Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Pariwisata

Mobilio ‘Atraksi’ di SPBU Bener, Nyaris Telan Korban

100
×

Mobilio ‘Atraksi’ di SPBU Bener, Nyaris Telan Korban

Sebarkan artikel ini
Tangkapan layar video yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah mobil Honda Mobilio dalam posisi terguling di area SPBU Bener, Sragen, sementara sejumlah pengendara dan warga yang sedang mengantre bahan bakar tampak menjauh dari lokasi kejadian, Selasa (3/3/2026).

SRAGEN, SNIERNEW.id  – Sebuah mobil Hon­da Mobilio dila­porkan men­gala­mi kece­lakaan tung­gal di area SPBU Ben­er, Kabu­pat­en Sra­gen, Jawa Ten­gah. Peri­s­ti­wa terse­but men­ja­di perbin­can­gan war­ganet sete­lah reka­man dan keteran­gan keja­di­an diung­gah akun media sosial Threads dan kemu­di­an diku­tip oleh SniperNew pada Selasa, 3 Maret 2026.

Dalam ung­ga­han yang beredar, akun terse­but menuliskan narasi berba­hasa Jawa yang menggam­barkan detik-detik insi­d­en.

Berikut kuti­pan seba­gaimana ditayangkan: “Geger nang SPBU Ben­er Sra­gen awan iki! Cah enom inisial RK numpak Mobilio malah ‘atrak­si’ salto mer­go ilang kendali. Mobilé oleng nem­bak taman sam­pek nggul­ing nyeda­ki dis­penser bensin. Untungé gak ono kor­ban jiwa, mung nggawe wong antre bensin podo jan­tun­gan. Jan, dudu bensin sing diisi, malah nyowo sing meh melayang!”

  CCTV Sahur: Rumah DPRD Bogor Nyaris Dibobol

Pada bagian keteran­gan video juga ter­tulis:
“Tuku bensin nang kutha Sra­gen, Mobilio oleng nggara’i kaget. Numpak mobil ojo kakean angen-angen. Mundak nggul­ing, awak dadi kegencet.”

Berdasarkan infor­masi yang dihim­pun dari ung­ga­han terse­but, peri­s­ti­wa ter­ja­di pada siang hari saat aktiv­i­tas pengisian bahan bakar ten­gah berlang­sung. Mobil yang dike­mudikan seo­rang pemu­da berin­isial RK dise­but tiba-tiba kehi­lan­gan kendali keti­ka mema­su­ki atau bera­da di area SPBU.

Kendaraan kemu­di­an oleng, menabrak taman pem­bat­as, hing­ga ter­gul­ing dan mendekati dis­penser bahan bakar.
Reka­man video yang beredar mem­per­li­hatkan situ­asi kepanikan sesaat sete­lah mobil ter­ba­lik.

Sejum­lah pen­gen­dara sepe­da motor dan war­ga yang ten­gah men­gantre bahan bakar tam­pak berlar­i­an men­jauh dari lokasi kendaraan yang ter­gul­ing. Beber­a­pa orang ter­li­hat men­co­ba memas­tikan kon­disi penge­mu­di dan situ­asi di sek­i­tar dis­penser untuk mence­gah risiko lan­ju­tan.

Dalam narasi ung­ga­han dise­butkan tidak ada kor­ban jiwa dalam keja­di­an terse­but. Mes­ki demikian, peri­s­ti­wa itu dise­but sem­pat mem­bu­at war­ga yang bera­da di lokasi terke­jut dan panik, mengin­gat posisi mobil yang ter­gul­ing cukup dekat den­gan fasil­i­tas pengisian bahan bakar yang berpoten­si menim­bulkan bahaya lebih besar apa­bi­la ter­ja­di kebo­co­ran atau per­cikan api.

  Sekretariat DPRD Pringsewu Bungkam Saat Dikonfirmasi Anggaran 2025, Ada Apa di Balik Ratusan Juta Rupiah?

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, belum diper­oleh keteran­gan res­mi dari pihak kepolisian setem­pat terkait penye­bab pasti kece­lakaan maupun kon­disi terki­ni penge­mu­di. Belum dike­tahui pula apakah penge­mu­di men­gala­mi luka serius atau hanya ced­era ringan. SniperNew masih beru­paya men­gon­fir­masi infor­masi terse­but kepa­da pihak berwe­nang dan pen­gelo­la SPBU.

Secara umum, kece­lakaan di area SPBU ter­go­long berisiko ting­gi kare­na meli­batkan bahan bakar yang mudah ter­bakar. Kare­na itu, stan­dar kese­la­matan di lokasi pengisian biasanya mewa­jibkan pen­gen­dara mematikan mesin kendaraan ser­ta men­ja­ga jarak aman. Insi­d­en ini kem­bali mengin­gatkan pent­ingnya kehati-hat­ian saat berk­endara, ter­ma­suk keti­ka mema­su­ki area den­gan ruang ger­ak ter­batas seper­ti SPBU.

Ung­ga­han yang beredar juga memu­at imbauan agar penge­mu­di tetap fokus saat berk­endara. Kali­mat “Numpak mobil ojo kakean angen-angen” yang berar­ti jan­gan ter­lalu banyak mela­mun saat menge­mu­di, men­ja­di pesan moral yang dis­am­paikan dalam kon­ten terse­but. Mes­ki berna­da guy­onan, pesan itu men­gan­dung ajakan untuk meningkatkan kewas­padaan demi kese­la­matan diri dan orang lain.

  Drama Buka Tutup Koperasi Desa Merah Putih

Peri­s­ti­wa ini den­gan cepat menye­bar di media sosial dan men­u­ai beragam tang­ga­pan dari war­ganet. Seba­gian besar meny­atakan rasa syukur kare­na tidak ada kor­ban jiwa, semen­tara lain­nya mengin­gatkan pent­ingnya pemerik­saan kon­disi kendaraan dan kon­sen­trasi penuh saat menge­mu­di.

Redak­si mengim­bau masyarakat untuk tidak berspeku­lasi men­ge­nai penye­bab kece­lakaan sebelum ada keteran­gan res­mi dari aparat berwe­nang. Infor­masi lan­ju­tan men­ge­nai kro­nolo­gi lengkap, hasil olah tem­pat keja­di­an perkara, ser­ta kon­disi penge­mu­di akan diper­barui sete­lah kon­fir­masi res­mi diper­oleh.

Peri­s­ti­wa di SPBU Ben­er ini men­ja­di pengin­gat bah­wa kece­lakaan dap­at ter­ja­di kapan saja dan di mana saja, ter­ma­suk di lokasi yang diang­gap relatif aman. Kewas­padaan, kepatuhan ter­hadap atu­ran, ser­ta pen­gen­dalian diri saat berk­endara meru­pakan kun­ci uta­ma untuk mence­gah insi­d­en seru­pa teru­lang di kemu­di­an hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *