Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Hukum

Masyarakat Desa Baru Meminta APH Beck List CV.Wiseva Mendalam

639
×

Masyarakat Desa Baru Meminta APH Beck List CV.Wiseva Mendalam

Sebarkan artikel ini

Ketaang, SniperNew.id — Sebuah proyek pemeli­haraan jem­bat­an di Keca­matan Ben­ua Kay­ong, Kabu­pat­en Keta­pang, Kali­man­tan Barat, men­ja­di sorotan pub­lik.

Proyek yang dik­er­jakan oleh CV. Wise­va Men­dalam ini diduga kuat mangkrak, hanya meny­isakan rang­ka kayu tan­pa penye­le­sa­ian yang jelas, meskipun anggaran yang digelon­torkan men­ca­pai Rp 199,6 juta dari APBD‑P Kabu­pat­en Keta­pang Tahun Anggaran 2024.

  Marimon Nainggolan SH MH, Soroti Tajam Transparansi Penanganan Kasus dr.Paulus yang Dibantarkan

War­ga Desa Baru yang meli­hat kon­disi proyek ini men­gungkap­kan bah­wa papan infor­masi proyek men­can­tumkan peker­jaan seba­gai “Pemeli­haraan Rutin Jem­bat­an Jalan Per­in­tis 1”, tetapi yang ter­ja­di di lapan­gan jus­tru pem­ban­gu­nan jem­bat­an baru.

Perbe­daan nomen­klatur proyek ini pun menim­bulkan kecuri­gaan bah­wa proyek ini sen­ga­ja dibu­at mangkrak agar bisa kem­bali diang­garkan di tahun berikut­nya, mem­bu­ka pelu­ang bagi oknum untuk mer­aup keun­tun­gan lebih besar

  Dua Guru Luwu Utara Dipenjara, Publik Soroti Peran LSM dan Putusan MA

Peker­jaan jem­bat­an ini men­gacu pada Surat Per­in­tah Ker­ja (SPK) Nomor: P/8058/KPA-APBD‑P/DPUTR‑B/600.1.10.3/XI/2024 ter­tang­gal 28 Novem­ber 2024, den­gan masa penger­jaan sela­ma 30 hari kalen­der, dim­u­lai dari 28 Novem­ber hing­ga 27 Desem­ber 2024. Namun, hing­ga kini yang ter­li­hat di lokasi hanya pon­dasi dan rang­ka kayu, tan­pa kelan­ju­tan kon­struk­si yang berar­ti

War­ga men­duga adanya kongka­likong dalam peng­gu­naan anggaran proyek ini dan mem­inta Inspek­torat, Tipikor, BPK, Kejak­saan Negeri, ser­ta Aparat Pene­gak Hukum (APH) lain­nya segera turun tan­gan untuk men­gau­dit proyek terse­but

Hing­ga beri­ta ini diter­bitkan, pihak DPUTR Keta­pang Bidang Bina Mar­ga ser­ta CV. Wise­va Men­dalam belum mem­berikan keteran­gan res­mi terkait kon­disi proyek ini.

  Sabung Ayam Merajalela di Pasar 2 Sei Mencirim, Polsek Kutalimbaru Dianggap Tutup Mata

Tim snipernewsid Keta­pang Kalbar­masih terus menelusuri fak­ta di lapan­gan dan mengumpulkan buk­ti-buk­ti tam­ba­han.

Kasus ini men­ja­di tam­paran keras bagi pen­gelo­laan proyek infra­struk­tur di Keta­pang. Jika ter­buk­ti ada per­mainan anggaran, maka harus ada tin­dakan hukum tegas ter­hadap pihak yang ter­li­bat demi mence­gah prak­tik seru­pa ter­ja­di di masa men­datang, kepa­da awak media snipernewsid Keta­pang Kalbar, Ming­gu (9/3/2025)

 

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *