Berita DaerahDaerahPesawaran

Dukung Program Ketahanan Pangan, Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden

148
×

Dukung Program Ketahanan Pangan, Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Panen Raya Nasional Bersama Presiden

Sebarkan artikel ini

PESAWARAN, SNIPERNEW.id — Bupati Pesawaran Hj. Nan­da Indi­ra B, S.E., M.M. bersama Wak­il Bupati Anto­nius Muham­mad Ali, S.H. meng­hadiri kegiatan Panen Raya dan Pengu­mu­man Swasem­ba­da Pan­gan Nasion­al bersama Pres­i­den Repub­lik Indone­sia Prabowo Subianto yang dis­ak­sikan secara vir­tu­al melalui zoom meet­ing. Kegiatan terse­but berlang­sung di Kan­tor PDAM Desa Kutoar­jo, Keca­matan Gedong Tataan, Kabu­pat­en Pesawaran, Rabu (7/1/2026).

Kegiatan nasion­al ini turut dihadiri lang­sung oleh Guber­nur Lam­pung Rah­mat Mirzani Djausal, Wak­il Guber­nur Lam­pung Jihan Nurlela, Sekre­taris Daer­ah Provin­si Lam­pung Marindo Kur­ni­awan, jajaran Forkopim­da Provin­si Lam­pung, ser­ta rom­bon­gan Pemer­in­tah Provin­si Jawa Ten­gah yang ten­gah melak­sanakan kun­jun­gan ker­ja di Kabu­pat­en Pesawaran.

Rom­bon­gan Jawa Ten­gah dip­impin lang­sung oleh Guber­nur Jawa Ten­gah Ahmad Luth­fi, didampin­gi Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman, Wak­il Bupati Temang­gung Nadia Muna, Wak­il Bupati Pur­bal­ing­ga Dimas Prasetya­hani, ser­ta jajaran perangkat daer­ah terkait.

  Sah di Rumah: Akad Nikah Penuh Haru Muhliyanto–Noviyana

Pada kesem­patan terse­but, Pres­i­den RI Prabowo Subianto secara res­mi mengu­mumkan bah­wa Indone­sia berhasil men­ca­pai swasem­ba­da beras hanya dalam kurun wak­tu satu tahun, lebih cepat dari tar­get awal yang telah dite­tap­kan pemer­in­tah. Pres­i­den mene­gaskan bah­wa capa­ian terse­but meru­pakan tong­gak strate­gis dalam per­jalanan sejarah kemerdekaan Indone­sia.

Menu­rut Pres­i­den Prabowo, kedaula­tan sebuah bangsa tidak akan per­nah utuh apa­bi­la kebu­tuhan pan­gan raky­at­nya masih bergan­tung pada negara lain. Oleh kare­na itu, swasem­ba­da pan­gan men­ja­di fon­dasi uta­ma dalam men­ja­ga kemerdekaan dan keta­hanan nasion­al.

Pres­i­den juga menyam­paikan apre­si­asi dan rasa bang­ganya atas ker­ja keras selu­ruh pemangku kepentin­gan, mulai dari pemer­in­tah pusat, pemer­in­tah daer­ah, hing­ga para petani dan penyu­luh per­tan­ian di selu­ruh Indone­sia, yang telah mem­buk­tikan bah­wa bangsa ini mam­pu berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan kebu­tuhan pan­gan.

“Tidak ada bangsa yang merde­ka kalau makan tidak bisa terse­dia untuk raky­at. Tidak mungkin bangsa itu merde­ka kalau pan­gan­nya bergan­tung pada bangsa lain,” tegas Pres­i­den Prabowo.

Semen­tara itu, Menteri Per­tan­ian RI Amran Sulaiman dalam paparan­nya menyam­paikan sejum­lah capa­ian strate­gis sek­tor per­tan­ian nasion­al. Ia
men­gungkap­kan bah­wa pro­duk­si beras nasion­al pada tahun 2025 men­ca­pai 34 juta ton. Selain itu, per­an Perum Bulog dini­lai san­gat kru­sial dalam meny­er­ap hasil panen petani sehing­ga mam­pu men­ja­ga sta­bil­i­tas har­ga dan keterse­di­aan stok pan­gan nasion­al.

  Kepemimpinan Tegas Kacabdin Wilayah II Lampung, Rodi Hayani Samsun dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan

Menteri Amran juga menye­butkan bah­wa stok beras nasion­al saat ini bera­da pada lev­el yang san­gat kuat, yakni men­ca­pai 3,2 juta ton dan bahkan sem­pat menyen­tuh angka 4 juta ton. Capa­ian terse­but dini­lai lebih ting­gi diband­ingkan stok beras nasion­al pada saat Indone­sia mener­i­ma peng­har­gaan dari Organ­isasi Pan­gan dan Per­tan­ian Dunia (FAO).

“Swasem­ba­da ini adalah ker­ja ter­baik Kabi­net Mer­ah Putih yang berangkat dari gagasan besar Bapak Pres­i­den Repub­lik Indone­sia dan didukung oleh selu­ruh penyu­luh ser­ta petani Indone­sia. Ter­i­ma kasih,” ujar Menteri Amran menut­up pema­paran­nya.

Bupati Pesawaran Hj. Nan­da Indi­ra menyam­but baik dan mem­berikan apre­si­asi atas keber­hasi­lan pro­gram swasem­ba­da pan­gan yang diga­gas Pemer­in­tah Pusat di bawah kepemimp­inan Pres­i­den Prabowo Subianto.

Menu­rut­nya, keta­hanan pan­gan yang kuat tidak hanya berdampak pada kemandiri­an bangsa, tetapi juga berkon­tribusi lang­sung ter­hadap pen­ingkatan kese­jahter­aan masyarakat, khusus­nya petani di daer­ah.

Bupati Nan­da Indi­ra opti­mistis Kabu­pat­en Pesawaran siap men­dukung dan menyuk­seskan pro­gram keta­hanan pan­gan nasion­al melalui pen­guatan sek­tor per­tan­ian, pen­ingkatan pro­duk­tiv­i­tas lahan, ser­ta sin­er­gi antara pemer­in­tah daer­ah, petani, dan selu­ruh pemangku kepentin­gan.

  Jalan Rusak Tak Kunjung Tuntas, Warga Sukoharjo–Pringsewu Minta Pemerintah Turun Lapangan, Bukan Sekadar Terima Laporan

Semen­tara itu, Guber­nur Lam­pung Rah­mat Mirzani Djausal meny­atakan opti­mis­menya bah­wa Provin­si Lam­pung akan men­ja­di salah satu daer­ah penyang­ga uta­ma swasem­ba­da pan­gan nasion­al. Ia men­gungkap­kan bah­wa pro­duk­si padi Lam­pung pada tahun ini men­gala­mi pen­ingkatan sig­nifikan.

“Tahun ini pro­duk­si padi Lam­pung naik ham­pir 15 persen, dari 2,7 juta ton men­ja­di sek­i­tar 3 juta ton. Kami opti­mistis pada 2026 pro­duk­si dap­at meningkat lagi sebe­sar 15 hing­ga 20 persen,” ujar Guber­nur Mirza.

Ia menam­bahkan, pen­ingkatan pro­duk­si terse­but akan semakin diperku­at melalui pen­er­a­pan pupuk organik cair yang ditar­getkan dap­at dit­er­ap­kan secara mer­a­ta pada tahun 2026. Pro­gram terse­but diperki­rakan mam­pu meningkatkan pro­duk­tiv­i­tas per­tan­ian hing­ga 10 persen.

Selain padi, Pemer­in­tah Provin­si Lam­pung juga terus men­dorong pen­ingkatan pro­duk­si jagung ser­ta mem­perku­at ker­ja sama antar­daer­ah, salah sat­un­ya melalui per­jan­jian ker­ja sama sek­tor per­tan­ian antara Provin­si Lam­pung dan Provin­si Jawa Ten­gah.

“Kolab­o­rasi antar­daer­ah men­ja­di kun­ci dalam mem­perku­at keta­hanan pan­gan nasion­al secara berke­lan­ju­tan,” pungkas Guber­nur Lam­pung.

Penulis: (Fahrul/kaperwil).