Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Jembatan Penghubung Antar Desa Di Kuala Rusak Parah, Dimana Peran Pemerintah Kabupaten Langkat

537
×

Jembatan Penghubung Antar Desa Di Kuala Rusak Parah, Dimana Peran Pemerintah Kabupaten Langkat

Sebarkan artikel ini

Langkat- Snipernew.id Jem­bat­an penghubung antar Desa di Keca­matan Kuala Kabu­pat­en Langkat, yang ter­letak di Dusun III Sidorukun, Desa Blanka­han, Keca­matan Kuala, Kabu­pat­en Langkat.

Dari pan­tauan awak media, Senin (17/2/25), war­ga setem­pat resah den­gan kon­disi jem­bat­an penghubung antar Desa Blanka­han dan Desa Beru­am yang semakin buruk. Jem­bat­an yang men­ja­di akses vital masyarakat terse­but kini men­gala­mi kerusakan parah.

  MS Diduga Edarkan Ganja Diamankan Polisi

Beber­a­pa bagian tiangnya keropos,penyangga bawah jem­bat­an sudah retak sehing­ga meningkatkan kece­lakaan bagi war­ga yang melin­tas.

Kepala dusun III,Desa Blanka­han Juli­azar Sem­bir­ing kepa­da wartawan men­gungkap­kan kekhawati­ran atas kon­disi jem­bat­an yang sudah retak berat.

“Rusak cukup parah,” ujarnya.

Ia menam­bahkan, dikah­watirkan jika hujan den­gan inte­si­tas ting­gi dan dikhawatirkan ter­ja­di abrasi aki­bat hujan den­gan ting­gi.

“Jem­bat­an terse­but meru­pakan akses dua Desa,yaitu Desa Blanka­han dan Desa Beru­am. ” Jem­bat­an terse­but juga akses vital bagi masyarakat dua Desa untuk men­gelu­arkan hasil perke­bunan kela­pa sawit,dan hasil per­tan­ian lainnya,“ujar Juli­az Sem­bir­ing.

  Penuh Haru, 10 Jemaah Haji Muara Enim Tergabung Kloter 12 Berangkat Ke Tanah Suci

Ter­pisah, Kepala Desa Blanka­han Paino kepa­da wartawan men­gatakan, per­baikan jem­bat­an sudah kami usulkan pada saat Mus­ren­bang tingkat Desa maupun Mus­ren­bang tingkat Keca­matan Kuala.

“Per­baikan jem­bat­an dan tem­bok pena­han tanah sudah beru­lang kali kami sam­paikan di Mus­ren­bang tingkat Desa maupun Mus­ren­bang tingkat Keca­matan Kuala seti­ap tahun­nya. Namun hing­ga saat ini, belum ada tin­dakan nya­ta yang ter­li­hat untuk mem­per­bai­ki jem­bat­an terse­but.

Jem­bat­an ini bukan hanya penghubung antar dua Desa, tetapi juga men­ja­di jalur uta­ma bagi masyarakat yang hen­dak berak­tiv­i­tas dan men­gangkut hasil bumi.

  Asisten II Drs Ikharamsyah Putra Pimpin Apel Kelompok 1 Lingkungan Pemkab Labuhanbatu

“Jem­bat­an itu akses vital masyarakat untuk berak­tiv­i­tas seper­ti mem­bawa hasil bumi dan lain seba­gainya, ” kata Paino.

Situ­asi ini telah menim­bulkan tekanan dikalan­gan masyarakat dan hara­pan agar pemer­in­tah segera mem­berikan solusi konkret. War­ga setem­pat berharap pemer­in­tah Kabu­pat­en Langkat tidak menun­da-nun­da per­baikan dan segera men­ga­lokasikan dana untuk mem­per­bai­ki infra­struk­tur yang san­gat dibu­tuhkan war­ga Dusun III, Desa Blanka­han, Keca­matan Kuala, Kabu­pat­en Langkat.

Kasus kerusakan jem­bat­an di Dusun III, Desa Blanka­han, Keca­matan Kuala, Kabu­pat­en Langkat ini men­ja­di pengin­gat Pemer­in­tah Kabu­pat­en Langkat pent­ingnya per­awatan infra­struk­tur wilayah perde­saan Kabu­pat­en Langkat. (Tol­has Pasaribu )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *