Tulang Bawang – Gerakan Pramuka kembali menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pendidikan karakter generasi muda melalui Apel Besar Hari Pramuka ke-64 tingkat daerah Lampung.
Kegiatan ini berlangsung meriah di Lapangan Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, pada Sabtu (30/08).
Acara tersebut dihadiri oleh ribuan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Lampung, mulai dari tingkat siaga, penggalang, penegak, hingga pandega. Tidak hanya itu, jajaran pimpinan daerah juga turut serta, termasuk Wakil Bupati Pringsewu Hj. Umi Laila, S.Ag., yang hadir bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Pringsewu.
Turut hadir pula Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Lampung, Chusnunia Chalim, beserta segenap jajaran pengurus Pramuka se-Lampung, sesuai dikutip unggahan akun media sosial Instagram “pemkab.pringsewu” Minggu (31/08/2025).
Dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, Apel Besar ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat semangat gotong royong, membangun karakter, dan menanamkan nilai kebangsaan pada generasi muda.
Kegiatan utama yang dilaksanakan adalah Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Daerah Lampung. Acara ini merupakan bentuk peringatan hari lahir Gerakan Pramuka Indonesia yang ke-64 tahun. Apel Besar ini menggabungkan seluruh elemen Pramuka se-Lampung dalam satu forum kebersamaan.
Selain apel, rangkaian kegiatan juga diisi dengan upacara penghormatan, penyampaian amanat pembina apel, serta penegasan kembali nilai-nilai dasar Dasa Dharma Pramuka. Slogan “Pramuka Tangguh, Generasi Bermartabat” menjadi pengingat bahwa gerakan ini terus relevan dalam mencetak kader bangsa yang berkarakter dan siap menghadapi tantangan zaman.
Beberapa tokoh penting yang hadir dalam kegiatan ini antara lain, Hj. Umi Laila, S.Ag. – Wakil Bupati Pringsewu, hadir mewakili pemerintah daerah dan memberikan dukungan penuh terhadap gerakan Pramuka di Pringsewu maupun di Provinsi Lampung.
Selain itu turut hadir, Chusnunia Chalim – Ketua Kwarda Lampung yang memimpin langsung jajaran pengurus Pramuka provinsi. Kehadirannya menegaskan bahwa Pramuka Lampung memiliki komitmen besar dalam mencetak generasi muda yang tangguh.
Beserta segenap jajaran Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Lampung – yang membawa perwakilan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan dan Para pembina, majelis pembimbing, dan alumni Pramuka – yang hadir memberi dukungan moral serta berbagi pengalaman kepada adik-adik Pramuka.
Jumlah peserta yang hadir mencapai ribuan orang, terdiri dari Pramuka siaga, penggalang, penegak, pandega, hingga para pembina. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa semangat Pramuka masih kuat melekat di hati masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Apel Besar ini berlangsung di Lapangan Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang. Lokasi ini dipilih karena mampu menampung ribuan peserta dan memiliki akses yang strategis bagi peserta dari berbagai kabupaten/kota di Lampung.
Suasana lapangan dipenuhi dengan seragam cokelat khas Pramuka yang menciptakan nuansa kebersamaan. Deretan bendera, spanduk bertema Pramuka, hingga yel-yel yang digemakan peserta semakin memeriahkan suasana acara.
Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 30 Agustus 2025, bertepatan dengan peringatan Hari Pramuka ke-64 tahun 2025. Peringatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun, namun tahun ini terasa lebih istimewa karena dihadiri oleh jajaran pejabat daerah serta seluruh Kwarcab di Lampung.
Ada beberapa alasan mengapa kegiatan ini penting. Memperkuat Karakter Generasi Muda — Pramuka dikenal sebagai wadah pembinaan karakter yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, serta rasa cinta tanah air. Membangun Semangat Kolaborasi
Tema tahun ini, “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, menegaskan bahwa bangsa yang tangguh hanya bisa diwujudkan melalui kerja sama, gotong royong, dan solidaritas antarwarga.
Meningkatkan Persatuan dan Kebersamaan, dengan menghadirkan ribuan peserta dari berbagai kabupaten/kota, kegiatan ini mempererat silaturahmi dan komunikasi antaranggota Pramuka se-Lampung. Mendukung Program Pembangunan Daerah Pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Pringsewu, memandang gerakan Pramuka sebagai mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Apel Besar Hari Pramuka ke-64 ini dilaksanakan dengan susunan acara yang tertib dan penuh makna. Diawali dengan persiapan peserta sejak pagi, apel dibuka dengan laporan panitia, penghormatan kepada bendera Merah Putih, dan pembacaan Dasa Dharma Pramuka.
Selanjutnya, para pejabat yang hadir menyampaikan amanat, salah satunya menegaskan pentingnya kolaborasi lintas generasi untuk membangun bangsa. Para peserta mengikuti kegiatan dengan khidmat, namun tetap penuh semangat dengan yel-yel khas Pramuka.
Selain apel, kegiatan juga diwarnai dengan momen kebersamaan, foto bersama, hingga sesi silaturahmi antar-Kwarcab. Semua rangkaian kegiatan berjalan lancar berkat kerja sama panitia dan antusiasme peserta.
Wakil Bupati Pringsewu Hj. Umi Laila dalam kesempatan itu menegaskan bahwa semangat gotong royong dan kolaborasi merupakan kunci membangun bangsa yang lebih tangguh. Menurutnya, Pramuka menjadi contoh nyata bagaimana nilai kerja sama dan solidaritas bisa tumbuh subur dalam kehidupan berorganisasi.
Hal senada juga disampaikan Ketua Kwarda Lampung, Chusnunia Chalim. Ia menekankan bahwa Pramuka adalah wadah pembelajaran sepanjang hayat. Generasi muda tidak hanya diajarkan keterampilan praktis, tetapi juga nilai moral dan sosial yang akan berguna di masa depan.
Apel Besar Hari Pramuka ke-64 di Tulang Bawang memberikan sejumlah pesan moral yang relevan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pramuka sebagai Benteng Moral Generasi Muda.
Dengan pembinaan yang konsisten, Pramuka mampu membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman, seperti narkoba, pergaulan bebas, dan radikalisme. Pendidikan Nonformal yang Efektif.
Kegiatan Pramuka membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga bisa dilakukan melalui pengalaman langsung di lapangan. Wadah Pembentukan Jiwa Kepemimpinan. Melalui Pramuka, anak-anak dan remaja ditempa menjadi pemimpin yang berintegritas, mampu bekerja sama, dan berani mengambil keputusan. Menumbuhkan Cinta Tanah Air.
Setiap kegiatan Pramuka selalu diselipkan nilai nasionalisme, sehingga generasi muda lebih mencintai bangsanya dan siap membelanya.
Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung gerakan Pramuka. Wakil Bupati Umi Laila menegaskan bahwa pemerintah siap bersinergi dengan Kwarcab Pringsewu dalam melaksanakan program pembinaan generasi muda.
Baginya, Pramuka bukan hanya organisasi kepanduan, melainkan mitra strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di era global.
Apel Besar Hari Pramuka ke-64 Tingkat Daerah Lampung di Tulang Bawang bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting untuk mempertegas peran Pramuka dalam membangun bangsa.
Dengan tema “Kolaborasi untuk Membangun Ketahanan Bangsa”, kegiatan ini mengingatkan kembali bahwa semangat gotong royong, kebersamaan, dan disiplin adalah modal utama dalam mencetak generasi tangguh dan bermartabat.
Pramuka telah terbukti menjadi wadah yang efektif dalam membina karakter generasi muda Indonesia. Kehadirannya tetap relevan, bahkan semakin dibutuhkan, di tengah dinamika global yang penuh tantangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Pramuka Lampung semakin solid, semakin kreatif, dan semakin siap menghadapi masa depan, demi mewujudkan bangsa yang kuat, bermartabat, dan sejahtera. (Dar/Timred)



















