Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Jalan Cilentah Bandung

666
×

Kebakaran Hebat Landa Permukiman di Jalan Cilentah Bandung

Sebarkan artikel ini

Ban­dung, SniperNew.id —  Kebakaran besar melan­da sebuah ban­gu­nan peruma­han di Jalan Cilen­tah No. 21, Kelu­ra­han Buran­grang, Keca­matan Lengkong, Kota Ban­dung, pada Senin pagi (18/8/2025) sek­i­tar pukul 10.28 WIB. Peri­s­ti­wa ini menim­bulkan kepanikan war­ga sek­i­tar kare­na api den­gan cepat mem­be­sar dan men­jalar ke ban­gu­nan lain di sek­i­tarnya, Senin (18/08/25).

Infor­masi kebakaran ini per­ta­ma kali dibagikan oleh akun res­mi infoban­dungko­ta melalui ung­ga­han video yang menun­jukkan kobaran api ting­gi dan kepu­lan asap hitam pekat yang mem­bum­bung ke udara. Dalam video berdurasi singkat itu, ter­li­hat api melalap atap rumah-rumah war­ga, semen­tara petu­gas pemadam kebakaran beru­paya memadamkan si jago mer­ah den­gan menyem­pro­tkan air dari mobil pemadam.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak berwe­nang belum dap­at memas­tikan penye­bab pasti kebakaran terse­but. Dinas Kebakaran dan Penang­gu­lan­gan Ben­cana (Diskar PB) Kota Ban­dung telah menger­ahkan tim dan arma­da ke lokasi keja­di­an. Mere­ka terus berusa­ha memadamkan api agar tidak semakin melu­as ke pemuki­man padat pen­duduk di kawasan terse­but.

  Preman Tambang Ilegal Beraksi, Saatnya Aparat Buktikan Wibawa Hukum

Pihak Diskar PB Ban­dung menye­butkan bah­wa saat ini fokus uta­ma mere­ka adalah memadamkan api dan memas­tikan tidak ada kor­ban jiwa dalam insi­d­en terse­but. “Belum dike­tahui kro­nol­o­gis ter­jadinya kebakaran, saat ini masih dalam penan­ganan petu­gas,” demikian ter­tulis dalam keteran­gan yang dis­am­paikan melalui akun infoban­dungko­ta.

Video yang beredar mem­per­li­hatkan kon­disi mengkhawatirkan, den­gan api menye­bar ke beber­a­pa bagian atap rumah war­ga. Semen­tara itu, asap hitam tebal menu­tupi seba­gian besar lan­git di kawasan Jalan Cilen­tah, mem­bu­at jarak pan­dang berku­rang.

War­ga sek­i­tar tam­pak panik berusa­ha menye­la­matkan diri dan barang-barang berhar­ga. Beber­a­pa di antaranya turut mem­ban­tu aparat den­gan menyi­ram air seadanya sebelum mobil pemadam tiba di lokasi. Di sisi lain, jalan sek­i­tar lokasi kebakaran sem­pat men­gala­mi kemac­etan kare­na banyaknya war­ga yang menyak­sikan peri­s­ti­wa terse­but dan kendaraan pemadam yang kelu­ar masuk area keja­di­an.

  Wanita Tertangkap Mencuri di Minimarket: Aksi Tersembunyi yang Terbongkar oleh Kecurigaan Kasir

Ung­ga­han akun infoban­dungko­ta turut menyam­paikan hara­pan agar api segera padam dan tidak menim­bulkan kor­ban jiwa. “Semoga api cepat padam dan tidak ada kor­ban, aami­in,” tulis akun terse­but.

Hara­pan seru­pa juga dis­am­paikan war­ganet di kolom komen­tar ung­ga­han. Mere­ka men­doakan kese­la­matan war­ga sek­i­tar ser­ta kelan­car­an pros­es pemadaman api oleh petu­gas. Tak sedik­it pula yang mengin­gatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati ter­hadap poten­si kebakaran di kawasan per­muki­man padat.

Peri­s­ti­wa kebakaran di Jalan Cilen­tah ini kem­bali men­ja­di pengin­gat akan pent­ingnya kewas­padaan ter­hadap poten­si kebakaran, teruta­ma di kawasan per­muki­man yang padat ban­gu­nan. Insta­lasi listrik yang tidak ter­awat, peng­gu­naan kom­por gas, maupun aktiv­i­tas lain yang berpoten­si menim­bulkan per­cikan api per­lu men­da­p­at per­ha­t­ian serius.

Pihak berwe­nang di Kota Ban­dung beber­a­pa kali telah mengin­gatkan masyarakat untuk melakukan penge­cekan rutin pada insta­lasi listrik rumah tang­ga ser­ta memas­tikan keterse­di­aan alat pemadam api ringan (APAR). Langkah seder­hana seper­ti itu dihara­p­kan dap­at men­gu­ran­gi risiko kebakaran besar seper­ti yang ter­ja­di kali ini.

Saat beri­ta ini dis­usun, api masih dalam tahap pemadaman oleh tim Diskar PB Kota Ban­dung. Belum ada lapo­ran res­mi men­ge­nai jum­lah rumah yang ter­dampak maupun keru­gian mate­r­i­al aki­bat keja­di­an ini. Pemer­in­tah Kota Ban­dung bersama aparat terkait akan melakukan penye­lidikan lebih lan­jut sete­lah api benar-benar padam.

  Dua Rumah Terbakar di Kawasan Taman Konservasi

Selain itu, aparat kepolisian juga akan turut men­dala­mi penye­bab kebakaran den­gan mengumpulkan keteran­gan dari sak­si-sak­si di sek­i­tar lokasi. Hasil penye­lidikan terse­but dihara­p­kan dap­at men­ja­di dasar untuk langkah pence­ga­han agar peri­s­ti­wa seru­pa tidak teru­lang di kemu­di­an hari.

Kebakaran yang ter­ja­di di Jalan Cilen­tah No. 21, Kelu­ra­han Buran­grang, Keca­matan Lengkong, Ban­dung, pada Senin pagi ini men­ja­di per­ha­t­ian pub­lik. Peri­s­ti­wa terse­but menun­jukkan beta­pa rawan­nya kawasan per­muki­man padat ter­hadap risiko kebakaran. Hing­ga kini, pihak berwe­nang masih fokus melakukan pemadaman dan memas­tikan kese­la­matan war­ga.

Semua pihak berharap tidak ada kor­ban jiwa dalam insi­d­en ini dan api dap­at segera dik­enda­likan. Keja­di­an ini sekali­gus men­ja­di pengin­gat bagi masyarakat luas untuk meningkatkan kewas­padaan dan memas­tikan lingkun­gan tem­pat ting­gal aman dari poten­si kebakaran.

Edi­tor: (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *