Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Klarifikasi Kapolrestabes Palembang Terkait Video Viral Pelanggaran di Flyover Jakabaring : Tidak Benar Ada Pungli, Tindakan Tegas Demi Keselamatan Masyarakat

248
×

Klarifikasi Kapolrestabes Palembang Terkait Video Viral Pelanggaran di Flyover Jakabaring : Tidak Benar Ada Pungli, Tindakan Tegas Demi Keselamatan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Palembang,Snipernew.id- Beredar dis­alah satu akun media sosial, video pelang­gar lalulin­tas dilakukan tin­dakan tegas peni­lan­gan oleh petu­gas dari Sat­lantas Pol­restabes Palem­bang.

Kapol­restabes Palem­bang Kombes Har­ry Sug­i­h­hartono melalui Kasat Lan­tas AKBP Yen­ni Diar­ty mencer­i­takan kro­nol­o­gis keja­di­an dihari Senin, 1 Juli 2024 sek­i­tar jam 1 siang di traf­fic light dibawah fly­over Jak­abar­ing Palem­bang terse­but.

Yen­ni Diar­ty men­gungkap­kan saat itu pen­gen­dara kendaraan roda empat beri­den­ti­sat Fau­drie Mohamadi­va (30 tahun), seo­rang karyawan swasta berala­mat di Leuwian­yar Loa Kidul Kota Ban­dung Jawa Barat, men­gen­darai mobil Suzu­ki Erti­ga war­na putih D‑1189-ABO war­na putih berhen­ti dil­am­pu mer­ah. Saat traf­fic light dari arah jalan Guber­nur H Bas­tari sedang menyala hijau dan juga traf­fic light yang dari arah Jem­bat­an Ampera juga menyalah hijau secara bersamaan.

  Gedung UPT PSC 119 Terlihat Kumuh Dan Tidak Berfungsi, Kadis Kesehatan Sergai “Membisu”

“Sesuai den­gan atu­ran, kendaraan yang datang dari arah Jak­abar­ing semuanya harus belok kekanan men­garah ke Pla­ju dan kendaraan yang datang dari arah jem­bat­an Ampera semuanya harus belok kekanan men­garah ke Ker­ta­p­ati secara bersamaan,” terangnya.

“Namun yang ter­ja­di kemu­di­an, ada salah satu kendaraan den­gan iden­ti­tas diatas, datang dari arah jalan Guber­nur H Bas­tari yang tidak belok kekanan, tetapi jus­tru lurus kear­ah jem­bat­an Ampera. Penge­mu­di ini melang­gar arus lalulin­tas atau melawan arus, datang dari arah Pol­restabes Palem­bang harus­nya belok kanan, tidak boleh tem­bak lurus menu­ju ke arah 7 Ulu,” ujar AKBP Yen­ni Diar­ty diru­ang ker­janya, Kamis (4/7/2024).

  Jumat Curhat,Wakapolres Kep Meranti Duduk Ngopi Bareng Komunitas Babminton Selatpanjang  

Lan­jut­nya, petu­gas dari Sat Lan­tas yang meli­hat pelang­garan terse­but sudah mem­berikan peringatan untuk menepi, namun tidak diin­dahkan dan penge­mu­di jus­tru menam­bah kecepatan kendaraan­nya dan melawan arus menu­ju 7 Ulu.

“Ini ada buk­tinya dari CCTV yang dis­alah dari com­mand cen­ter, ter­li­hat jelas pelang­garan yang dilakukan oleh penge­mu­di Suzu­ki Erti­ga putih,” jelas AKBP Yen­ni Diar­ti.

Aki­bat per­bu­atan (penge­mu­di yang melawan arus) terse­but, mem­bu­at para pen­gen­dara lain terk­aget bahkan hing­ga mem­bun­yikan klak­son dan hal terse­but san­gat rawan ter­jadinya kece­lakaan.

“Petu­gas sudah men­je­laskan pelang­garan yang telah dilakukan oleh penge­mu­di kendaraan D 1189 ABO terse­but dan poten­si bahayanya. Penge­mudipun men­gaku menger­ti dan paham kesala­han­nya, namun tidak berse­dia untuk diti­lang sam­bil merekam tin­dakan petu­gas,” ujarnya.

Man­tan Kasub­bid Pen­mas Bid­hu­mas terse­but men­je­laskan pelang­garan yang dilakukan penge­mu­di terse­but kat­e­gori fatal, kare­na tidak hanya mem­ba­hayakan diri saja, namun juga bagi pen­gen­dara lain sehing­ga petu­gas bertin­dak tegas den­gan melakukan peni­lan­gan sesuai atu­ran dan mem­per­si­lakan pelang­gar mem­ba­yar den­da di min­i­mar­ket ter­dekat.

  I Tried Hostinger’s New Horizons AI Developer Tool: Is the Hype Justified?​I Tried Hostinger’s New Horizons AI Developer Tool: Is the Hype Justified? 

“Tidak benar ada pungli, petu­gas bertin­dak tegas den­gan tilang, pen­er­a­pan pasal 287 ayat (1) Undang Undang RI No.22 tahun 2009 ten­tang LLAJ, den­gan pidana kurun­gan pal­ing lama 2 (dua) bulan atau den­da pal­ing banyak Rp.500.000 (lima ratus ribu rupi­ah),” ulas­nya.

AKBP Yen­ni Diar­ty menghim­bau kepa­da selu­ruh masyarakat peng­gu­na jalan agar mematuhi per­at­u­ran lalulin­tas dan lebih mema­ha­mi terkait masalah edukasi lalu lin­tas demi kese­la­matan.

“Apa­bi­la dilakukan penyetopan oleh petu­gas ataupun him­bauan agar koop­er­atif, demi ketert­iban lalil­in­tas. Tidak mungkin petu­gas men­cari kesala­han, intinya kita men­ja­ga kese­la­matan, ketert­iban berlalulin­tas, tin­dakan tegas dilakukan agar kita semua ter­hin­dar dari kece­lakaan,” tutup­nya. (Fir­daus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *