Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Pegiat LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Ketapang Minta APH Usut Tuntas Aliran Investasi 16 Miliar di KPM

853
×

Pegiat LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Ketapang Minta APH Usut Tuntas Aliran Investasi 16 Miliar di KPM

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Kin­er­ja Perusa­haan Daer­ah ( Perus­da) Keta­pang Pan­gan Mandiri (KPM) seakan tia­da hen­ti terus men­da­p­at sorotan, ter­lebih terkait kin­er­ja perusa­haan yang saat ini belum ada dampak bagi daer­ah, sehing­ga menim­bulkan gejo­lak di masyarakat, Selasa (28/1/2025)

Pada tahun 2022, Pem­da Keta­pang sudah meng­in­ves­tasikan sebe­sar Rp 16 mil­iar kepa­da perusa­haan daer­ah (Perus­da) Keta­pang Pan­gan Mandiri (KPM). Namun hing­ga kini perusa­haan pelat mer­ah ini belum nam­pak usa­hanya atau masih saja jalan di tem­pat

Inves­tasi Pem­da ini terke­san men­guap, diduga dipakai hanya buat bayar gaji para jajaran direk­si maupun hal lainya yang bersi­fat biaya opera­sion­al. Sehing­ga, Perus­da ini tidak ada sat­upun usa­ha yang suk­ses dijalankan. Aki­bat­nya, dev­i­den bagi kas daer­ah masih nihil.

Desas desus yang diper­oleh, peny­er­taan modal ini diduga tidak melalui mekanisme pem­ba­hasan di tingkat Tim Anggaran DPRD dan ekseku­tif.

  Diduga ada Penyimpangan Dana Desa, Oknum Kades Lama Satong Blokir Nomor Awak Media

Satu sat­un­ya instru­men legal yang dipakai hanya beru­pa Per­at­u­ran Bupati (Per­bub) yakni Nomor 15 Tahun 2022 ten­tang Pelak­sanaan Peny­er­taan Modal Dasar kepa­da BUMD Keta­pang Pan­gan Mandiri Tahun Anggaran 2022.

Dalam keteran­ganya kepa­da wartawan di Keta­pang pada Rabu (22/01/2025) lalu, direk­tur Perus­da KPM Alkap Pasti men­gaku belum ada bis­nis yang dijalankan BUMD. Usa­ha yang mere­ka buat hanya beru­pa pen­ja­jakan den­gan beber­a­pa calon mitra.

“Sam­pai saat ini bis­nis kami belum ada yang jalan, baru sebatas pen­ja­jakan ker­jasama kepa­da perusa­haan,” kata Alkap.

“2024 kita sudah men­ja­jakan pro­pos­al ker­jasama kepa­da perusa­haan yang ada di keta­pang, Kita juga sudah men­ja­ja­ki ker­jasama pupuk den­gan perusa­haan di Surabaya dan per­wak­i­lan di Keta­pang. Semua kegiatan belum ada yang tere­al­isasi,” lan­jut Alkap Pasti.

Ditanya bera­pa anggaran peny­er­taan modal dari Pemkab, Alkap men­gakui, bah­wa sam­pai saat ini KPM baru sebatas peren­canaan sema­ta belum ada sat­upun dari semua ren­cana yang sed­u­ah real­isasi. Dirinya men­gakui bah­wa memang pada tahun 2022 Keta­pang pan­gan mandiri men­da­p­at peny­er­taan modal sebe­sar 16 Mili­yar.

“2022 kita dap­at peny­er­taan modal 16 M sesuai per­da itu, namun semua kegiatan belum ada yang tere­al­isasi,” akun­ya.

  Diduga Memperkaya Diri Sendiri Kepsek SMP Negeri 1 Tebingtinggi Menyerobot Dana BOS

Dari penelusuran doku­men pendiri­an perusa­haan, Perum­da KPM diben­tuk berdasarkan Per­da Nomor 01 Tahun 2019 ten­tang Pendiri­an Perusa­haan Umum Daer­ah.

Selain itu, seba­gai wadah usa­ha yang lebih teren­cana dan teror­gan­isir, mem­per­cepat per­tum­buhan dan pem­ban­gu­nan untuk pen­ingkatan PAD. Usa­ha yang dijalankan pada bidang diantaranya trad­ing, budi­daya kela­pa saw­it, tana­man holtikul­tura, pupuk organik dan jasa angku­tan.

Pen­em­patan jajaran direk­si maupun komis­aris dilakukan dalam suatu pros­es selek­si. Dari hasil selek­si, ter­pil­ih Tri­an Adi­mar­ta, STP., M.Sc seba­gai dewan pen­gawas dan M.Effendi, SE jabatan seba­gai anggota direk­si peri­ode 2021–2026.

Kemu­di­an Perus­da ini dijalankan oleh beber­a­pa direk­tur, den­gan direk­tur uta­ma dija­bat Alkap Pasti, man­tan komi­sion­er KPU Keta­pang.

Situ­asi ini pun jadi sorotan pub­lik, muncul­nya kecuri­gaan dari banyak pihak, dan tidak menut­up kemu­ngk­i­nan inves­tasi ini hanya kedok untuk merugikan keuan­gan daer­ah. Kalan­gan pegiat anti Korup­si dan Masyarakat di Keta­pang mem­inta Kejak­saan Ting­gi (Kajati) maupun Kejak­saan Negeri (Kajari) untuk men­gusut tun­tas ali­ran Inves­tasi 16 Mil­iar di Perum­da terse­but.

“Tidak mungkin hanya sebatas men­ja­jakan pro­pos­al ker­ja sama kepa­da perusa­haan. Kita minta per­tang­gung jawa­ban seper­ti apa bis­nis yang sudah mere­ka gelu­ti. Ada hasil bagi daer­ah ndak,” tegas ket­ua DPD Tipikor Keta­pang, Mar­co P. Sinambela,SH.

  PT.BGA Ketapang Terima Tabah Latrit dari CV.Borneo Mineral Utama Diduga Tak Kantongi Izin yang Jelas

Tidak hanya Mar­co, Wak­il Ket­ua DPD LAKI Keta­pang, juga ikut meny­oroti kin­er­ja perusa­haan pelat mer­ah di Keta­pang itu, Ujang Yan­di menye­butkan bah­wa sam­pai den­gan detik ini pihaknya tidak meli­hat bis­nis apa yang sudah mere­ka ban­gun. Tidak mungkin hanya sebatas pen­ja­jakan pen­ja­jakan kir­im pro­pos­al ker­ja sama kepa­da perusa­haan.

“16 M itu seper­ti apa per­tang­gung­jawa­ban­nya, bis­nis apa yang sudah mere­ka gelu­ti, kan­tor nya saja tut­up terus, masak uang segi­tu banyak hanya sebatas bikin pro­pos­al ker­jasama,” tegas­nya.

Tidak hanya itu, ia juga mem­per­tanyakan keber­adaan lahan untuk dijadikan lahan saw­it.

“Dimana lahan­nya itu, coba tun­jukan kepa­da kita biar kita kroscek, jan­gan diatas ker­tas saja pen­gakuan nya,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya akan mengka­ji lebih jauh, jika nan­ti­nya ter­da­p­at prak­tik prak­tik yang tidak baik pihaknya akan segera mem­bu­at lapo­ran kepa­da pene­gak hukum.

“Yang jelas ini menim­bulkan tan­da tanya besar bagi kita semua, kare­na itu dari uang raky­at, nilainya cukup besar, dan mere­ka harus men­je­laskan secara ter­bu­ka, mengin­gat peny­er­taan modal 16 m itu,” cetus­nya kepa­da awak media.

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *