Berita Peristiwa

Kebakaran Hanguskan Kantor Camat Payakumbuh di Limapuluh Kota

268
×

Kebakaran Hanguskan Kantor Camat Payakumbuh di Limapuluh Kota

Sebarkan artikel ini

Lima­pu­luh kota, SniperNew.id- Kan­tor Camat Keca­matan Payakum­buh, Kabu­pat­en Lima­pu­luh Kota, Sumat­era Barat, dilan­da kebakaran hebat pada Jumat sore, 22 Agus­tus 2025. Insi­d­en ini son­tak menge­jutkan masyarakat sek­i­tar kare­na api den­gan cepat mem­be­sar dan mela­hap ham­pir selu­ruh bagian gedung. Hing­ga beri­ta ini dit­ulis, belum dike­tahui pasti penye­bab kebakaran ser­ta total keru­gian yang ditim­bulkan.

Infor­masi awal yang diter­i­ma dari Badan Penang­gu­lan­gan Ben­cana Daer­ah (BPBD) Kabu­pat­en Lima­pu­luh Kota menye­butkan, api mulai ter­li­hat sek­i­tar pukul 18.40 WIB, tepat men­je­lang wak­tu Magrib. Kepala Pelak­sana (Kalak­sa) BPBD Lima­pu­luh Kota, Rah­madi­nol, mem­be­narkan peri­s­ti­wa terse­but. “Saat ini tim dari pemadam kebakaran sedang berjibaku memadamkan api. Kebakaran dike­tahui sek­i­tar pukul 18.40,” ujarnya keti­ka dikon­fir­masi.

Menu­rut keteran­gan war­ga yang bera­da di sek­i­tar lokasi, kepu­lan asap pekat ter­li­hat per­ta­ma kali mem­bum­bung dari salah satu sisi ban­gu­nan kan­tor. Tidak berse­lang lama, kobaran api mulai mem­be­sar dan men­jalar ke ruan­gan lain. Situ­asi men­ja­di semakin panik keti­ka tiu­pan angin mem­bu­at api cepat mer­am­bat.

  Puting Beliung Hantam Ulak Karang, Dua Rumah Warga Rusak Parah

Beber­a­pa war­ga yang melin­tas lang­sung berhen­ti untuk meli­hat kon­disi terse­but. Ada pula yang segera menghubun­gi pihak pemadam kebakaran agar segera datang ke lokasi. Video amatir yang beredar di media sosial mem­per­li­hatkan kobaran api yang men­ju­lang ting­gi, bahkan ter­li­hat jelas dari jalan uta­ma.

Petu­gas pemadam kebakaran dari beber­a­pa pos lang­sung dik­er­ahkan ke lokasi. Mere­ka berusa­ha memadamkan api den­gan menger­ahkan arma­da mobil damkar ser­ta per­ala­tan pen­dukung lain­nya. Upaya pemadaman berlang­sung cukup lama mengin­gat besarnya kobaran api dan kon­disi ban­gu­nan yang seba­gian besar ter­bu­at dari mate­r­i­al mudah ter­bakar.

Pros­es pemadaman api berlang­sung drama­tis. Sejum­lah per­son­el damkar berjibaku menyem­pro­tkan air ke arah pusat api yang mem­bara. War­ga sek­i­tar turut mem­ban­tu den­gan menga­mankan barang-barang di sek­i­tar kan­tor, ter­ma­suk doku­men dan per­ala­tan yang masih bisa dis­e­la­matkan.

Namun, akses menu­ju titik api cukup menyulitkan kare­na kobaran api sudah mela­hap ham­pir selu­ruh atap ban­gu­nan. Semen­tara itu, asap hitam tebal terus mem­bum­bung ke udara, menye­limu­ti kawasan sek­i­tar kan­tor camat.

Hing­ga malam hari, petu­gas damkar masih berusa­ha men­gen­da­likan api agar tidak merem­bet ke ban­gu­nan lain di sek­i­tar lokasi. War­ga pun masih ramai menyak­sikan keja­di­an terse­but dari jarak aman.

Hing­ga kini, penye­bab pasti kebakaran masih dalam penye­lidikan. Pihak berwe­nang belum bisa memas­tikan apakah kebakaran dipicu oleh korslet­ing listrik, kelala­ian, atau fak­tor lain­nya. Data keru­gian materi maupun poten­si kor­ban jiwa juga masih dalam tahap pen­dataan.

  Ditinggal Mudik, Rumah di Pringsewu Terbakar Gegara Korsleting Listrik!

Kalak­sa BPBD Lima­pu­luh Kota mene­gaskan bah­wa pihaknya bersama aparat terkait akan melakukan inves­ti­gasi menyelu­ruh. “Kami belum bisa memas­tikan penye­bab­nya. Saat ini fokus uta­ma adalah pemadaman api dan memas­tikan tidak ada kor­ban jiwa,” jelas Rah­madi­nol.

Kebakaran yang melan­da kan­tor camat ini ten­tu berdampak pada pelayanan admin­is­trasi masyarakat Keca­matan Payakum­buh. Sejum­lah doku­men pent­ing diduga ikut ter­bakar, mes­ki seba­gian lain­nya sem­pat dis­e­la­matkan. Pemer­in­tah daer­ah dihara­p­kan segera menyi­ap­kan langkah daru­rat untuk memas­tikan pelayanan kepa­da masyarakat tetap ber­jalan.

Sejum­lah war­ga menyam­paikan kepri­hati­nan­nya atas musi­bah ini. Mere­ka berharap pemer­in­tah cepat tang­gap agar uru­san admin­is­trasi tidak ter­ham­bat ter­lalu lama. “Kami san­gat pri­hatin den­gan keja­di­an ini. Semoga ada solusi semen­tara supaya pelayanan kepa­da masyarakat bisa tetap ber­jalan,” ujar salah seo­rang war­ga.

Beri­ta kebakaran kan­tor camat Payakum­buh den­gan cepat menye­bar di berba­gai plat­form media sosial. Foto dan video yang mem­per­li­hatkan kobaran api besar ramai dibagikan neti­zen. Banyak war­ganet yang menyam­paikan rasa pri­hatin sekali­gus men­doakan agar musi­bah ini segera bisa ditan­gani.

Ung­ga­han salah satu akun lokal bahkan menun­jukkan kon­disi kobaran api yang begi­tu besar hing­ga tam­pak jelas dari jarak jauh. Hal ini mem­per­li­hatkan beta­pa hebat­nya api yang melalap ban­gu­nan kan­tor pemer­in­ta­han terse­but.

  Ricuh Skripsi! Mahasiswa Protes, Dosen Diduga Banting Naskah

Peri­s­ti­wa kebakaran di kan­tor camat ini men­ja­di pengin­gat pent­ing bagi semua pihak men­ge­nai per­lun­ya kesi­ap­si­a­gaan meng­hadapi ben­cana kebakaran. Fasil­i­tas umum, ter­lebih kan­tor pelayanan pub­lik, seharus­nya memi­li­ki sis­tem penga­manan kebakaran yang memadai, seper­ti alat pemadam api ringan (APAR), jalur evakuasi yang jelas, ser­ta inspeksi rutin insta­lasi listrik.

Keja­di­an ini juga menun­jukkan per­an vital masyarakat dalam mem­berikan infor­masi awal. Tan­pa adanya lapo­ran cepat dari war­ga, kemu­ngk­i­nan penan­ganan kebakaran bisa lebih lam­bat. Kolab­o­rasi antara war­ga, pemadam kebakaran, BPBD, dan aparat lain san­gat pent­ing untuk mem­i­ni­mal­isir dampak ben­cana.

Kebakaran yang melan­da Kan­tor Camat Keca­matan Payakum­buh, Kabu­pat­en Lima­pu­luh Kota, pada Jumat (22/8/2025) men­ja­di peri­s­ti­wa yang menyi­ta per­ha­t­ian pub­lik. Api yang muncul sek­i­tar pukul 18.40 WIB berhasil mem­bakar ham­pir selu­ruh ban­gu­nan sebelum petu­gas damkar berhasil men­gen­da­likan situ­asi. Hing­ga saat ini, penye­bab kebakaran dan data keru­gian masih dalam tahap pen­dataan.

Musi­bah ini menam­bah catatan pent­ing bah­wa kewas­padaan ter­hadap poten­si kebakaran di fasil­i­tas umum harus selalu dit­ingkatkan. Semoga penan­ganan daru­rat yang dilakukan pemer­in­tah daer­ah dap­at segera memulihkan kon­disi, sehing­ga pelayanan pub­lik kepa­da masyarakat Keca­matan Payakum­buh bisa kem­bali ber­jalan nor­mal.

Edi­tor; (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *