Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Ekonomi

Harga Durian Anjlok di Musim Panen 2025, Petani Mengeluh, Konsumen Bergembira

1158
×

Harga Durian Anjlok di Musim Panen 2025, Petani Mengeluh, Konsumen Bergembira

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id — Har­ga buah duri­an di berba­gai daer­ah di Indone­sia men­gala­mi penu­runan drastis sela­ma musim panen tahun 2025. Penu­runan ini ter­ja­di aki­bat melimpah­nya hasil panen duri­an dari berba­gai sen­tra pro­duk­si uta­ma seper­ti Medan, Palem­bang, Lam­pung, dan Kali­man­tan Barat, Senin (9/6/25).

Har­ga duri­an anjlok hing­ga 40–60 persen diband­ingkan tahun sebelum­nya. Di pasar tra­di­sion­al dan ping­gir jalan, duri­an lokal jenis mon­tong yang sebelum­nya dijual Rp90.000–Rp120.000 per buah kini hanya dihar­gai Rp40.000–Rp60.000. Bahkan duri­an kam­pung dijual mulai Rp15.000 per buah.

  Pengelolaan Parkir Grojogan Sewu Diduga Abaikan Aturan Resmi

Penu­runan har­ga ini mem­bawa dampak besar bagi petani duri­an, khusus­nya di Sumat­era dan Kali­man­tan yang meru­pakan daer­ah peng­hasil uta­ma. Banyak petani men­gaku meru­gi kare­na biaya per­awatan pohon dan dis­tribusi tidak seband­ing den­gan har­ga jual saat ini.

Di sisi lain, kon­sumen jus­tru menyam­but gem­bi­ra fenom­e­na ini. Penu­runan har­ga mem­bu­at duri­an lebih ter­jangkau bagi masyarakat luas.

Fenom­e­na turun­nya har­ga mulai terasa sejak awal Mei 2025 dan diperki­rakan berlang­sung hing­ga akhir Juli 2025, mengiku­ti pun­cak musim panen duri­an di seba­gian besar wilayah Indone­sia.

  Dirjen Pajak Tinjau Layanan SPT Tahunan di Sleman

Di mana saja ter­ja­di penu­runan har­ga?
Daer­ah yang pal­ing merasakan dampak penu­runan har­ga adalah sen­tra-sen­tra pro­duk­si seper­ti Kabu­pat­en Musi Banyuasin, Kabu­pat­en Tanah Laut, Kabu­pat­en Kutai Kar­tane­gara, dan Deli Ser­dang. Bahkan di kota besar seper­ti Jakar­ta, Ban­dung, dan Surabaya, har­ga duri­an ikut turun kare­na pasokan melimpah.

Dalam hal ini dise­babkan:

1. Curah hujan dan iklim yang men­dukung telah meningkatkan pro­duk­tiv­i­tas panen tahun ini secara sig­nifikan.

2. Kurangnya diver­si­fikasi pasar ekspor, kare­na beber­a­pa negara tujuan seper­ti Chi­na dan Malaysia mem­ber­lakukan pem­bat­asan impor semen­tara.

3. Dis­tribusi yang belum mer­a­ta, menye­babkan penumpukan stok di tingkat petani dan peda­gang lokal.

  Huawei Soroti Inovasi Teknologi dalam Rantai Pasok Global

Pemer­in­tah ten­gah beru­paya men­gatasi dampak ini melalui beber­a­pa kebi­jakan:

Men­dorong ekspor duri­an ke pasar alter­natif seper­ti Timur Ten­gah dan negara-negara Asia Sela­tan.

Mem­bu­ka ker­jasama den­gan pelaku indus­tri makanan dan minu­man untuk meny­er­ap duri­an seba­gai bahan baku ola­han.

Mem­berikan ban­tu­an sub­si­di trans­portasi bagi petani untuk mem­per­lu­as jangkauan dis­tribusi.

Semen­tara itu, beber­a­pa kelom­pok petani telah mulai mengin­isi­asi pro­gram hilirisasi duri­an seper­ti pro­duk­si es krim, dodol, dan keripik duri­an agar nilai jual tetap ter­ja­ga.

Penut­up:
Situ­asi ini men­ja­di pengin­gat pent­ingnya diver­si­fikasi pro­duk, sta­bil­isasi pasar, ser­ta dukun­gan teknolo­gi pas­ca-panen agar para petani tidak terus dirugikan oleh fluk­tu­asi har­ga tahu­nan.

Edi­tor: (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *