Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Gawat, Sudah Empat Bulan Kades Desa Kreman Dituntut Mundur

521
×

Gawat, Sudah Empat Bulan Kades Desa Kreman Dituntut Mundur

Sebarkan artikel ini

Tegal, SniperNew.id — Gawat Sudah 4 Bulan Kades Desa Kre­man di tun­tut mundur dari jabatan Tahan Pem­ba­yaran Hon­or Ket­ua RT dan RW
Tegal Ket­ua Rukun Tetang­ga (RT) ser­ta 4 Rukun War­ga (RW) di Dukuh Wanagopa Desa Kre­man akhirnya pada Senin 6 Jan­u­ari 2025 datan­gi Bal­ai Desa.tuntut mundur dari jabatan kades

  Alat Berat Nyaris Terbalik di Cenrana, Operator Diduga di Bawah Pengaruh Alkohol

Ket­ua RT dan RW bersama para war­ga Desa Kre­man, Keca­matan Warure­ja melakukan demo protes ke Pemer­in­tah Desa Kre­man terkait belum diba­yarkan­nya hon­or seharus­nya ter­ba­yar pada akhir tahun 2024.

Sejum­lah 27 RT dan 4 RW di Desa Kre­man, ter­ma­suk wilayah Pedukuhan Wanagopa, men­gaku hon­or mere­ka belum diter­i­ma sela­ma 4 bulan.

Masyarakat men­duga ada peny­im­pan­gan anggaran oleh Kepala Desa Wahy­ono, yang diduga men­gal­ihkan dana yang seharus­nya digu­nakan untuk hon­or RT/RW dan proyek fisik desa untuk kepentin­gan prib­a­di.

Protes ini beru­jung pada tun­tu­tan agar Kepala Desa Wahy­ono mundur dari jabatan­nya. War­ga juga melan­jutkan tun­tu­tan mere­ka ke kan­tor Keca­matan Warure­ja Kabu­pat­en Tegal.

  SMK BHT Sukadana Terindikasi akan Alihkan Ijazah Para Siswa Otomotif ke Ijazah Pemasaran

Dikatakan, Camat Warure­ja, Aji Wirat­no, men­gon­fir­masi bah­wa ratu­san war­ga melakukan aksi terse­but, menun­tut transparan­si peng­gu­naan anggaran desa.

Mere­ka menye­butkan beber­a­pa proyek yang belum dilak­sanakan, seper­ti rabat beton di RT 7 RW 1 dan Drainase di RT 3 RW 2.

Selain itu, ter­da­p­at sejum­lah kegiatan lain yang belum tere­al­isasi, seper­ti pem­ber­ian inten­sif untuk guru PAUD, guru nga­ji, PKK, dan beber­a­pa proyek pem­ban­gu­nan fisik yang terdaf­tar dalam anggaran desa.

  Gantikan AKP Isnovim, AKP Danang Sri Wiratno Jabat Kasat Reskrim Polres Pekalongan

Kepala Desa Wahy­ono men­gakui bah­wa dana terse­but digu­nakan untuk keper­lu­an prib­a­di, teruta­ma untuk mem­ba­yar utang saat mencalonkan diri seba­gai kepala desa.

Seba­gai tang­ga­pan, war­ga Desa Kre­man kemu­di­an men­ga­jukan perny­ataan bersama kepa­da Camat Warure­ja, mem­inta agar Kepala Desa Wahy­ono dipecat atau men­gun­durkan diri.

Seba­gai catatan, Badan Per­musyawaratan Desa (BPD) Kre­man menye­butkan sejum­lah kegiatan yang belum dilak­sanakan di tahun 2024, yang selu­ruh­nya berkai­tan den­gan anggaran Dana Desa.

Total anggaran yang seharus­nya digu­nakan men­ca­pai Rp 257.100.000, yang ter­diri dari berba­gai proyek pem­ban­gu­nan dan inten­sif untuk masyarakat. (Suwat­no)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *