Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Khutbah Jumat, Mari Bantu Siapa pun yang Membutuhkan

273
×

Khutbah Jumat, Mari Bantu Siapa pun yang Membutuhkan

Sebarkan artikel ini

Labu­ra, snipernew.id - Pada hari Jum’at 13/9/2024. Bertem­pat di mesjid Nurul Huda dusun satu desa Ujung Padang keca­matan Aek natas kabu­pat­en labuhan­batu Utara, Den­gan Khat­ib Ustadz Zul­hel­mi Silaen, Menyam­paikan khut­bah Jum’at den­gan tema “Mari Ban­tu Sia­pa pun yang Mem­bu­tuhkan” di hari Jum’at yang mulia ini, khat­ib menyerukan kepa­da jama’ah sekalian untuk senan­ti­asa men­ja­ga dan meningkatkan ketak­waan kita kepa­da Allah SWT den­gan semak­si­mal mungkin, tak­wa dalam art­ian men­jauhi segala larangan yang dite­tap­kan oleh Allah sub­hâ­nahu wa ta’âla dan men­jalankan per­in­tah-Nya. Kare­na den­gan ketak­waan, seti­ap per­soalan hidup yang kita ala­mi akan ada jalan kelu­arnya dan akan ada pula reze­ki yang datang kepa­da kita tan­pa disang­ka-sang­ka.

Ma’asyiral mus­lim­in rahi­maku­mul­lah, Keti­ka awal kita ada di dunia ini, kita mem­bu­tuhkan sese­o­rang yang men­ja­di per­an­tara kelahi­ran, yaitu ibu. Saat itu kita mem­bu­tuhkan seo­rang bidan yang mem­ban­tu men­gelu­arkan kita dari perut ibu. Dari kecil hing­ga tum­buh dewasa kita mem­bu­tuhkan orang tua, keti­ka kesuli­tan dan memi­li­ki hajat, kita mem­bu­tuhkan tetang­ga dan war­ga sek­i­tar, keti­ka pun­ya prob­lem kehidu­pan kita juga mem­bu­tuhkan seo­rang pen­den­gar, hing­ga keti­ka ajal men­jem­put, kita pun mem­bu­tuhkan orang yang men­guburkan jasad kita.

  Jum'at, Silaturahmi Polri Di Pondok Pesantren Tahfidz Quran Darul Aman Ash Shiddiq Kecamatan Bilah Hulu 

Dari sini kita dap­at mema­ha­mi bah­wa manu­sia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri­an, kita semua sal­ing mem­bu­tuhkan satu sama lain. Oleh kare­na itu, pesan yang ditanamkan sejak kecil hing­ga dewasa adalah jan­gan bosan-bosan meno­long orang lain yang mem­bu­tuhkan.

Islam adalah aga­ma yang san­gat men­gan­jurkan umat­nya untuk sal­ing tolong meno­long dan merekatkan tali per­saudaraan. Tolong meno­long di sini tidak terikat oleh apa pun. Ban­tu­lah den­gan tulus sia­pa pun orangnya, entah dia kaya atau miskin, berpen­didikan ting­gi atau tidak mengenyam pen­didikan sama sekali, bahkan mus­lim, sela­ma itu dalam ranah sosial dan kebaikan, maka tidak ada salah­nya kita mem­ban­tu mere­ka, kare­na bagaimana pun mere­ka adalah saudara dalam kemanu­si­aan. Kecuali, jika ban­tu mem­ban­tu itu hal keja­hatan dan kebu­rukan, maka Islam melarang hal ini.

  Evaluasi Pencemaran Sungai, Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Gelar FGD

Dan tolong-meno­longlah kamu dalam (menger­jakan) keba­jikan dan tak­wa, dan jan­gan tolong-meno­long dalam berbu­at dosa dan pelang­garan. Dan bertak­walah kamu kepa­da Allah, sesung­guh­nya Allah amat berat sik­sa-Nya.

Meno­long orang lain, khusus­nya mere­ka yang sedang kesuli­tan sung­guh memi­li­ki banyak man­faat, baik bagi diri sendiri maupun orang yang kita tolong, bahkan kon­disi masyarakat pun akan men­da­p­atkan man­faat dari sikap dan per­bu­atan baik ini.

Den­gan meno­long orang mus­lim yang sedang mem­bu­tuhkan per­to­lon­gan, maka kita telah mencer­minkan pesan per­saudaraan yang dita­m­silkan oleh Nabi Muham­mad shal­lal­lâhu ‘alai­hi wasal­lam.

“Orang-orang muk­min dalam hal sal­ing menc­in­tai, men­gasi­hi, dan menyayan­gi bagaikan satu tubuh. Apa­bi­la ada salah satu anggota tubuh yang sak­it, maka selu­ruh tubuh­nya akan ikut ter­ja­ga (tidak bisa tidur) dan panas (ikut merasakan sak­it­nya)”

Lebih tegas terkait keu­ta­maan meno­long sesama Mus­lim, Rasul­lul­lah Saw bersab­da. “Sia­pa yang mela­pangkan satu kesusa­han dunia dari seo­rang Muk­min, maka Allah mela­pangkan darinya satu kesusa­han di hari Kia­mat. Sia­pa memu­dahkan (uru­san) orang yang kesuli­tan, maka Allah memu­dahkan baginya (dari kesuli­tan) di dunia dan akhi­rat. Sia­pa menu­tupi (aib) seo­rang Mus­lim, maka Allâh akan menut­up aib­nya di dunia dan akhi­rat. Allah senan­ti­asa meno­long seo­rang ham­ba sela­ma ham­ba terse­but meno­long saudaranya.”

  Koramil 05/BD Gelar Bakti Sosial Jum'at Berkah Bagi Lansia 

Dalam hadits lain Rasul­lul­lah Saw memer­in­tahkan umat­nya untuk meno­long orang yang diza­l­i­mi bahkan orang yang ingin berbu­at zal­im juga. “Tolonglah saudara­mu keti­ka dia berbu­at zal­im atau keti­ka dia diza­l­i­mi.”

Dalam hadits yang dise­butkan tadi, mungkin kita bertanya-tanya, bagaimana mungkin kita meno­long orang zal­im pada­hal Allah telah melarang ban­tu mem­ban­tu dalam hal kebu­rukan. Hal ini pun per­nah ditanyakan juga para saha­bat, Rasu­l­ul­lah pun men­jawab: “Pegang tan­gan­nya (tahan ia dari per­bu­atan zal­im).”

Dari hadits-hadits di atas, kiranya dap­at men­ja­di pela­jaran bagi kita semua agar bermu­rah hati meno­long sesama Mus­lim kare­na mere­ka adalah saudara kita. tan­pa menafikan kita juga harus meno­long sia­pa saja orang-orang di sek­i­tar kita yang sedang dalam kesuli­tan. KH. Abdur­rah­man Wahid atau Gus Dur berpe­san: “Tidak pent­ing apa aga­ma atau suku­mu. Kalau kamu bisa melakukan sesu­atu yang baik untuk semua orang. Orang tidak akan per­nah tanya apa aga­ma­mu,” tut­up Khat­ib Ustadz Zul­hel­mi Silaen.

Di lan­jutkan sholat Jum’at ber­ja­maah masih bersama Imam Ustadz Zul­hel­mi Silaen dan ditut­up den­gan doa. (Kmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *