Terupdate

Evaluasi Pencemaran Sungai, Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Gelar FGD

189
×

Evaluasi Pencemaran Sungai, Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Gelar FGD

Sebarkan artikel ini

Bekasi, SniperNew.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menggelar Focus Group Discussion (FGD) Terkait Evaluasi pencemaran sungai Cilemahabang dengan mengundang 55 peserta dari unsur dunia usaha, NGO, Media, dan Masyarakat, di Hotel Swiss Bellin Cikarang, Selasa (27/8/2024).

Dalam sambutannya Kepala Bidang PPKL yang mewakili Kepala Dinas LH Duarte DJ Fernandes mengatakan bahwa Kondisi tercemarnya Sungai yang ada di Kabupaten Bekasi telah mengancam kelestarian ekosistem selain itu juga mempengaruhi kualitas hidup masyarakat yang bergantung pada Sungai, khususnya Sungai/ Kali Cilemah Abang.

  Sat Samapta Polres Pekalongan Gelar Pengecekan Peralatan SAR

“Kegiatan ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk melihat sejauh mana program pengendalian pencemaran sungai yang telah memberikan dampak nyata bagi perbaikan kualitas lingkungan.”

Lebih lanjut Duarte juga mengatakan bahwa Beberapa upaya juga sudah dilakukan oleh DLH adalah melakukan kajian instalasi pengolahan air limbah domestik (IPAL), Pembangunan IPAL di pemukiman dengan berkordinasi pihak Cipta Karya.

Pembinaan dan monitoring terhadap perizinan,penyusunan baku mutu, air Cilemah Abang, pengawasan terhadap laporan pelaksanaan dokumen lingkungan berupa laporan neraca limbah, dan pemasangan plang himbauan tidak membuang sampah di sungai.

  Diduga Konslet Saat Diperbaiki, Sebuah Mobil Suzuki Carry Terbakar

Terpisah Nasep Iskandar atau yang biasa disebut Bung Ken yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa dahulu petani gagal panen itu lantaran siklus, hama-hama padi sejenis tikus, wereng, rundep, walang sangit dan sejenis hama alami lainya namun sekarang jauh berbeda.

“Sekarang petani memiliki musuh baru berupa hama modern yaitu limbah cair industri yang sudah mengkontaminasi sungai-sungai di Bekasi yang digunakan untuk mengairi sawah petani, dan ini sudah berjalan selama bertahun- tahun lamanya”.

  Presiden Prabowo Panggil Pejabat Terkait Bahas Penertiban Pasokan dan Mutu Beras

Menurutnya bisa jadi gagalnya panen atau puso akibat air-air yang terkontaminasi limbah industri tersebut yang sudah terlalu lama mengendap dalam tanah sawah-sawah petani, Untuk itu dirinya bersama petani mendesak Pemerintah Daerah untuk segera menormalisasi air sungai atau kali-kali yang ada di Kabupaten Bekasi. (Toto)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *