Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Puluhan Hektar Sawah di Kecamatan Delima dan Sakti Terkena Wabah Hama Kresek Padi.

571
×

Puluhan Hektar Sawah di Kecamatan Delima dan Sakti Terkena Wabah Hama Kresek Padi.

Sebarkan artikel ini

Sigli – SniperNew.id — Puluhan hek­tar sawah di Keca­matan Deli­ma dan Sak­ti terke­na hama penyak­it Kre­sek Padi. Semua yang terserang hama beru­pa padi galur Bojeng, Batu 05, dan AGT 303.

Dari hasil mon­i­tor­ing lapan­gan petu­gas Pen­gen­dali Organ­isme Peng­gang­gu Tum­buhan (POPT) Deli­ma dan Sak­ti, lahan per­sawa­han yang terserang meliputi Gam­pong Raya Reubee (Deli­ma), Daboih Reubee (Deli­ma), Lhee Meu­nasah (Deli­ma).

Kemu­di­an, lahan di Gam­pong Mesjid Reubee (Deli­ma), Pulo Tunong (Deli­ma), Bucue (Sak­ti), Dayah Kp. Pisang (Sak­ti), dan lahan per­sawa­han di Gam­pong Per­lak Hasan (Sak­ti).

  Parkir Liar Warnai Pergantian Tahun Baru Medan

Koor­di­na­tor Bal­ai Penyu­luh Per­tan­ian (BPP) Keca­matan Deli­ma, Ham­dan, S.P., Sab­tu (19/01/2025) men­gatakan, sete­lah melakukan koor­di­nasi den­gan petu­gas POPT Keca­matan Deli­ma, pihaknya bersama Petu­gas Penyu­luh Lapan­gan (PPL) ser­ta Babin­sa Koramil 03/Delima, melan­jutkan mon­i­tor­ing ke lahan sawah masyarakat.

“Mon­i­tor­ing ini guna memas­tikan lahan yang terserang hama penyak­it kre­sek, sehing­ga bisa segera diam­bil tin­dakan. Dan Senin(20/01/2025) besok, atas rekomen­dasi petu­gas POPT Deli­ma, bapak Abdu­lah, kita akan melakukan penyem­protan di lahan yang terserang hama penyak­it kre­sek”, ungkap Ham­dan.

Ada­pun rekomen­dasi POPT, sebut Ham­dan, yaitu :

- Men­gu­ran­gi pemaka­ian pupuk yang men­gan­dung unsur Nitro­gen (N).
— Penyem­protan den­gan meng­gu­nakan bahan bak­ter­isi­da seper­ti, PUANMUR, NORDOX, BACTOCYN, dan ZEPHYR.

  Azan Magrib Bergema di Masjid Al Munawwarah Pascabanjir

Semen­tara itu, Kadis­tan­pan Pidie, Has­bal­lah, S.P., M.M., menyam­paikan, pihaknya melalui petu­gas lapan­gan terus melakukan mon­i­tor­ing di Deli­ma dan Sak­ti, juga wilayah lain­nya.

“Upaya penang­gu­lan­gan terus kita lakukan, salah sat­un­ya den­gan penyem­protan, ten­tu den­gan rekomen­dasi dari POPT, dan Senin besok akan dilakukan di Deli­ma”, jelas Kadis­tan­pan.

Penang­gu­lan­gan hama penyak­it meru­pakan bagian dari upaya kita men­ja­ga swasem­ba­da, men­ja­ga keta­hanan pan­gan daer­ah, ujar Has­bal­lah.

“Oleh kare­na itu, untuk men­su­k­seskan pro­gram nasion­al terse­but, petu­gas kita di lapan­gan terus mon­i­tor­ing dan mem­ban­tu seti­ap per­masala­han yang dihadapi para petani”, pungkas Kadis­tan­pan Pidie, Has­bal­lah.

Untuk dike­tahui (dari berba­gai sum­ber). Kre­sek padi adalah penyak­it yang meny­erang tana­man padi dise­babkan oleh bak­teri Xan­thomonas oryzae. Penyak­it ini juga dike­nal seba­gai Hawar Daun Bak­teri (BLB).

  Profil Lengkap Camat Banyumas Kabupaten Pringsewu, Zainal Abidin, S.Pd., M.M.: Kiprah Kepemimpinan dan Kontribusi Untuk Pembangunan Daerah

Ada­pun gejala kre­sek padi, Daun padi berwar­na kun­ing, oranye, atau men­ger­ing. Daun padi berben­tuk garis gelem­bung, Daun padi melepuh dan melu­as, Daun padi berwar­na putih keabu abuan, sehing­ga tana­man padi layu dan mati.

Penyak­it kre­sek padi dap­at dit­u­larkan melalui Benih padi, Air, Angin, maupun Alat-alat per­tan­ian. Untuk men­gatasi penyak­it kre­sek padi, anda dap­at
Meng­gu­nakan benih padi yang sehat, Memil­ih vari­etas padi yang tahan ter­hadap kre­sek, Menyian­gi gul­ma di sek­i­tar per­tana­man padi,
Meng­gu­nakan pupuk N sesuai anju­ran.

Meng­gu­nakan agen­sia hay­ati seper­ti bak­teri Corynebac­teri­um,
Meng­gu­nakan pestisi­da kimia. Peng­gu­naan Pestisi­da ini adalah seba­gai alter­natif ter­akhir.
Kaper­wil Aceh/af

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *