Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Jembatan Penghubung 3 Desa di Kumuneng Lok Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Aceh Timur Segera Bertindak

433
×

Jembatan Penghubung 3 Desa di Kumuneng Lok Rusak Parah, Warga Desak Pemerintah Aceh Timur Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur, SniperNew.id — War­ga dari tiga desa di Keca­matan Idi Tenong, yakni Desa Alue Kum­bang M, Alue Kum­bang A, dan Desa Kumuneng Lok, mende­sak Pemer­in­tah Kabu­pat­en Aceh Timur segera mem­per­bai­ki jem­bat­an penghubung uta­ma yang men­gala­mi kerusakan parah. Jem­bat­an yang men­ja­di urat nadi aktiv­i­tas har­i­an war­ga itu kini nyaris tak bisa dile­wati, teruta­ma saat musim hujan tiba, Selasa 08 Juli 2025.

  HUT Bhayangkara ke-79, Presiden Prabowo: Polisi Harus Dicintai Rakyat

Jem­bat­an terse­but men­ja­di akses vital bagi ribuan war­ga untuk per­gi ke pasar, seko­lah, kebun, dan fasil­i­tas kese­hatan. Namun, kon­disinya yang mem­pri­hatinkan mem­bu­at masyarakat khawatir akan kese­la­matan, teruta­ma anak-anak dan pen­gen­dara roda dua.

  Aksi Berbagi Jumat Berkah, Ajakan Kepedulian untuk Negeri

“Kami sudah lama men­geluh, tapi belum ada tang­ga­pan nya­ta. Kalau jem­bat­an ini putus total, akses ke kota dan pusat ekono­mi lumpuh,” ujar Rah­mad, tokoh masyarakat Desa Kumuneng Lok.

Kerusakan yang ter­ja­di di antaranya adalah papan-papan jem­bat­an yang lapuk, beber­a­pa bagian penyang­ga yang mulai rapuh, dan tidak adanya pagar penga­man di sisi jem­bat­an. War­ga telah berin­isi­atif melakukan per­baikan seadanya secara swa­daya, namun tidak cukup untuk men­jamin kese­la­matan jang­ka pan­jang.

  44 Paskibraka NTT 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di HUT RI ke-80

Tokoh masyarakat, pemu­da desa, hing­ga ibu rumah tang­ga kom­pak mem­inta per­ha­t­ian serius dari dinas terkait. Mere­ka berharap Bupati Aceh Timur maupun instan­si tek­nis segera turun tan­gan dan menin­jau kon­disi lapan­gan.

“Jan­gan tung­gu kor­ban jiwa baru diper­bai­ki. Ini bukan sekadar fasil­i­tas, tapi urat nadi tiga desa,” tam­bah­nya.

War­ga berharap suara mere­ka diden­gar dan pemer­in­tah segera mere­al­isas­ikan pem­ban­gu­nan jem­bat­an demi kelan­car­an dan kese­la­matan aktiv­i­tas har­i­an masyarakat. Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *