Jakarta, SniperNew.id - Peristiwa lalu lintas kembali terjadi di wilayah Jakarta Selatan pada Selasa (16/9/2025) pagi. Sebuah truk bermuatan puluhan sepeda motor terjeblos ke dalam gorong-gorong di kawasan Jalan Ciledug Raya, tepatnya dekat Seskoal Cipulir arah Kebayoran Lama. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 06.35 WIB dan langsung mengundang perhatian masyarakat serta pengguna jalan.
Informasi awal peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan oleh akun media sosial Jakarta Terkini melalui unggahan pada platform Threads. Dalam unggahan itu disebutkan bahwa posisi truk yang terperosok menyebabkan badan jalan tertutup dan mengakibatkan mobil tidak dapat melintas.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 06.35 WIB. Saat itu, sebuah truk pengangkut motor melintas di Jalan Ciledug Raya. Namun, ketika melewati salah satu titik di ruas jalan tersebut, bagian roda truk terperosok karena gorong-gorong yang diduga rapuh atau tidak mampu menahan beban berat kendaraan.
Akibatnya, badan truk miring dan sebagian besar ruang jalan tertutup. Kondisi ini langsung mengganggu arus lalu lintas, terutama pada jam sibuk pagi hari ketika banyak warga beraktivitas menuju tempat kerja maupun sekolah.
Peristiwa ini terjadi di kawasan Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Lokasi persisnya berada di dekat Seskoal Cipulir, salah satu titik yang cukup padat dengan lalu lintas kendaraan dari arah Ciledug menuju Kebayoran. Kawasan ini juga dikenal sebagai jalur utama penghubung antarwilayah sehingga dampak kemacetan segera terasa di berbagai titik sekitar jalan tersebut.
Truk yang mengalami musibah tersebut merupakan kendaraan pengangkut sepeda motor. Berdasarkan pantauan visual dalam foto yang beredar, tampak puluhan sepeda motor dalam kondisi tertata di bak belakang truk. Identitas sopir truk maupun perusahaan pemilik kendaraan masih dalam proses konfirmasi lebih lanjut oleh aparat terkait.
Sementara itu, laporan awal berasal dari warganet yang membagikan kondisi di lapangan dan kemudian disebarkan oleh akun Jakarta Terkini. Hingga berita ini disusun, aparat kepolisian lalu lintas bersama petugas dinas perhubungan setempat sudah dikerahkan untuk melakukan penanganan.
Dugaan sementara, peristiwa ini terjadi akibat gorong-gorong di badan jalan yang tidak mampu menopang beban berat truk bermuatan penuh. Faktor lain yang mungkin berkontribusi adalah kondisi infrastruktur jalan yang rapuh serta tingginya intensitas kendaraan berat melintas di jalur tersebut.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab teknis.
Kondisi truk yang terjeblos menyebabkan sebagian besar badan jalan tertutup. Kendaraan roda empat tidak bisa melintas, sementara pengendara sepeda motor masih dapat mencari jalur alternatif sempit di sekitar lokasi. Akibatnya, kemacetan panjang terjadi dari arah Ciledug menuju Kebayoran Lama.
Petugas kepolisian lalu lintas sudah melakukan rekayasa arus kendaraan dengan mengarahkan mobil ke jalur alternatif. Upaya evakuasi truk juga tengah dilakukan menggunakan kendaraan berat agar posisi truk bisa segera diangkat dari gorong-gorong.
Selain itu, Dinas Bina Marga DKI Jakarta diperkirakan akan melakukan pemeriksaan dan perbaikan darurat terhadap gorong-gorong di lokasi kejadian. Hal ini penting untuk mencegah peristiwa serupa kembali terjadi di jalur vital tersebut.
Hingga siang hari, belum ada keterangan resmi dari kepolisian mengenai jumlah pasti kendaraan terdampak maupun estimasi waktu evakuasi. Namun, aparat kepolisian mengimbau agar masyarakat yang hendak melintas di kawasan Jalan Ciledug Raya untuk mencari jalur alternatif sementara waktu.
“Kami sudah terjunkan personel di lapangan untuk mengatur arus lalu lintas dan membantu proses evakuasi truk. Kami juga berkoordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan gorong-gorong yang jebol,” ujar salah satu petugas kepolisian di lokasi.
Beberapa warga yang melintas turut mengunggah kondisi di media sosial. Mereka menyayangkan kondisi infrastruktur jalan yang tidak memadai, padahal jalur tersebut merupakan akses utama penghubung antarwilayah di Jakarta Selatan.
“Kalau jalan rapuh seperti ini, jelas berbahaya. Apalagi dilalui kendaraan berat setiap hari,” ungkap salah seorang pengendara motor yang ditemui di sekitar lokasi.
Peristiwa ini menyoroti kembali persoalan klasik mengenai kondisi infrastruktur jalan di ibu kota. Gorong-gorong atau drainase yang seharusnya menopang badan jalan kerap kali tidak mendapatkan perawatan optimal. Jika tidak segera dibenahi, kejadian serupa berpotensi menimbulkan kerugian lebih besar, baik dari sisi ekonomi maupun keselamatan pengguna jalan.
Selain itu, kejadian pada jam sibuk pagi hari juga menambah beban masyarakat yang harus menghadapi kemacetan panjang. Perlu adanya langkah cepat dari pihak berwenang, tidak hanya dalam evakuasi, tetapi juga perbaikan permanen infrastruktur.
Truk bermuatan motor terjeblos gorong-gorong di Jalan Ciledug Raya, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Selasa (16/9/2025) pukul 06.35 WIB. Tidak ada laporan korban jiwa, namun insiden ini menyebabkan arus lalu lintas lumpuh sementara. Penyebab diduga karena kondisi gorong-gorong yang rapuh dan tidak mampu menahan beban berat kendaraan.
Petugas kepolisian bersama dinas terkait masih melakukan evakuasi serta pengaturan lalu lintas. Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut dan menggunakan rute alternatif. (Dar/Dar)













