Berita Investigasi

Dugaan Pelanggaran Amdal Lalin, LSM Pekan 21 Desak Polres Maros Usut Restoran Wizzmie

508
×

Dugaan Pelanggaran Amdal Lalin, LSM Pekan 21 Desak Polres Maros Usut Restoran Wizzmie

Sebarkan artikel ini

Maros, SniperNew.id —  Dugaan pelang­garan Anal­i­sis Dampak Lalu Lin­tas (Amdal Lalin) oleh restoran cepat saji Wiz­zmie di Batan­gase, Keca­matan Mandai, Kabu­pat­en Maros, men­da­p­at per­ha­t­ian serius dari LSM Pekan 21. Sekre­taris LSM terse­but, Amir Kadir, S.H., secara tegas mem­inta Aparat Pene­gak Hukum (APH) Pol­res Maros untuk segera melakukan penye­lidikan dan mengam­bil tin­dakan tegas.

Amir meny­oroti bah­wa restoran Wiz­zmie, yang ter­letak di jalur strate­gis jalan nasion­al Maros-Makas­sar, diduga tidak memi­li­ki doku­men Amdal Lalin yang men­ja­di syarat wajib dalam opera­sion­al usa­ha di lokasi yang memen­garuhi arus lalu lin­tas. Aki­bat­nya, antre­an kendaraan pelang­gan yang melu­ber ke bahu jalan menye­babkan kemac­etan parah dan mem­ba­hayakan peng­gu­na jalan lain­nya.

  Baru Hitungan Hari Dikerjakan, Pembangunan Taman Sungai Pangkalan Kumpo di Kelurahan Gelumbang Sudah Rusak

“Ini bukan sekadar pelang­garan admin­is­trasi. Jika benar tidak ada Amdal Lalin, maka tin­dakan ini bisa masuk kat­e­gori tin­dak pidana yang merugikan masyarakat luas. Kami mem­inta Pol­res Maros untuk turun tan­gan men­gusut tun­tas dugaan ini,” tegas Amir.

Amir juga mengin­gatkan bah­wa pelang­garan terkait Amdal Lalin memi­li­ki dasar hukum yang jelas, di antaranya:

1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 ten­tang Lalu Lin­tas dan Angku­tan Jalan

  Sapi Bumdes Dipertanyakan Perangkat Desa Margajasa kecamatan Sragi Bungkam

Pasal 273 ayat (1): Seti­ap pihak yang melakukan kegiatan yang meng­gang­gu fungsi jalan dap­at dip­i­dana pen­jara hing­ga 1 tahun atau den­da mak­si­mal Rp24 juta.

2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 ten­tang Per­lin­dun­gan dan Pen­gelo­laan Lingkun­gan Hidup

Pasal 109: Usa­ha tan­pa izin lingkun­gan, ter­ma­suk Amdal, dap­at dike­nai sanksi pidana pen­jara mak­si­mal 3 tahun dan den­da hing­ga Rp3 mil­iar.

Amir menam­bahkan bah­wa pihak Pemer­in­tah Kabu­pat­en Maros, khusus­nya Dinas Per­hubun­gan, juga harus bertin­dak lebih proak­tif dalam memver­i­fikasi doku­men per­iz­inan usa­ha yang berpoten­si menim­bulkan dampak lalu lin­tas.

Pol­res Maros Berkomit­men Tin­dak Lan­jut
Menang­gapi hal ini, Kan­it Tip­iter Pol­res Maros, Iptu Wawan Hartawan, meny­atakan pihaknya akan segera menin­dak­lan­ju­ti adu­an masyarakat terkait dugaan pelang­garan ini.

  Lapor Bapak Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI, Tutup Semua Judi di kota Batam jackpot,bola pingpong, togel dan Kasino Jajaran Polda Kepri Diduga tidak mampu Menindak Tegas.

“Kami akan melakukan penye­lidikan lebih lan­jut untuk memas­tikan apakah pihak man­a­je­men Wiz­zmie telah memenuhi kewa­jiban memi­li­ki Amdal Lalin. Jika dite­mukan adanya pelang­garan, ten­tu akan kami tin­dak sesuai hukum yang berlaku,” ujar Iptu Wawan.

Desakan Masyarakat untuk Langkah Konkret
Beber­a­pa peng­gu­na jalan yang dite­mui di lokasi meny­atakan keke­salan­nya atas kemac­etan yang ser­ing ter­ja­di. “Kami yang lewat seti­ap hari jadi kor­ban. Kalau memang izin­nya tidak lengkap, harus ada tin­dakan tegas,” ujar Rah­mat, seo­rang pen­gen­dara.

LSM Pekan 21 berharap Pol­res Maros menun­jukkan keber­pi­hakan ter­hadap kepentin­gan masyarakat den­gan segera men­gusut dugaan pelang­garan ini dan mem­berikan efek jera kepa­da pihak-pihak yang melang­gar atu­ran. (Syam­sir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *