Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

LSM KIFA Minta KPK Usut Dugaan Korupsi dalam Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Pattiro

488
×

LSM KIFA Minta KPK Usut Dugaan Korupsi dalam Pelaksanaan Pembangunan Jembatan Pattiro

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id — Proyek pem­ban­gu­nan jem­bat­an Pat­tiro oleh Dinas Peker­jaan Umum, Tata Ruang, Per­hubun­gan dan Per­tana­han (PUTRPP) yang bera­da di Keca­matan Tom­pob­u­lu Kabu­pat­en Maros mulai di ker­jakan kem­bali yang sela­ma ini terke­san mangkrak ser­ta tidak ada kepas­t­ian penye­le­sa­ian­nya.

War­ga dis­ek­i­tar proyek menag­ih komit­men pemer­in­tah untuk mere­al­isas­ikan jem­bat­an yang san­gat dibu­tuhkan, ter­lebih saat ini war­ga hanya men­gan­dalkan jem­bat­an gan­tung seadanya yang keti­ka air sun­gai naik, war­ga tidak bisa lagi melin­tas.

  Diduga Mark-Up ADD, Warga Masyarakat Desa Regemuk Minta Cabut Jabatan Kades

Salah seo­rang war­ga, Fais yang ingin berkun­jung ke rumah kelu­ar­ganya harus mele­wati jem­bat­an gan­tung yang bergoyang dan reok.

“Saya harus mele­wati jem­bat­an gan­tung yang ada di bawah, kayun­ya sudah banyak yang lapuk” keluh­nya Selasa (14/5/2024)

”Jem­bat­an yang di ban­gun sejak lima tahun lalu itu sam­pai saat ini belum ram­pung juga” lan­jut Fais

Dari data penelusuran LPSE Kabu­pat­en Maros di temukan empat kali pele­lan­gan namun sam­pai saat ini tak kun­jung ram­pung.

Tahap satu di menangkan oleh CV. Putri Cahaya Uta­ma berala­mat Jl.Poros Maros Makas­sar KM.21 Kabu­pat­en Maros den­gan nilai kon­trak Rp 1.461.034.610 APBD 2019.

Tahap dua di menangkan oleh CV Inri­fat Jaya berala­mat Jl.K.H.Ahmad Dahlan No.22 Enrekang Kabu­pat­en Enrekang den­gan nilai kon­trak Rp. 2.947.069.703 APBD 2020.

  Diduga Tidak Miliki Izin, Pengusaha Pabrik Tahu di Desa Payabesar Lepas Pengawasan DLH

Tahap tiga di menangkan oleh CV. Rifqi Bin­tang Perkasa berala­mat Jl.Boulevard Komp.Ruby II No. 41 Makas­sar den­gan nilai kon­trak Rp. 2.456.496.853 APBD 2021

Tahap empat di menangkan oleh CV. Delta HM Lingkun­gan III Kelu­ra­han Olo-Olho Keca­matan Pakue, Kabu­pat­en Kola­ka Utara — Sulawe­si Teng­gara den­gan nilai kon­trak Rp. 2.456.718.000 APBD 2023.

Dari pan­tauan awak media di lapan­gan pada hari selasa 14 Mei 2024, ter­da­p­at beber­a­pa orang peker­ja yang menger­jakan pen­ge­lasan struk­tur besi, namun tidak di temukan papan proyek di sek­i­tar lokasi.

Penu­lusuran data LPSE Kabu­pat­en Maros Pem­ban­gu­nan jem­bat­an terse­but belum terdaf­tar pada aplikasi lelang untuk anggaran 2024.

  Geger Penemuan Orok Bayi di Saluran Drainase Dusun Baramamase, Warga Heboh

Semen­tara itu pen­gu­rus LSM KIFPA RI Abdul Malik, mem­per­tanyakan, kon­trak­tor diduga lari dari tang­gung jawab­nya. Sayangnya lagi, Pemkab Maros teruta­ma Dinas PU tidak melakukan warn­ing keras dan terke­san mem­biarkan proyek ter­bengkalai yang men­gak­i­batkan keru­gian negara.

Semen­tara itu, Kepala Dinas Peker­jaan Umum Maros, Andi Mue­taz­im Man­syur keti­ka dikon­fir­masi melalui pesan what­sApp men­gatakan bah­wa ini perusa­han kon­struk­si yang menger­jakan proyek ini hing­ga mangkrak seper­ti saat ini semetara pros­es penun­tasan den­da tetap ber­jalan dan sudah diver­i­fikasi oleh Badan Pemerik­sa Keuan­gan (BPK).

Andi Mus mene­gaskan, peker­jaan jem­bat­an itu belum ter­ba­yarkan sepe­ser­pun, dan InsyaAl­lah Tahun ini kami tar­getkan sele­sai pem­ban­gu­nan­nya, kare­na sudah dian­garkan di APBD TA. 2024.
(M.firdaus.b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *