Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Investigasi

Ketua Korcam Laki Anti Korupsi Indonesia Daerah Ketapang Minta Aparat Hukum Hentikan Oprasi Tambang Emas Ilegal

750
×

Ketua Korcam Laki Anti Korupsi Indonesia Daerah Ketapang Minta Aparat Hukum Hentikan Oprasi Tambang Emas Ilegal

Sebarkan artikel ini

Keta­pang, SniperNew.id — Ket­ua Heryan­to ket­ua Kor­cam LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Kabu­pat­en Keta­pang kini angkat bicara melalui media SniperNew.id, terkait kegiatan pen­gusa­ha tam­bang emas yang diduga ile­gal, di Desa Riam Dadak, keca­matan Hulu Sun­gai, kabu­pat­en Keta­pang, Selasa (21/1/2024).

  Jalan Beton Rp200 Juta Retak Sebulan Dibangun, Ada Apa dengan Proyek Dana Desa Gunung Sugih?

Heryan­to men­gatakan, pen­gusa­ha tam­bang emas diduga ile­gal terse­but milik Ason atau Heri mer­am­pas hak alam di wilayah terse­but, Tidak mau mem­per­hatikan masyarakat setem­pat.

Heryan­to ket­ua kor­cam LAKI Laskar Anti Korup­si Indone­sia keca­matan Hulu Sun­gai menin­dak keras pada pelaku cukong — cukong peti di wilayah terse­but.

  Banyak Proyek Siluman Berkeliaran di Daerah Ketapang, Jalan Rabat Beton Baru Dibangun Sudah Rusak

“Dimana mere­ka men­jarah hasil hutan dan alam tidak mau berba­gi kasih atau tidak memikirkan kepentin­gan desa dan keca­matan demi mem­per­oleh keun­tun­gan prib­a­di, pada­hal mere­ka tidak sadar berusa­ha di daer­ah desa Riam Dadak.”

“Namun, hal itu war­ga masyarakat setem­pat san­gat di abaikan selalu tidak mem­per­du­likan PAD daer­ah desa maupun yang lain,” ungkap Heryan­to.

Heryan­to juga men­gatakan, mungkin saja ini ada salah satu bick up dari oknum aparat hukum, dimana tidak bertang­gung­jawab. “Kar­na cukong peti ter­lalu berani mela­hap hutan — hutan larangan. apa saja tugas dan fungsi LHK lingkun­gan hidup, maupun yang lain tidak mam­pu men­jamah tiga orang selaku cukong tam­bang emas eli­gal,” ucap Heryan­to.

  Diduga Abaikan Tanggungjawab, Proyek Abrasi Sungai Tengar Daerah Ketapang Gagal Total

“Kami selaku masyarakat mem­inta kepa­da aparat pene­gak hukum dap­at segera menghen­tikan kegiatan tam­bang ile­gal emas terse­but,” pungkas­nya.

Penulis: (Juma­di)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *