh masyarakat, dan lain seba­gainya) akhirnya secara terang-teran­gan meny­atakan per­lawanan ter­hadap kepala negara yang telah men­ja­bat 32 tahun lamanya itu. Pada akhirnya, ter­jadi­lah serangka­ian aksi dan kerusuhan, berba­gai toko men­gala­mi pen­cu­ri­an dan perusakan oleh mas­sa aksi demon­strasi, tem­pat-tem­pat ting­gal masyarakat Tiong­hoa diteror, berba­gai fasil­i­tas pub­lik dirusak seba­gai imbas amukan raky­at.

  Presiden RI Apresiasi Kapolri atas Komitmen Menjadikan Polri sebagai Polisi Rakyat

“Bera­pa Kor­ban Kerusuhan Mei 1998?”, Kerusuhan Mei 1998 telah merenggut nyawa 1.190 orang di Jakar­ta (Tim Gabun­gan Pen­cari Fak­ta Kerusuhan Mei 1998)

Penumpukan aspi­rasi dan seman­gat juang masyarakat akhirnya melu­ap dan melahirkan suatu usa­ha perg­er­akan serentak. Bersama-sama, berba­gai golon­gan masyarakat meny­atakan suara untuk melengserkan masa pemer­in­ta­han Pres­i­den Soe­har­to dari jabatan­nya.
Bersama-sama juga, berba­gai golon­gan masyarakat mem­per­juangkan haknya untuk ter­be­bas dari keter­pu­rukan, kri­sis mon­eter, dan kerusuhan lain yang bermuncu­lan di dalam sis­tem pemer­in­ta­han otorit­er Orde Baru yang berkepan­jan­gan. Pun­cak dari per­juan­gan raky­at dan diang­gap seba­gai Hari Keme­nan­gan selu­ruh raky­at Indone­sia.

  Trump Pecat Bos Statistik, Tuduh Manipulasi Data Kerja Jelang Pemilu!

“Saya memu­tuskan untuk meny­atakan berhen­ti dari jabatan saya seba­gai Pres­i­den Repub­lik Indone­sia ter­hi­tung sejak saya bacakan perny­ataan ini pada hari ini Kamis, 21 Mei 1998.” — Soe­har­to Pres­i­den saat itu

Mundurnya Pres­i­den Soe­har­to men­ja­di awal jatuh­nya rez­im Orde Baru dan kekuasaan di ser­ahkan kepa­da Wak­il Pres­i­den B.J. Habi­bie. Momen terse­but kemu­di­an diperingati seba­gai Hari Refor­masi Nasion­al. (Tris­na M.)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *