Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Dugaan Aksi Balas Dendam Akibat Bullying di SMAN 72 Jakarta Utara, Dua Bom Meledak di Masjid Sekolah

441
×

Dugaan Aksi Balas Dendam Akibat Bullying di SMAN 72 Jakarta Utara, Dua Bom Meledak di Masjid Sekolah

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta Utara, SniperNew.id — Salah satu siswa kelas XI SMAN 72 Jakar­ta Utara diduga mem­bawa bom rak­i­tan atau bom molo­tov ke area masjid seko­lah. Berdasarkan keteran­gan dari seo­rang siswa berna­ma Sela, dugaan kuat menye­butkan bah­wa pelaku meru­pakan kor­ban perun­dun­gan atau bul­ly­ing dari teman-teman­nya.

  Kisruh Vaksin Rabies di Padang: Pasien Dirujuk, Puskesmas Jadi Sorotan

“Saya men­duga siswa ini ingin balas den­dam dan bunuh diri. Tadi saya lihat ada tiga jenis bom dan hanya dua yang meledak,” ujar Sela pada Jumat (7/11).

Ledakan terse­but ter­ja­di sete­lah khot­bah Jumat sele­sai dan men­je­lang iqom­ah. Suara ledakan besar ter­den­gar dari arah masjid, mem­bu­at para siswa panik dan berlar­i­an men­jauh dari lokasi.

  Debu Lumpur Banjir Ganggu Pernafasan Warga Pasa Baru Padang

Ung­ga­han di media sosial pun ramai meny­oroti kasus ini. Banyak war­ganet mengutuk keras tin­dakan perun­dun­gan yang diduga men­ja­di pemicu trage­di terse­but. Mere­ka meni­lai bul­ly­ing di seko­lah harus segera dib­er­an­tas melalui edukasi sejak dini.

Seba­gian war­ganet lain­nya juga mengin­gatkan agar penye­lidikan dilakukan secara hati-hati dan tidak ter­bu­ru-buru men­gaitkan peri­s­ti­wa ini den­gan isu teror­isme. “Kasi­han juga kalau benar dia kor­ban bul­ly,” tulis salah satu komen­tar.

  Tamparan Ilmu di Ruang Kelas 

Semen­tara itu, Kementer­ian Pen­didikan dim­inta turun tan­gan agar kasus seru­pa tidak teru­lang. Neti­zen mene­gaskan bah­wa pem­biaran ter­hadap prak­tik bul­ly­ing hanya akan melahirkan kek­erasan dan den­dam di kalan­gan pela­jar.

Hing­ga beri­ta ini ditu­runk­an, pihak seko­lah dan aparat kea­manan masih melakukan penye­lidikan untuk memas­tikan motif ser­ta kro­nolo­gi pasti di balik insi­d­en ledakan terse­but.

Penulis Iskan­dar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *