Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Kapolri: Terus Berinovasi dan Dicintai Masyarakat

242
×

Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Kapolri: Terus Berinovasi dan Dicintai Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Hari Lalu Lin­tas Bhayangkara, Kapol­ri: Terus Beri­no­vasi dan Dicin­tai Masyarakat

Jakar­ta.

Snipernee.id.

.Kapol­ri Jen­der­al Polisi Drs. Listyo Sig­it Prabowo menyam­paikan Sela­mat atas Hari Lalu Lin­tas Bhayangkara ke-69 yang jatuh pada 22 Sep­tem­ber 2024.

“Sela­mat Hari Lalu Lin­tas Bhayangkara ke-69 Tahun 2024. Semoga semakin ino­vatif dan pro­fe­sion­al agar semakin dekat dan dicin­tai masyarakat,” ujar Jen­der­al Sig­it, Kamis (26/9/24).

Dalam mem­peringati Hari Lalu Lin­tas Bhayangkara, Jen­der­al Sig­it mengin­gatkan bah­wa 69 tahun lalu, pada 22 Sep­tem­ber 1955, Kepala Jawatan Kepolisian Negara men­gelu­arkan Order No 20/XVI /1955 ten­tang Pem­ben­tukan Sek­si Lalu Lin­tas Jalan yang meru­pakan cikal bakal Polisi Lalu Lin­tas. Kemu­di­an, dalam perkem­ban­gan­nya, polisi lalu lin­tas senan­ti­asa hadir mem­berikan pelayanan ter­baik bagi masyarakat guna mewu­jud­kan Kea­manan, Kese­la­matan, Ketert­iban dan Kelan­car­an Lalu Lin­tas.

  Maraknya maling diakibatkan narkoba di kecamatan Dolok masihul meresahkan warga

Tak dipungkiri, kam­seltib­car­lan­tas saat ini men­ja­di pengin­gat tan­ta­n­gan ke depan. Ino­vasi pun harus terus dilakukan demi meng­hadapi tan­ta­n­gan ke depan­nya.

“Sekali lagi, Sela­mat Hari Lalu Lin­tas Bhayangkara ke-69 Tahun 2024, Polan­tas Pre­sisi Hadir Menu­ju Indone­sia Maju,” ungkap Jen­der­al Sig­it.

Dita­m­bahkan Kor­lan­tas Pol­ri Irjen. Pol. Aan Suhanan mem­be­berkan salah satu ino­vasi yang akan dilakukan. Ino­vasi itu adalah pengem­ban­gan aplikasi yang diberi nama Traf­fic Atti­tude Record atau catatan per­i­laku penge­mu­di di Indone­sia.

  Fadli Zon Kunjungi Museum Perang Dunia II di Polandia, Ada Apa di Balik Diplomasi Budaya Ini?

Aplikasi itu, ujar Kako­r­lan­tas, men­catat pelang­garan yang dilakukan oleh peng­gu­na jalan dan men­ja­di rujukan dalam peng­gu­naan SIM. Nan­ti­nya, Kor­lan­tas mem­pun­yai basis data para penge­mu­di baik itu yang melang­gar UU Lalu Lin­tas maupun yang men­ja­di ter­sang­ka atau men­ja­di penye­bab ter­jadinya kece­lakaan.

“Itu ada di record di Kor­lan­tas, nan­ti­nya akan men­ja­di poin untuk peng­gu­naaan SIM,” jelas Kako­r­lan­tas Pol­ri dalam sambu­tan dalam kegiatan HUT Lalu Lin­tas Bhayangkara.

Menu­rut­nya, tiap peng­gu­na jalan akan diberi poin 12 keti­ka men­da­p­at SIM. Apa­bi­la melakukan pelang­garan lalu lin­tas, maka poin terse­but bakal diku­ran­gi.

Dita­m­bahkan Kako­r­lan­tas, nan­ti­nya pen­gu­ran­gan poin bera­da pada rentang 1 poin hing­ga 12 poin. Jika poin sudah habis, peng­gu­na jalan tidak dap­at mem­per­pan­jang SIM-nya.

  Prabowo Pimpin Evaluasi Kabinet: Tuju Program Prioritas Capai Tonggak Sejarah

“Nan­ti poin itu akan diku­ran­gi keti­ka masyarakat melang­gar per­at­u­ran lalin atau diti­lang oleh polan­tas untuk pelang­garan ringan 1 poin, pelang­garan sedang 3 poin, pelang­garan berat 3 poin, untuk kece­lakaan ini bisa 8 poin atau 12 poin untuk yang ter­li­bat kece­lakaan lalu lin­tas atau tabrak lari,” jelas Kako­r­lan­tas.

Irjen. Pol. Aan menu­turkan, catatan per­i­laku penge­mu­di itu juga bakal dijadikan rujukan oleh bidang intelkam untuk mener­bitkan SKCK. Oleh kare­nanya, dihara­p­kan para pelang­gar lalu lin­tas men­da­p­at efek jera.

“Ini juga bisa digu­nakan oleh fungsi intelijen dalam mem­berikan surat keteran­gan catatan kepolisian sehing­ga pelang­garan lalin yang dilakukan oleh para pen­gen­dara bisa masuk dalam catatan kepolisian nan­ti­nya,” ujar Irjen. Pol. Aan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *