Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita DaerahFlora dan Fauna

Mambruk Papua, Merpati Terbesar Dunia yang Kian Terancam

263
×

Mambruk Papua, Merpati Terbesar Dunia yang Kian Terancam

Sebarkan artikel ini
Keterangan Gambar: Seekor burung Mambruk (Goura), merpati terbesar di dunia yang endemik Papua, terekam berada di habitat alaminya. Kehadiran satwa langka ini menjadi pengingat pentingnya menjaga kelestarian hutan dan ekosistem Papua. (Sumber: unggahan akun media Treands)

PAPUA, SNIPERNEW.id — Mam­bruk (Goura) bukan­lah burung biasa. Sat­wa endemik Papua ini dike­nal seba­gai jenis mer­pati terbe­sar di dunia dan men­ja­di salah satu kekayaan hay­ati pal­ing ikonik di Indone­sia, Rabu (13/01/2026).

Den­gan mahko­ta jam­bul yang anggun ser­ta bulu berwar­na biru keabu-abuan yang khas, Mam­bruk ker­ap dise­but seba­gai “per­ma­ta hidup” dari hutan Papua. Keber­adaan­nya kem­bali men­ja­di sorotan sete­lah sebuah video yang menampilkan burung lang­ka ini diung­gah oleh akun media Tre­ands dan menye­bar luas di media sosial.

  Data Pendidikan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi Disorot, Kelulusan S1 Tak Muncul di PDDikti

Dalam ung­ga­han terse­but, kemu­ncu­lan Mam­bruk dise­but seba­gai momen lang­ka yang patut disyukuri. Pasal­nya, tidak semua orang dap­at menyak­sikan sat­wa ini secara lang­sung di habi­tat alaminya.

Mam­bruk dike­nal seba­gai burung yang pemalu dan lebih ser­ing berak­tiv­i­tas di lan­tai hutan, men­jadikan­nya sulit dite­mukan, teruta­ma di wilayah yang mulai ter­dampak aktiv­i­tas manu­sia.
Namun di balik kein­da­han dan keu­nikan Mam­bruk, ter­sim­pan kekhawati­ran besar ter­hadap kelang­sun­gan hidup spe­sies ini.

Anca­man per­bu­ru­an liar masih men­ja­di per­soalan serius, baik untuk diam­bil dag­ingnya maupun dijadikan kolek­si kare­na penampi­lan­nya yang ekso­tis. Selain itu, kerusakan hutan dan menyusut­nya ruang hidup aki­bat pem­bukaan lahan turut mem­per­parah kon­disi pop­u­lasi Mam­bruk di alam liar.
Seba­gai penghu­ni lan­tai hutan,

Mam­bruk memi­li­ki per­an pent­ing dalam men­ja­ga kese­im­ban­gan eko­sis­tem. Burung ini mem­ban­tu penye­baran biji-bijian dari berba­gai jenis tum­buhan hutan, sehing­ga berkon­tribusi pada regen­erasi veg­e­tasi ala­mi.

  Sosialisasi Anti-Bullying Dimulai di SMAN 53 Cipinang

Oleh kare­na itu, keber­adaan Mam­bruk ser­ing dise­but seba­gai indika­tor kese­hatan eko­sis­tem hutan Papua. Jika pop­u­lasinya menu­run drastis atau bahkan menghi­lang, hal terse­but dap­at men­ja­di per­tan­da bah­wa kon­disi hutan sedang tidak baik-baik saja.

Ung­ga­han akun media Tre­ands juga menekankan bah­wa hilangnya Mam­bruk bukan sekadar kehi­lan­gan satu spe­sies burung.

Dampaknya jauh lebih luas, kare­na dap­at memu­tus mata rantai kese­im­ban­gan alam yang telah ter­ja­ga sela­ma ribuan tahun. Keti­ka satu spe­sies kun­ci ter­gang­gu, efeknya bisa mer­am­bat ke spe­sies lain dan memen­garuhi keselu­ruhan eko­sis­tem.

Papua sendiri dike­nal seba­gai salah satu wilayah den­gan keanekaraga­man hay­ati tert­ing­gi di dunia. Banyak spe­sies endemik yang tidak dite­mukan di tem­pat lain, ter­ma­suk Mam­bruk. Sayangnya, tekanan ter­hadap alam Papua terus meningkat seir­ing den­gan pem­ban­gu­nan dan eksploitasi sum­ber daya alam. Tan­pa pen­gelo­laan yang berke­lan­ju­tan, kekayaan hay­ati terse­but ter­an­cam hanya akan men­ja­di ceri­ta dan doku­men­tasi visu­al sema­ta.

  Warga Medan Bagikan Kondisi Rumahnya Usai Bencana Melalui Video Subuh

Melalui tayan­gan video yang beredar, pub­lik dia­jak untuk lebih peduli ter­hadap keber­adaan sat­wa endemik Indone­sia, khusus­nya yang berasal dari Papua. Kesadaran masyarakat men­ja­di langkah awal yang pent­ing dalam upaya pelestar­i­an. Dukun­gan ter­hadap per­lin­dun­gan habi­tat, pene­gakan hukum ter­hadap per­bu­ru­an liar, ser­ta edukasi lingkun­gan men­ja­di kun­ci agar Mam­bruk tetap dap­at hidup bebas di alam­nya.

Keber­lang­sun­gan Mam­bruk bukan hanya tang­gung jawab masyarakat Papua, tetapi juga selu­ruh bangsa Indone­sia. Men­ja­ga sat­wa endemik berar­ti men­ja­ga warisan alam yang tak terni­lai har­ganya.

Den­gan upaya bersama, dihara­p­kan Mam­bruk tidak sekadar muncul seba­gai momen lang­ka di media sosial, melainkan tetap men­ja­di bagian hidup dari hutan Papua yang lestari.

Penulis: (iskan­dar).