Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Masyarakat Ketapang Harapkan Jalan Mulus, Kok Bisa APBD Digunakan Bangun Jalan Menuju Kontrakan Milik Kadiskominfo Ketapang

473
×

Masyarakat Ketapang Harapkan Jalan Mulus, Kok Bisa APBD Digunakan Bangun Jalan Menuju Kontrakan Milik Kadiskominfo Ketapang

Sebarkan artikel ini

Keta­pang , SniperNew.id — Dinas Peruma­han Raky­at, Kawasan Pemuki­man dan Lingkun­gan Hidup (Perkim LH) Kabu­pat­en Keta­pang mem­be­narkan jalan menu­ju rumah kon­trakan atau kost — kostan dibelakang rumah KaDiskom­in­fo Keta­pang yang diban­gun meng­gu­nakan Anggaran Pen­da­p­atan dan Belan­ja Daer­ah (APBD).

Melangsir dari Radenmedia.id Kepala Bidang (Kabid) Perkim LH men­gatakan bah­wa jalan yang baru diban­gun terse­but meru­pakan proyek pemer­in­tah.

“Iya memang benar itu paket Dinas Perkim LH ‚” kata A Razak kepa­da awak media, Ming­gu lalu (05/01/2024).

Razak menyam­paikan bah­wa paket proyek terse­but den­gan nama “pem­ban­gu­nan jalan lingkun­gan gang Mer­ak 3 Kelu­ra­han Sampit ” den­gan nilai pagu anggaran Rp. 144 juta yang dik­er­jakan oleh CV Bung­su Putra Perkasa.

  Demo Sengketa Lahan Ricuh, Warga Jadi Korban

“Iya nama proyek itu Pem­ban­gu­nan jalan lingkun­gan gang Mer­ak 3 Kelu­ra­han Sampit Keca­matan Delta Pawan Keta­pang, yang dib­i­ayai APBD Peruba­han Keta­pang,” ujarnya.

Pem­ban­gu­nan jalan terse­but men­ja­di sorotan masyarakat Keta­pang, yang mana banyak jalan berlubang di Keta­pang, namun tidak ada per­baikan.

Menang­gapi hal itu, Inves­ti­ga­tor Tim Inves­ti­gasi Dan Anal­i­sis Korup­si (TINDAK), Supri­a­di men­gungkap­kan bah­wa pem­ban­gu­nan jalan menu­ju rumah kon­trakan atau kost — kostan milik prib­a­di KaDiskom­in­fo Keta­pang terse­but terke­san dipak­sakan. Sebab masih banyak jalan umum yang lebih mende­sak untuk diper­bai­ki.

“Saya nilai ini ben­tuk kesewe­nang-wenang Dinas men­gang­garkan uang raky­at yang tidak efek­tif dan efisien. Coba kita lihat apa urgensinya mem­ban­gun jalan yang belum ada rumah masyarakat, dap­at kita lihat bersama bah­wa banyak jalan yang berlubang namun tidak diper­bai­ki. Inikan lucu proyek pem­ban­gu­nan jalan tidak tepat sasaran,” ungkap Supri­a­di saat dikon­fir­masi, Selasa malam (07/01/2025).

  Pasar Inpres: Kebijakan yang Menabrak Aturan

Menu­rut­nya, instan­si atau dinas Keta­pang (Dinas terkait) terse­but adanya unsur prak­tek Korup­si Kolusi dan Nepo­tisme (KKN), kare­na ada kepentin­gan peja­bat ter­ten­tu yang diun­tungkan den­gan adanya proyek jalan.

“Hal ini san­gat men­ciderai hara­pan masyarakat Keta­pang yang meng­hara­p­kan jalan melinyang. Pada­hal kon­disi jalan di daer­ah ini banyak yang tidak layak dilalui. Kita patut curi­ga, adanya usu­lan yang pun­ya kos dan diaminkan oleh dinas. Ini namanya­ka KKN,” ucap­nya.

Supri­a­di menu­turkan bah­wa masyarakat Keta­pang selalu men­jer­it aki­bat jalan berlubang dan berlumpur, jan­gan jauh-jauh con­tohnya jalan jem­bat­an Pawan 1, jalan dekat tugu ale-ale dan yang pastinya jalan poros Pelang — tum­bang Titi ser­ta jalan Pesaguan — Sun­gai Nan­jung.

“Ini peja­bat kita bek­er­ja untuk raky­at apa untuk kro­ni-kro­ninya ?, aneh kan masa cita — cita Keta­pang maju menu­ju mayarakat sejahtera , yang sejahtera malah peja­bat bukan raky­at,” tuturnya.

  Bara Rokok Picu Kebakaran Petasan, Detik-Detik Mencekam Terekam Video

Pihaknya pun saat ini sedang melalukan inven­tarisir sejum­lah pro­gram dinas yang menu­rut­nya ter­da­p­at kejang­galan untuk dibawa ke ranah hukum. Sebe­narnya raky­at paham hal itu cuma masih sabar saja.

“Ingat peja­bat itu dis­umpah sebelum bek­er­ja, ingat jan­gan makan uang raky­at untuk kepentin­gan prib­a­di. Jan­gan sam­pai raky­at marah,” lan­jut­nya.

Hal sena­da juga dis­am­paikan oleh Ket­ua Ikatan Wartawan Online Indone­sia (IWOI) Kabu­pat­en Keta­pang, Mus­takim mene­gaskan bah­wa pihak Aparat Pene­gak Hukum (APH) untuk usut tun­tas terkait dugaan penyalah­gu­naan APBD.

“Kami minta kepa­da APH dan Kejak­saan Negeri Keta­pang menin­dak tegas dan melakukan pemerik­saan ter­hadap pem­ban­gu­nan jalan menu­ju rumah Kadiskom­in­fo Keta­pang,” pungkas­nya, kepa­da awak media SniperNewsid Keta­pang Kalbar, Kamis (9/1/2025)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *