Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Jembatan Penghubung 3 Desa Ambles, Warga Banyuwangi Ramai-Ramai Bangun Jalur Darurat

372
×

Jembatan Penghubung 3 Desa Ambles, Warga Banyuwangi Ramai-Ramai Bangun Jalur Darurat

Sebarkan artikel ini

Banyuwan­gi, SniperNew.id — Sebuah jem­bat­an uta­ma yang menghubungkan tiga desa di Kabu­pat­en Banyuwan­gi dila­porkan ambles dan tak bisa dilalui kendaraan, memicu kepanikan war­ga ser­ta reak­si cepat dari pemer­in­tah daer­ah. Peri­s­ti­wa ini diung­gah oleh akun Face­book pada Kamis, 17 Juli 2025, lengkap den­gan doku­men­tasi visu­al beru­pa foto kon­disi jem­bat­an yang rusak parah dan keru­mu­nan war­ga di lokasi.

  KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Puluhan Penumpang Dievakuasi

Jem­bat­an yang sebelum­nya men­ja­di akses vital war­ga untuk aktiv­i­tas sehari-hari kini nyaris putus total. Tam­pak pada gam­bar, sisi kiri jem­bat­an men­gala­mi kerusakan serius den­gan pagar penga­man yang patah dan aspal yang retak lebar. Beber­a­pa war­ga ter­li­hat sedang mem­per­bai­ki bagian yang rusak secara swa­daya sam­bil diawasi aparat dan petu­gas pemer­in­tah.

Kabar ini juga sem­pat diber­i­takan oleh media dar­ing TIMES Banyuwan­gi, Rabu (16/7), den­gan tajuk “Jem­bat­an Penghubung Tiga Desa Ambles, Pemkab Banyuwan­gi Ban­gun Jalur Daru­rat”. Lapo­ran terse­but menye­butkan bah­wa amblesnya jem­bat­an diduga aki­bat tanah penyang­ga yang labil dan tingginya inten­si­tas hujan dalam beber­a­pa pekan ter­akhir.

  Turidi Susanto Raih PIMRED Award 2025: Legislatif Terbaik dalam Keterbukaan Informasi Publik

Pemer­in­tah Kabu­pat­en Banyuwan­gi pun berg­er­ak cepat den­gan mem­ban­gun jalur daru­rat agar aktiv­i­tas war­ga tetap ber­jalan. “Kami telah menu­runk­an tim tek­nis dan sedang mem­ban­gun jalur alter­natif semen­tara agar akses masyarakat tidak ter­gang­gu,” ujar seo­rang per­wak­i­lan dari Dinas Peker­jaan Umum setem­pat.

Sejak kabar amblesnya jem­bat­an ini terse­bar di media sosial, war­ganet mem­ban­jiri ung­ga­han terkait den­gan komen­tar pri­hatin sekali­gus men­gapre­si­asi gotong-roy­ong war­ga yang lang­sung turun tan­gan mem­ban­tu per­baikan. Banyak pula yang meny­oroti pent­ingnya per­awatan infra­struk­tur desa agar keja­di­an seru­pa tidak teru­lang.

Beber­a­pa peng­gu­na media sosial juga men­gusulkan agar pemer­in­tah tidak hanya mem­ban­gun jalur daru­rat, tetapi juga segera mere­vi­tal­isasi jem­bat­an den­gan desain lebih kuat dan tahan cua­ca ekstrem.

  Alun-Alun Bumi Baru Jadi Pusat Aktivitas dan Kebanggaan Warga Way Kanan

Saat ini, lalu lin­tas kendaraan dial­ihkan semen­tara melalui jalur memu­tar yang lebih jauh, dan war­ga diim­bau berhati-hati saat melin­tasi lokasi keja­di­an. Petu­gas telah memasang tan­da peringatan dan pem­bat­as agar tidak ada kor­ban jiwa aki­bat kerusakan ini.

Peri­s­ti­wa ini men­ja­di pengin­gat akan pent­ingnya pen­gawasan berkala ter­hadap infra­struk­tur pub­lik, teruta­ma di wilayah yang men­ja­di jalur penghubung antar desa.

Masyarakat berharap jem­bat­an uta­ma ini dap­at segera diper­bai­ki secara per­ma­nen demi kelan­car­an aktiv­i­tas ekono­mi dan sosial war­ga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *