PESAWARAN, SNIPERNEW.id — Pemerintah Provinsi Lampung mulai melakukan penanganan kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kabupaten Pesawaran menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Penanganan sementara dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang akan melintas selama periode mudik.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, meninjau langsung beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan pada Sabtu (28/2/2026) sore. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Beberapa ruas jalan yang menjadi fokus peninjauan antara lain Jalan Branti Raya yang menghubungkan Kecamatan Natar, Negeri Katon hingga Gedong Tataan. Selain itu, Gubernur juga mengecek kondisi Jalan Raya Kedondong yang sebelumnya banyak dikeluhkan masyarakat karena kerusakan di beberapa titik.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Mirza didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Rombongan juga disambut langsung oleh Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian.
Di lokasi Jalan Raya Kedondong, Gubernur dan Bupati Pesawaran terlihat berdiskusi mengenai langkah percepatan penanganan kerusakan jalan yang selama ini menjadi salah satu jalur penting bagi aktivitas masyarakat.
Menurut Gubernur Mirza, perbaikan yang saat ini dilakukan masih bersifat sementara. Penanganan difokuskan pada penebalan badan jalan serta penutupan lubang-lubang yang berpotensi membahayakan pengendara.
“Untuk sementara kita tutup lubang-lubang agar masyarakat bisa melintas dengan aman selama Lebaran. Perbaikan permanen akan dilakukan setelah Lebaran,” ujar Mirza saat meninjau lokasi.
Ia menjelaskan, perbaikan permanen direncanakan dimulai setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, yakni sekitar Maret 2026. Kebijakan tersebut diambil agar proses pengerjaan tidak mengganggu arus kendaraan saat puncak mudik maupun arus balik Lebaran.
Selain kondisi badan jalan, Gubernur juga menyoroti persoalan drainase di sepanjang ruas jalan tersebut. Ia menilai genangan air yang kerap meluap ke badan jalan menjadi salah satu penyebab utama kerusakan aspal yang terjadi.
Karena itu, pembenahan sistem drainase akan menjadi bagian dari rencana perbaikan menyeluruh yang akan dilakukan pemerintah provinsi. Dengan sistem drainase yang baik, diharapkan umur konstruksi jalan dapat bertahan lebih lama dan tidak cepat rusak.
Selama peninjauan berlangsung, Gubernur Mirza juga beberapa kali berhenti untuk menyapa warga yang berada di sekitar lokasi. Ia mendengarkan langsung berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat terkait kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.
Salah seorang warga Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Yanti (53), mengaku terkejut sekaligus senang bisa bertemu langsung dengan Gubernur Lampung di depan rumahnya.
Ia berharap rencana perbaikan permanen yang disampaikan pemerintah dapat segera terealisasi sehingga akses transportasi warga menjadi lebih baik.
“Tadi kata Pak Gubernur insya Allah bulan Maret akan diperbaiki. Saya sangat senang dan berharap jalan ini benar-benar diperbaiki,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap penanganan sementara yang dilakukan saat ini dapat meminimalisir risiko kecelakaan selama arus mudik Lebaran. Sementara itu, perbaikan permanen yang akan dilaksanakan setelah Idul Fitri diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara menyeluruh.
Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat di Kabupaten Pesawaran diharapkan semakin lancar. Selain itu, perbaikan infrastruktur tersebut juga dinilai penting untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Provinsi Lampung. (Fahrul Rozi/Suf).



















