Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Lifestyle

Hritu Zee Sindir ‘Surgery Wali Dolls’ di Red Carpet, Netizen Heboh!

486
×

Hritu Zee Sindir ‘Surgery Wali Dolls’ di Red Carpet, Netizen Heboh!

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Dunia hibu­ran kem­bali digun­cang oleh perny­ataan pedas dari selebri­ti kon­tro­ver­sial Hritu Zee yang viral di What­sApp chan­nel Viral Bhayani, Sab­tu, 26 Juli 2025. Dalam sebuah ung­ga­han foto yang kini ramai dibicarakan, tam­pak Hritu Zee meng­hadiri sebuah acara glam­or den­gan busana body fit berk­i­lau, berdiri di depan back­drop bertuliskan “Jash Vira”, “SKIII”,

  Belajar Bersyukur dari Penjual Balon di Pinggir Jalan

Namun bukan hanya penampi­lan­nya yang men­curi per­ha­t­ian, melainkan kali­mat tajam yang meny­er­tai video berdurasi pen­dek terse­but. “Surgery Wali Dolls ko Cov­er kar­na Bandh Karo!” sebuah sindi­ran yang lang­sung menyu­lut reak­si pub­lik.

Ungka­pan ini diduga ditu­jukan kepa­da para fig­ur pub­lik yang ter­lalu men­gan­dalkan prose­dur bedah plas­tik untuk mem­ben­tuk cit­ra mere­ka. Tan­pa menye­but nama, perny­ataan itu men­garah pada tren selebri­ti yang lebih menon­jolkan penampi­lan hasil rekayasa diband­ingkan prestasi.

Kali­mat ini son­tak jadi perbin­can­gan panas di media sosial, khusus­nya What­sApp dan Insta­gram. Banyak yang memu­ji keberan­ian Hritu Zee dalam menyuarakan pen­da­p­at­nya, semen­tara seba­gian lain men­gang­gap komen­tarnya ter­lalu meny­ing­gung.

  Naik ke Atas Pohon, Turun dengan Inspirasi: Potret Wanita Modern yang Menemukan Hidup dari Ketinggian Alam

“Ini bukan soal body sham­ing, tapi soal keaslian. Hritu hanya ingin meny­oroti pent­ingnya jadi diri sendiri,” tulis salah satu pengge­mar di kolom komen­tar ung­ga­han ulang di IG sto­ry komu­ni­tas fash­ion lokal.

Menariknya, back­drop acara yang ia hadiri juga menampilkan beber­a­pa brand pop­uler, seper­ti “SKIII Resto dan Bar” yang menan­dakan bah­wa event terse­but cukup presti­sius dan penuh sorotan. Hritu Zee ter­li­hat per­caya diri den­gan gaya ram­but sleek pony­tail dan clutch emas di tan­gan, seo­lah makin mene­gaskan bah­wa dirinya siap men­curi sorotan, bukan hanya kare­na penampi­lan — tapi juga kare­na sikap­nya.

  Kucing di Atas Genteng: Simbol Keberanian Mengejar Mimpi di Tengah Keterbatasan

Fenom­e­na seper­ti ini kem­bali men­gangkat diskusi pub­lik ten­tang stan­dar kecan­tikan dalam indus­tri hibu­ran. Apakah trans­for­masi fisik lewat prose­dur medis men­ja­di syarat suk­ses? Atau jus­tru keberan­ian jadi diri sendiri adalah kun­ci sejati?

Satu hal pasti: Hritu Zee berhasil mem­bu­at dunia maya heboh den­gan satu kali­mat tajam. Dan untuk saat ini, semua mata ter­tu­ju padanya surgery-free atau tidak, dia tetap men­ja­di pusat per­ha­t­ian. (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *