Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

PEMBEKUAN SK DPD DAN DPC PWRI OLEH “OKNUM” DPP PWRI DIDUGA “MENYALAHI” ATURAN DAN KEBIJAKAN SERTA SYARAT AKAN “KEPENTINGAN”

334
×

PEMBEKUAN SK DPD DAN DPC PWRI OLEH “OKNUM” DPP PWRI DIDUGA “MENYALAHI” ATURAN DAN KEBIJAKAN SERTA SYARAT AKAN “KEPENTINGAN”

Sebarkan artikel ini

Kalbar, SniperNew.id - Pem­bekuan surat Kepu­tu­san (SK) yang dikelu­arkan ser­ta ditan­dan­gani oleh salah satu “oknum” Dewan Pimp­inan Pusat Per­sat­u­an Wartawan Repub­lik Indone­sia (DPP-PWRI) berin­isial “TS” ter­hadap beber­a­pa Kepen­gu­ru­san tingkat Propin­si maupun Kabupaten/Kota se-Indone­sia men­u­ai Polemik dan men­ja­di Per­tanyaan besar Khusus­nya bagi kalan­gan Peker­ja Pers,terutama seba­gian besar Peker­ja Pers Propin­si Kali­man­tan Barat.

Selain men­jadikan salah satu sorotan Pub­lik hal terse­but memicu reak­si keras dan men­jadikan suatu Per­tanyaan dari berba­gai Pihak dikare­nakan dalam SK terse­but Ket­ua Umum maupun Sek­jen selaku unsur Pimp­inan tidak per­nah mem­bubuhi tan­da tangan,seyogyanya SK Pada saat Pem­ben­tukan dan Pen­gangkatan bagi seti­ap Pen­gu­rus yang sah dalam kepen­gu­ru­san dalam seti­ap organ­isasi.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

Terkait akan hal terse­but, menu­rut Suheri Nas­rul Tan­jung selaku Ket­ua DPD PWRI Propin­si Kali­man­tan Barat kepa­da para awak media dirinya san­gat menyayangkan men­ge­nai Pem­bekuan beber­a­pa SK yang di Kelu­arkan terse­but.

Pem­bekuan beber­a­pa SK yang dimak­sud menu­rut­nya pada saat ini tan­pa alasan yang belum begi­tu jelas dikare­nakan tan­pa adanya komu­nikasi ser­ta koor­di­nasi dan tidak menut­up kemu­ngk­i­nan kare­na ada suatu “ambisi” ser­ta “keing­i­nan “dan kuat syarat den­gan beber­a­pa kepentingan.“tuturnya.

Pem­bekuan SK ini berdampak lang­sung pada beber­a­pa pro­gram dan kebi­jakan yang telah diren­canakan sebelum­nya oleh seba­gian Pen­gu­rus DPD dan DPC yang seharus­nya dijalankan berdasarkan SK terse­but. beber­a­pa pihak yang terke­na dampak merasa dirugikan, dan mem­per­tanyakan legal­i­tas tin­dakan terse­but.

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

“Pem­bekuan sebuah SK harus memi­li­ki lan­dasan hukum yang kuat dan sesuai den­gan prose­dur yang berlaku,dan Jika tidak hal ini bisa diang­gap seba­gai penyalah­gu­naan wewe­nang ser­ta akan berdampak negatif ter­hadap keper­cayaan publik,“tegas Hery sapaan akrab beli­au yang berkec­im­pung di jur­nal­is­tik kurang lebih dua puluh tahun.

“Polemik men­ge­nai pem­bekuan SK ini dihara­p­kan dap­at segera diakhiri den­gan pen­je­lasan yang jelas dan langkah-langkah per­baikan yang konkrit”.pungkasnya men­gakhiri.

Semen­tara itu di tem­pat ter­pisah Thomas Mama­hani Man­tan Ket­ua DPC PWRI Kabu­pat­en Kay­ong Utara juga menam­bahkan

Ia menyayangkan sikap dari Pen­gu­rus DPP PWRI tidak melayang kan surat lang­sung kepa­da dirinya, tapi melalui Sekre­taris DPC PWRI Kay­ong Utara

“Saya sebe­narnya tidak ter­lalu seriuss menyikapi SK Pem­bekuan dari DPP PWRI, kare­na sela­ma ini untuk men­gu­rus dan mem­be­sarkan nama PWRI juga meng­gu­nakan anggaran prib­a­di Kawan ‑Kawan di Kay­ong Utara tidak per­nah dari DPP Mem­ban­tu materi ke Kay­ong Utara,” singgung nya.

  Bendera Robek Berkibar, Disiplin Aparatur Pekon Dipertanyakan

“Kami tidak per­lu khawatir SK Pem­bekuan dari DPP PWRI untuk Kabu­pat­en Kay­ong Utara, Sebab tidak bera­da di organ­isasi terse­but saya juga nulis Beri­ta dan men­da­p­at kan peng­hasi­lan dari prusa­haan media tem­pat saya bek­er­ja,. Intinya bukan PWRI yang meng-gaji saya. San­tai aja kita,” tam­bah­nya

Lebih lan­jut Thomas men­je­laskan, Organ­isasi PWRI itu hanya wadah untuk ngumpul­nya bagi kawan-kawan berpro­fe­si seba­gai jur­nalis

“Dan untuk Inde­pen­den­si prusa­haan media meru­pakan keku­atan media atau wartawan untuk berdiri sendiri tan­pa adanya inter­ven­si dari pihak lain yang mem­bu­at beri­ta men­ja­di tidak berim­bang.” terangnya

“Jadi tan­pa PWRI. Masih banyak kok wadah perkumpu­lan yang lain untuk berkumpul nya para wartawan di Kalbar.” tutup­nya. (Dance)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *