Jakarta, SniperNew.id — Seorang pengguna media sosial dengan akun christyo_90 membagikan unggahan di platform Threads yang menyoroti kondisi kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Senayan, Jakarta. Dalam unggahan tersebut, ia mengungkapkan keheranannya melihat dampak monopoli dan kinerja menteri yang dianggap tidak kompeten dalam mengelola sektor terkait.
“Sebagai yang sangat jarang sekali datang ke CFD Senayan dan sekitarnya, cukup terkejut juga melihat dampak dari monopoli dan menteri tak berkompeten yang dikasih kekuasaan yang luar biasa,” tulisnya.
Ia menilai, situasi tersebut bahkan membuat perusahaan yang seharusnya menjadi pihak yang mendukung pengurangan polusi, justru ikut berjualan kopi di CFD.
“Sampai-sampai perusahaan yang seharusnya musuh dari kegiatan Car Free Day yang utamanya mengurangi polusi dari produk bensin, malah harus jualan kopi karena memang mau jualan apa lagi,” lanjutnya.
Akun tersebut juga menyebut kondisi ini sebagai bentuk perjuangan sektor swasta untuk bertahan di tengah situasi yang sulit.
“Dalam unggahan itu, disertakan pula foto beberapa orang berseragam merah-kuning sedang beraktivitas di area CFD Senayan, menggambarkan suasana kegiatan yang ramai dan penuh interaksi masyarakat.
Unggahan tersebut menuai perhatian warganet dan menjadi sorotan karena mengandung kritik sosial terhadap kebijakan publik dan dinamika ekonomi yang terjadi di ruang publik seperti Car Free Day.
Penulis Iskandar













