Terupdate

Geger Penemuan Orok Bayi di Saluran Drainase Dusun Baramamase, Warga Heboh

361
×

Geger Penemuan Orok Bayi di Saluran Drainase Dusun Baramamase, Warga Heboh

Sebarkan artikel ini

 

Maros,Snipernew.id – Bantimurung, 04 Juli 2024 – Penemuan orok bayi yang menghebohkan terjadi di Dusun Baramamase, Desa Alatengae, Kecamatan Bantimurung pada hari Kamis, 04 Juli 2024 sekitar pukul 09.00 WITA.

Sejumlah warga yang sedang membersihkan saluran drainase menuju persawahan menemukan sebuah kantong hitam yang ternyata berisi orok bayi.

Kapolsek Bantimurung, AKP Hj Ema Ratna AR, membenarkan kejadian tersebut.

Beliau menjelaskan bahwa masyarakat yang tengah membersihkan saluran drainase melihat kantong hitam hanyut dan memutuskan untuk mengangkatnya.

Ketika kantong tersebut dibuka, mereka menemukan orok bayi yang terbungkus oleh softes. Penemuan ini segera dilaporkan kepada pemerintah setempat dan pihak berwajib.

  Upacara Bendera Peringati Hari Pahlawan Tahun 2024, Wakapolres Pekalongan: Kita Tidak Boleh Lelah Untuk Berbuat yang Terbaik

Penemuan orok tersebut membuat geger warga setempat. Dua saksi yang menemukan orok bayi tersebut adalah Muh Al Ikram, seorang warga Dusun Katubung, Desa Mattoanging, Kecamatan Bantimurung, dan Rusli, yang juga warga Dusun Katubung dan merupakan warga desa tetangga.

Kedua saksi ini langsung menghubungi kepala dusun Baramamase, Muslimin, untuk melaporkan penemuan tersebut.

Muslimin, yang segera datang ke lokasi penemuan, langsung menghubungi Kanit Intelkam Adam Malik Polsek Bantimurung.

Tak lama kemudian, personel Polsek bersama AKP Hj Ema Ratna AR tiba di lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal.

  Ada Apa! Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Selatan Lamban Menangani Pelaporan LSM Lidik Pro Terkait Perusahaan yang Diduga Melanggar UU

Kejadian ini mengundang perhatian warga sekitar yang penasaran dengan penemuan orok tersebut.

Tim Identifikasi Polres Maros juga segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Mereka melakukan identifikasi dan pengumpulan bukti-bukti di tempat kejadian perkara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menyelidiki siapa pelaku pembuangan orok ini.

Penemuan orok bayi ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar untuk lebih waspada dan segera melaporkan hal-hal mencurigakan kepada pihak berwajib.

Kasus ini juga menunjukkan pentingnya kerja sama antara warga dan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

  Study Tour Antara Menimba Ilmu atau Mendapat Kecelakaan

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum tentu benar terkait penemuan ini.

Pihak kepolisian juga berharap adanya informasi dari masyarakat yang dapat membantu mengungkap kasus ini dengan segera.

Kepolisian juga menyatakan akan terus berupaya maksimal dalam penyelidikan kasus ini untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku.

Penemuan ini menggugah kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan dan melaporkan segala bentuk kecurigaan atau kejadian aneh kepada pihak berwajib.

(M.firdaua.b)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *