Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Karyawan Perusahaan Swasta PT JJD di Labuhanbatu Keluhkan Gaji Tak Sesuai UMK

850
×

Karyawan Perusahaan Swasta PT JJD di Labuhanbatu Keluhkan Gaji Tak Sesuai UMK

Sebarkan artikel ini

LABUHANBATU Snipernew.id- Sejum­lah karyawan perusa­haan swasta di Kabu­pat­en Labuhan­batu men­geluhkan gaji yang tidak sesuai den­gan per­at­u­ran Upah Min­i­mum Kabu­pat­en (UMK) seba­gaimana dite­tap­kan pemer­in­tah.

Hal terse­but dis­am­paikan oleh Wak­il Ket­ua DPC Par­tai Gerindra Labuhan­batu Indra Rinal­di Tand­jung kepa­da wartawan, Selasa (14/1/2025) siang di Rantaupra­p­at.

  Ketua KPU Pasaman Imbau Masyarakat Ke TPS Untuk PSU DPD Provinsi Sumbar, Sabtu 13 Juli 2024.

Menu­rut Indra, lapo­ran keluh kesah karyawan swasta di Labuhan­batu yang ia ter­i­ma dap­at men­ja­di per­ha­t­ian khusus bagi Pemer­in­tah Kabu­pat­en Labuhan­batu.

“Lapo­ran yang kami ter­i­ma, bah­wa ada karyawan yang bek­er­ja di salah­satu perusa­haan swasta yakni PT JJD bera­da di Kom­plek Per­gu­dan­gan Kusuma jalan H Adam Malik, Keca­matan Rantau utara,kel silan­dorung Labuhan­batu mener­i­ma lebih kurang hanya Rp 2 juta per bulan,” ungkap­nya.

Semen­tara, jelas Indra, berdasarkan kepu­tu­san Guber­nur Sumat­era Utara no. 18844/833/KPTS/2024 tang­gal 18 Desem­ber 2024 pene­ta­pan Upah Min­i­mum Kabu­pat­en (UMK) tahun 2025 untuk Labuhan­batu sebe­sar Rp 3,438.181,-

Dalam per­at­u­ran, sam­bungnya, apa­bi­la pen­gusa­ha tetap mem­berikan upah di bawah upah min­i­mum, sanksi yang dike­nakan ter­hadap pen­gusa­ha dap­at kita lihat dari bun­yi Pasal 81 angka 66 Perp­pu Cip­ta Ker­ja yang men­gubah Pasal 185 UU Kete­na­gak­er­jaan yaitu:

  Merasa Merugikan Negara,Dinkes Labuhanbatu di Lapor Warga ke Kejari

“Barang sia­pa melang­gar keten­tu­an seba­gaimana dimak­sud dalam Pasal 42 ayat (2), Pasal 68, Pasal 69 ayat (2), Pasal 80, Pasal 82, Pasal 88A ayat (3), Pasal 88E ayat (2), Pasal 143, Pasal 156 ayat (1), atau Pasal 160 ayat (4) dike­nai sanksi pidana pen­jara pal­ing singkat 1 tahun dan pal­ing lama 4 tahun dan/atau pidana den­da pal­ing sedik­it Rp100 juta dan pal­ing banyak Rp400 juta.
Tin­dak pidana seba­gaimana dimak­sud dalam ayat (1) meru­pakan tin­dak pidana keja­hatan,” ungkap Poli­tisi Labuhan­batu itu.

  Rapat konsolidasi Perserta PBPU,BP Pemda Menuju UHC,Plt, bupati Harapkan kersama Yang Baik Dengan BPJS

Indra berharap, Pemkab Labuhan­batu khusus­nya Dinas tena­ga ker­ja mere­spon den­gan memang­gil pihak perusa­haan atau pen­gusa­ha yang tidak men­jalankan per­at­u­ran terkait pem­ba­yaran upah gaji di bawah UMK terse­but.

Ter­pisah, Opra­sion­al Man­ag­er PT JJD berin­isial RMD belum berhasil dikon­fir­masi terkait besaran gaji karyawan yang bek­er­ja di perusa­haan­nya. Meskipun telah dilayangkan pesan singkat melalui nomor What­sapp kan­tornya.

Semen­tara Kepala Dinas Tena­ga Ker­ja Labuhan­batu Zulka­r­nain Sire­gar juga belum dap­at dikon­fir­masi untuk mem­berikan keteran­gan terkait hal terse­but hing­ga beri­ta ini dikir­im. (Fitri­a­di)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *