Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Pemilik Heller Serang An Wartawan Media Online

346
×

Pemilik Heller Serang An Wartawan Media Online

Sebarkan artikel ini

Lam­pung Ten­gah, SniperNew.id — Dunia PERS kem­bali di ced­erai kebe­basan­nya. Seo­rang wartawan media online ala­mi kek­erasan. Peri­s­ti­wa ter­ja­di di kam­pung Sidoluhur Keca­matan Ban­gun­re­jo Kabu­pat­en Lam­pung Ten­gah. Kek­erasan ter­hadap wartawan kali ini bukan hanya sekedar meng­ha­lang-halan­gi untuk melakukan ker­ja-ker­ja jur­nalis, namun juga sudah meny­erang secara fisik.

Peri­s­ti­wa kek­erasan ter­hadap wartawan ter­ja­di pada Rabu 01 Mei 2024 seki­ra pukul 10.00.

Keja­di­an bermu­la saat wartawan berna­ma An, dari arah Kam­pung Sido­mu­lyo hen­dak ke arah keca­matan Ban­gun­re­jo. Sesam­painya di Kam­pung Sidoluhur meli­hat Heller (Peng­gilin­gan Padi) Kelil­ing sedang meng­giling padi di salah satu rumah war­ga, An berhen­ti bermak­sud meli­hat kegiatan peng­gilin­gan padi itu.

Salah satu oper­a­tor peng­gilin­gan padi kelil­ing mendekati dan menyala­mi, sete­lah itu, An pun menyala­mi orang-orang yang ada di lokasi yang di perki­rakan ada sek­i­tar 5 orang.

  Akibat Konsleting Listrik, Rumah Produksi Mebel Terbakar

Namun, baru saja menyala­mi 4 orang, yang kebe­tu­lan An sedang bersala­man den­gan Kepala Dusun 5, kam­pung Sidoluhur. An, salah seo­rang wartawan media online men­da­p­at per­lakuan kasar den­gan didorong di bagian dada dekat lehernya. Spon­tan, An, pun mengam­bil hand phone untuk merekam peri­s­ti­wa yang di ala­mi nya.

Meli­hat An, merekam video, orang-orang yang diduga oknum pemi­lik heller duduk makin kasar dan beringas meny­erang nya, beru­paya mere­but hand­phone yang di gunakan untuk merekam.

Kepa­da media ini An, menu­turkan kro­nol­o­gis keja­di­an yang di ala­mi nya,” jadi saat itu saya dari rumah dari arah Kam­pung Sido­mu­lyo mau menu­ju ke arah Keca­matan Ban­gun­re­jo.

Sesam­painya di kam­pung Sidoluhur, Saya meli­hat peng­gilin­gan padi kelil­ing sedang meng­giling padi di salah satu rumah war­ga yang bera­da di ping­gir jalan yang saya lin­tasi. Kemu­di­an saya berhen­ti.

Saat saya turun dari motor, salah satu oper­a­tor peng­gilin­gan padi kelil­ing mendekati saya dan menyala­mi. Saya pun kemu­di­an mendekati dan menyala­mi beber­a­pa orang yang ada di lokasi. Ada sek­i­tar 5 orang yang salah sat­un­ya adalah kepala dusun, dusun 5 Kam­pung Sidoluhur.

Saat saya sedang menyala­mi, baru sek­i­tar 4 orang, dan saya sedang bersala­man den­gan kepala dusun, tiba-tiba oknum diduga pemi­lik heal­er duduk berin­isial Amt (Hasil kon­fir­masi den­gan Kepala Dusun) men­dorong saya di bagian dada dekat leher sam­bil berka­ta kasar,” Kena­pa kamu video-video.

  Akibat Pungtung, Area Tanaman Sagu di Pekalongan Terbakar

Kemu­di­an saya men­gatakan ke orang-orang terse­but bah­wa saya wartawan. Namun mere­ka tetap meny­erang saya. Selain den­gan berka­ta kasar,mereka juga hen­dak mer­am­pas hp saya.

HP saya saat itu hen­dak dire­but atau diram­pas oleh orang-orang itu dan HP saya sem­pat ter­jatuh, kemu­di­an saya ambil lagi, saya gunakan lagi untuk merekam atau mem video peri­s­ti­wa yang saya ala­mi.

Saya pun kem­bali men­da­p­atkan per­lakuan kasar den­gan dipelin­tir tan­gan sebe­lah kiri saya, sam­bil di tarik hen­dak mere­but hand­phone yang saya pegang. Dan kem­bali hp pun ter­jatuh, HP yang ter­jatuh saya ambil lagi untuk merekam oknum-oknum diduga pemi­lik heller duduk.

Namun saya kem­bali men­da­p­atkan seran­gan den­gan bru­tal, beber­a­pa kali hand­phone saya hen­dak diram­pas dan dire­but oleh oknum diduga pemi­lik Heller duduk sam­bil berkata,“hapus itu video,” dan kem­bali hand­phone saya ter­jatuh krna diram­pas oleh oknum berin­isial HMN” Tutur An, mencer­i­takan keja­di­an yang menim­pa nya.

Lebih lan­jut An,mengatakan,” sam­bil terus meny­erang saya dan beru­paya mere­but hand­phone yang saya pegang, di antara mere­ka yang berin­isial JK menelpon salah satu anggota DPRD Kabu­pat­en Lam­pung Ten­gah sam­bil men­gatakan,” Saya tele­pon pak Sin­go. Istrinya adalah saudara saya,” demikian ungkap An menirukan oknum inisial JK,yang belakan­gan di ketahui War­ga Dusun I Kam­pung Sidoluhur.

  Pencuri Tangga Terekam CCTV di Cinangka, Warga Diminta Waspada

Saat oknum berin­isial JK menelpon salah satu anggota DPRD Kabu­pat­en Lam­pung Ten­gah dan suasana mulai terk­endali den­gan dil­erai oleh kepala Dusun 5 Kam­pung Sidoluhur, datang Bhabinkamtib­mas Kam­pung Sidoluhur dari Polsek Ban­gun­re­jo, Brip­ka Agus Siswan­to.

Kon­disi dilokasi pun mulai kon­dusif. Oleh Bhabinkamtib­mas pemi­lik Heller kelil­ing dim­inta bergeser dari lokasi sete­lah diberikan pema­haman dan pen­je­lasan secara per­suasif.

Namun oknum berin­isial JK, kem­bali beru­lah, tan­pa hak memvideo rom­bon­gan Heller kelil­ing yang hen­dak bergeser dari lokasi.

Atas keja­di­an ini, An berni­at meneruskan dan mela­porkan peri­s­ti­wa ini ke aparat pene­gak hukum. Ia merasa pro­fesinya di ced­erai den­gan diha­lang-halan­gi, diram­pas dan men­da­p­atkan per­lakuan kasar secara fisik oleh oknum pemi­lik heller duduk di Kam­pung Sidoluhur. An berharap agar aparat bertin­dak tegas atas pelang­garan undang-undang nomor 40 tahun 1999 ten­tang kebe­basan Pers. (suf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *