Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Pengunduran Dirinya Ditolak Bupati, Drs. Maraondak, M.M Terancam TMS Calon Bupati

825
×

Pengunduran Dirinya Ditolak Bupati, Drs. Maraondak, M.M Terancam TMS Calon Bupati

Sebarkan artikel ini

Pasaman,SniperNew.id Pen­gun­duran diri Drs. Maraon­dak, MM dari ASN atas per­mintaan sendiri dito­lak bupati Pasaman, Sabar AS melalui surat nomor: 882/ 443/ Mutasi-BKPS­D­M/ 2024, tang­gal 16 Agus­tus 2024.

Hal ini dis­am­paikan Akmal, Kepala Dinas Kepen­dudukan dan Catatan Sip­il Kabu­pat­en Pasaman, atasan Drs. Maraon­dak, M.M kepa­da media di kan­tornya, Kamis, 22 Agus­tus 2024.

Dikatakan Akmal, bah­wa sekarang, Drs. Maraon­dak, M.M adalah seba­gai pelak­sana pada Dis­duk­capil.

Menu­rut Akmal, tem­bu­san surat bupati yang isinya peno­lakan pen­gun­durab diri Drs. Maraon­dak, M.M dite­r­i­manya kemaren, Rabu, 20 Agus­tus 2024.

Alasan peno­lakan bupati, dije­laskan Akmal, adalah berdasarkan Per­at­u­ran BKN No. 3 Tahun 2020, Pasal 5, huruf c dan f.

Per­ta­ma, Drs. Maraon­dak sedang ter­perik­sa di KASN karen diduga melakukan pelang­garan disi­plin PNS. KASN melakukan klar­i­fikasi pada hari Jumat, tang­gal 31 Mei 2024. Tetapi sam­pai sekarang belum ada kepu­tu­san atau masih dalam pemerik­saan.

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

Ked­ua, bah­wa saat ini, Drs. Maraon­dak, M.M, masih dalam tahap pros­es penye­le­sa­ian atas Lapo­ran Hasil pemerik­saan ( LHP ) Inspek­torat Kabu­pat­en Pasaman Nomor: 700/ 01/ LHK/ INSP — 2024, Tang­gal: 30 Jan­u­ari 2024, yang telah dis­er­ahkan kepa­da Kejak­saan Negeri Pasaman melalui surat Inspek­tur Kabu­pat­en Pasaman, Nomor: 750/ 189/ INSP- 2024, tang­gal 3 April 2024, Per­i­hal: Dugaan penyelewen­gan dan penyalah­gu­naan wewe­nang oleh Sekre­taris Daer­ah seba­gai Kepala BPBD Kabu­pat­en Pasaman terkait ban­tu­an rumah kat­e­gori rusak berat aki­bat gem­pa dan infor­masi tam­ba­han sela­ma masa pemerik­saan tahun anggaran 2022.

Bupati Pasaman, Sabar AS, yang dihubun­gi via hand­phone, mem­be­narkan peno­lakan pen­gun­duran diri Maraon­dak terse­but.

Terkait dito­laknya per­mo­ho­nan pen­gun­duran diri Drs. Maraon­dak, M.M untuk berhen­ti dari ASN. Sedan­gkan Drs. Maraon­dak, M.M telah men­ja­di salah seo­rang kan­di­dat calon bupati Pasaman pada Pilka­da 2024 men­datang. Media ini mem­inta pen­da­p­at prak­tisi hukum dan man­tan anggota KPU Kabupaten/ Kota di Sumat­era Barat.

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

Syafni Yunal­di, SH, advo­cat kawakan di Bukit­ting­gi men­gatakan sep­a­kat den­gan sikap peno­lakan yang dilakukan oleh Bupati Pasaman. Mema­ha­mi bah­wa peno­lakan yang dilakukan bupati, bukan dise­babkan oleh kepentin­gan poli­tik. Tapi tidak lain adalah kepentin­gan hukum.

Dimana, berdasarkan per­at­u­ran terse­but, bupati tidak mem­pun­yai pil­i­han lain. Terkun­ci, harus meno­lak.

Per­at­u­ran­nya sudah baku dan Bupati Sabar AS tidak bisa men­gangkan­gi per­at­u­ran terse­but. Kalau bupati menyetu­jui pen­gun­duran diri yang bersangku­tan, jelas bupati melang­gar per­at­u­ran yang berlaku.

Jika ada pihak-pihak yang merasa dirugikan den­gan peno­lakan yang dilakukan oleh bupati, bukan Bupatinya yang dis­alahkan. Tapi per­at­u­ran BKN No. 3 Tahun 2020 yang harus diu­ji atau digu­gat melalui lem­ba­ga Peradi­lan yang berwe­nang.

Dis­amp­ing itu, Syafni Yunal­di juga sepen­da­p­at den­gan Rudi H, salah seo­rang man­tan KPU salah satu kabu­pat­en di Sumat­era Barat.

Menu­rut mere­ka, den­gan dito­laknya per­mo­ho­nan pen­gun­duran diri Sdr. Drs. Maraon­dak, M.M dari sta­tus ASN, maka seti­daknya, ada satu doku­men per­syaratan calon yang tidak akan dida­p­atkan oleh Drs. Maraon­dak, M.M; yaitu: surat kepu­tu­san pem­ber­hen­tian­nya atau surat keteran­gan bah­wa surat kepu­tu­san pem­ber­hen­tian­nya sedang dipros­es.

  Parkir Liar Warnai Pergantian Tahun Baru Medan

Semen­tara, doku­men terse­but meru­pakan doku­men per­syaratan calon yang diatur PKPU No. 8 Tahun 2024, Pasal 26 ayat 1 huruf c, atau Pasal 26 ayat 2 huruf b.

Surat-surat terse­but, jelas dari peja­bat yang berwe­nang. Jika pem­ber­hen­tian­nya dito­lak, maka menu­rut pan­dan­gan hukum, tidak ada lagi pros­es pem­ber­hen­tian­nya, atau tidak ada lagi yang berwe­nang men­gelu­arkan surat keteran­gan yang men­erangkan kepu­tu­san pen­gun­duran diri Drs. Maraon­dak, M.M sedang dipros­es. Kalau ada yang men­gelu­arkan, maka patut diduga seba­gai surat pal­su yang akan beru­jung pidana.

“Keku­ran­gan satu saja doku­men per­syaratan, menu­rut Rudi. H, akan ter­an­cam Tidak Memenuhi Syarat ( TMS ) jadi calon bupati. Maka pasan­gan terse­but, ter­an­cam gugur.

Jika gugur, par­tai poli­tik yang mencalonkan­nya, tidak dap­at meng­gan­ti lagi”, jelas Rudi. H, menut­up pen­da­p­at­nya. ( Ade putra )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *