Berita Investigasi

Baru Hitungan Hari Dikerjakan, Pembangunan Taman Sungai Pangkalan Kumpo di Kelurahan Gelumbang Sudah Rusak

256
×

Baru Hitungan Hari Dikerjakan, Pembangunan Taman Sungai Pangkalan Kumpo di Kelurahan Gelumbang Sudah Rusak

Sebarkan artikel ini

Gelumbang, Sniper RW.id – Proyek Pembangunan taman sungai pangkalan kumpo, Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan, diduga dikerjakan asal jadi, Senin (30/12/2024).

Pasalnya, pembangunan taman sungai pangkalan kumpo tersebut baru hitungan hari selesai dikerjakan kini kondisinya memprihatinkan, berdasarkan pantauan di lokasi, konblok yang dipasang sudah ada yang amblas dan jebol cukup dalam.

  Benar Adanya Kades Midar Diduga Alergi dan Cuek Kedatangan Media

Tidak beresnya lagi, pembangunan taman sungai pangkalan kumpo Kelurahan Gelumbang tersebut, dana yang dikucurkan Pemerintah Kabupaten Muara Enim APBD Tahun 2024, melalui Dinas Perumahan rakyat dan kawasan pemukiman serta pertanahan ini, tidak main-main sebesar Rp. 492.900.000 ( empat ratus sembilan puluh dua juta sembilan ratus ribu rupiah) yang dikerjakan oleh CV. Asoka Indah dengan waktu pelaksanaan 75 hari kalender, baru seumur jagung sudah rusak parah.

  Proyek Normalisasi Saluran di Desa Gombongsari Diduga Dikerjakan Asal Jadi dan Tanpa Nomor SPK

“Kami selaku masyarakat Kelurahan Gelumbang Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim sangat kecewa dengan pembangunan taman sungai pangkalan kumpo ini, karena baru hitungan hari sudah rusak terutama konblok yang dipasang sudah amblas, ini diduga pemadatan tanahnya kurang, pengerjaannya diduga asal jadi,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

  DPC LAKI LASKAR ANTI KORUPSI INDONESIA Ketapang Minta Mabes Polri Tindak Tegas Tambang Emas Eligal 

Masyarakat setempat mendesak pemerintah daerah Kabupaten Muara Enim untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap proyek pembangunan taman sungai pangkalan kumpo Kelurahan Gelumbang yang kini ke keberadaanya sudah rusak itu.

Sekaligus menuntut agar pihak-pihak yang bertanggung jawab atas proyek itu, yang kini sudah rusak, dimintai pertanggung jawabannya. (Red/Tegh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *