Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Pencarian Anak Diduga Terperosok di Sungai Serayu Maos Lor Terus Dilakukan

650
×

Pencarian Anak Diduga Terperosok di Sungai Serayu Maos Lor Terus Dilakukan

Sebarkan artikel ini

Maos, Cila­cap – Seo­rang anak perem­puan diduga ter­per­osok saat bermain di sek­i­tar Sun­gai Ser­ayu, wilayah Maos Lor, Kabu­pat­en Cila­cap, pada Rabu (13/8/2025) sore. Menu­rut keteran­gan war­ga sek­i­tar, peri­s­ti­wa terse­but ter­ja­di sek­i­tar pukul 15.00 WIB. Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, kor­ban belum dite­mukan dan pros­es pen­car­i­an masih terus berlang­sung oleh tim gabun­gan.

Infor­masi awal yang dihim­pun menye­butkan, kor­ban diduga sedang bermain di tepi sun­gai bersama teman-teman­nya. Namun, tiba-tiba ia ter­pe­le­set dan ter­jatuh ke ali­ran sun­gai yang saat itu cukup deras. War­ga yang menge­tahui keja­di­an terse­but segera mela­por ke pihak berwe­nang, ter­ma­suk perangkat desa setem­pat dan tim SAR.

Ung­ga­han akun res­mi Insta­gram @insta_maos menuliskan. “Seo­rang anak perem­puan diduga ter­per­osok saat bermain di sek­i­taran Sun­gai Ser­ayu Maos Lor, menu­rut war­ga sek­i­tar keja­di­an terse­but sek­i­tar jam 3 sore. Hing­ga saat beri­ta ini ter­bit, masih belum dite­mukan dan masih dilakukan pen­car­i­an. Semoga segera dite­mukan.”

Kabar terse­but den­gan cepat menye­bar di media sosial dan grup pesan war­ga, mem­bu­at suasana di lokasi pen­car­i­an ramai dipenuhi war­ga yang ikut meman­tau. Ung­ga­han @insta_maos juga menampilkan serangka­ian foto dan video pros­es pen­car­i­an yang dilakukan pada malam hari.

  Pohon Tumbang di Lebak Barang Pekalongan Timpa Dua Rumah 

Dalam salah satu foto, ter­li­hat puluhan war­ga dan aparat berser­agam TNI, Pol­ri, ser­ta tim relawan berdiri di tepi jalan seta­pak dekat kebun pisang, yang men­ja­di akses menu­ju bibir Sun­gai Ser­ayu. Lam­pu sorot dari beber­a­pa kendaraan dan sen­ter digu­nakan untuk mem­ban­tu pen­car­i­an di ten­gah gelap­nya malam.

Keteran­gan di ung­ga­han terse­but mene­gaskan. “Pros­es pen­car­i­an anak ter­per­osok di Sun­gai Ser­ayu sek­i­taran Maos Lor malam ini.”

Foto lain­nya mem­per­li­hatkan siluet para pen­cari yang meny­orotkan lam­pu ke per­mukaan air, men­co­ba menelusuri kemu­ngk­i­nan keber­adaan kor­ban di tepi­an maupun bagian ten­gah sun­gai. Arus air tam­pak ten­ang di per­mukaan, namun diperki­rakan memi­li­ki arus bawah yang cukup kuat.

Di sisi lain, sebuah foto juga mem­per­li­hatkan mobil oranye milik BASARNAS Cila­cap yang ter­parkir di lokasi, den­gan petu­gas men­ge­nakan per­lengka­pan pen­car­i­an seper­ti pelam­pung, helm, dan tali penga­man. Salah satu petu­gas ter­li­hat memerik­sa per­ala­tan, semen­tara war­ga dan relawan lain berdiskusi di sek­i­tar kendaraan terse­but.

Koor­di­nasi Tim di Lapan­gan
Pros­es pen­car­i­an meli­batkan gabun­gan per­son­el dari BASARNAS Cila­cap, TNI, Pol­ri, relawan desa, dan war­ga sek­i­tar. Menu­rut keteran­gan yang beredar di lokasi, tim pen­cari mem­u­lai operasi den­gan meny­isir tepi sun­gai meng­gu­nakan per­ahu karet, ser­ta melakukan penye­la­man ter­batas di area yang dicuri­gai men­ja­di titik kor­ban jatuh.

  Maling Gasak Motor di Panjang Selatan, Warga Resah Keamanan Lingkungan

Petu­gas BASARNAS meny­atakan, pen­car­i­an malam hari dilakukan den­gan hati-hati kare­na kon­disi min­im cahaya dan poten­si bahaya di dalam air. “Kami fokuskan pen­car­i­an di radius 500 meter dari titik perki­raan jatuh. Pen­car­i­an akan dilan­jutkan hing­ga kon­disi tidak memu­ngkinkan, dan bila per­lu diteruskan besok pagi,” ujar salah satu anggota tim SAR di lokasi.

Suasana Haru dan Hara­pan
Kehadi­ran ratu­san war­ga yang mema­dati ping­gi­ran sun­gai menam­bah suasana haru. Beber­a­pa ker­abat dan orang tua kor­ban ter­li­hat terus meman­jatkan doa. Ungka­pan “Semoga segera dite­mukan” men­ja­di hara­pan bersama.

Semen­tara itu, sejum­lah war­ga yang ikut mem­ban­tu pen­car­i­an men­gaku bergant­ian men­ja­ga dan meman­tau lokasi. “Kami ingin ikut memas­tikan, sia­pa tahu ada tan­da-tan­da keber­adaan kor­ban,” ucap seo­rang war­ga Maos Lor.

Karak­ter Sun­gai Ser­ayu di Maos Lor
Sun­gai Ser­ayu yang mem­be­lah wilayah Banyu­mas dan Cila­cap dike­nal memi­li­ki lebar cukup besar den­gan arus bervari­asi, ter­gan­tung musim. Di musim kema­rau seper­ti saat ini, per­mukaan air mungkin tam­pak ten­ang, namun arus bawah­nya bisa cukup deras dan berba­haya bagi orang yang tidak ter­biasa ber­e­nang.

Kawasan Maos Lor sendiri memi­li­ki beber­a­pa titik rawan di tepi sun­gai, teruta­ma area yang tidak dilengkapi pagar pem­bat­as atau per­mukaan tanah yang licin. War­ga dan pihak berwe­nang ser­ing mengin­gatkan anak-anak untuk tidak bermain ter­lalu dekat den­gan tepi sun­gai, apala­gi tan­pa pen­gawasan orang dewasa.

  Viral Guru dan Kepsek Karaoke di Jam Pelajaran, Netizen Heboh

Keja­di­an ini kem­bali men­ja­di pengin­gat akan pent­ingnya pen­gawasan anak di area berisiko ting­gi. Pemer­in­tah desa bersama tim SAR mengim­bau masyarakat untuk meningkatkan kewas­padaan, teruta­ma saat musim libur seko­lah atau sore hari keti­ka banyak anak bermain di luar rumah.

Selain itu, ren­cana pemasan­gan papan peringatan di sejum­lah titik rawan di tepi Sun­gai Ser­ayu dise­but akan kem­bali diper­cepat. “Kita akan eval­u­asi dan per­banyak ram­bu-ram­bu peringatan. Kese­la­matan war­ga, teruta­ma anak-anak, men­ja­di pri­or­i­tas,” kata salah satu perangkat desa Maos Lor.

Pros­es Pen­car­i­an Berlan­jut
Hing­ga beri­ta ini dibu­at, pen­car­i­an masih berlang­sung inten­sif. Tim SAR mene­gaskan akan terus melakukan peny­isir­an hing­ga kor­ban dite­mukan, den­gan meli­batkan dukun­gan penuh dari war­ga sek­i­tar. Semua pihak berharap kor­ban dap­at segera dite­mukan dalam keadaan sela­mat.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di duka men­dalam bagi kelu­ar­ga kor­ban sekali­gus pela­jaran bagi masyarakat sek­i­tar untuk lebih was­pa­da ter­hadap poten­si bahaya di lingkun­gan sehari-hari. Seman­gat gotong roy­ong war­ga Maos Lor dalam mem­ban­tu pen­car­i­an men­ja­di buk­ti kuat­nya sol­i­dar­i­tas di ten­gah musi­bah.

 

Artikel ini dis­usun berdasarkan infor­masi res­mi yang dibagikan melalui akun ter­ver­i­fikasi @insta_maos, keteran­gan sak­si di lokasi, ser­ta pan­tauan lang­sung pros­es pen­car­i­an. Semua infor­masi telah dio­lah sesuai kaidah kode etik jur­nal­is­tik, den­gan menguta­makan pri­vasi kor­ban dan kelu­ar­ga. (Abd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *