Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Dualisme kepemimpinan kelembagaan penyuluhan Pertanian di Kecamatan Batang Kuis menyebabkan “Kericuhan ”

147
×

Dualisme kepemimpinan kelembagaan penyuluhan Pertanian di Kecamatan Batang Kuis menyebabkan “Kericuhan ”

Sebarkan artikel ini

Dual­isme kepemimp­inan kelem­ba­gaan penyu­luhan Per­tan­ian di Keca­matan Batang Kuis menye­babkan “Ker­icuhan ”

Barang kuis.

Snipernew. Id.

Badan Penyu­luhan Per­tan­ian ( BPP) adalah lem­ba­ga yang di ben­tuk oleh pemer­in­tah dan pemer­in­tah daer­ah untuk menye­leng­garakan tugas dan fungsi penyu­luhan per­tan­ian.

Penyu­luhan per­tan­ian adalah pros­es pem­be­la­jaran dari penyu­luh kepa­da pelaku usa­ha per­tan­ian.
Tujuan­nya untuk meningkatkan pro­duk­tiv­i­tas, efisien usa­ha, pen­da­p­atan dan pelaku usa­ha per­tan­ian.

Sedan­gkan Pro­fe­si Per­him­punan Penyu­luh Per­tan­ian (Per­hip­tani )adalah organ­isasi pro­fe­si penyu­luh per­tan­ian yang bersi­fat keil­muan dan keahlian, ser­ta memi­li­ki tujuan mengem­bangkan sis­tem dan metode penyu­luhan yang efek­tif dan efisien dalam upaya per­cepatan penye­bar­lu­asan ilmu dan teknolo­gi.

  Gelar Operasi Pekat, Jajaran Polres Pekalongan Berantas Peredaran Miras

Ked­ua lem­ba­ga ini di atur dalam perun­dang-undan­gan Repub­lik Indone­sia nomor 16 tahun 2006 ten­tang sis­tem penyu­luhan per­tan­ian, perikanan dan kehutanan.

Telah ter­ja­di dual­isme kepemimp­inan kelem­ba­gaan penyu­luhan per­tan­ian di Keca­matan Batang Kuis di bawah KUPT Erli­na Sitorus.
Dimana Per­hip­tani dan BPP mem­pun­yai tugas dan fungsi yang sama dalam per­tan­ian.

Saat di kon­fir­masi oleh awak media man­tan kor­di­na­tor BPP Keca­matan Batang Kuis Junafi­ah ‚SP . yang baru saja mema­su­ki batas usia pen­si­un pada bulan Agus­tus 2024 lalu mem­be­narkan pri­hal terse­but , Rabu (02/10/2024) di rumah nya .

Dalam keteran­gan­nya den­gan adanya dual­isme kepemimp­inan ini telah ter­ja­di ker­icuhan para penyu­luh den­gan Ka.UPTD nya .
Ker­icuhan ini bermu­la den­gan sis­tem ker­ja yang di anggap kurang koor­di­natif.
Sifat aro­gan yang di tun­jukan oleh pemimpin dua lem­ba­ga penyu­luhan yang sama di tingkat Keca­matan.

  Pemerintah kabupaten Nias Utara Laksanakan Upacara Tabur Bunga Di Pelabuhan Laut Lahewa

pen­si­u­nan Kor­di­na­tor penyu­luh Per­tan­ian Batang Kuis ini juga men­je­laskan , bah­wa UPTD yang di ben­tuk oleh daer­ah ini seyo­gianya lem­ba­ga ini sudah tidak dap­at di per­ta­hankan lagi dan harus di kem­ba­likan pada keadaan dan fungsi yang sem­u­la den­gan sebu­tan Petu­gas Per­tan­ian Keca­matan ( PPK) , teruta­ma den­gan ter­bit­nya Per­at­u­ran per­at­u­ran baru oleh pemer­in­tah pusat yang berkai­tan den­gan kebi­jakan penyu­luhan Per­tan­ian yang telah di kem­ba­likan kepa­da pusat.

Pemer­in­tah telah men­gelu­arkan Per­me­n­tan nomor 09 Tahun 2023 ten­tang jabatan fung­sion­al penyu­luh Per­tan­ian seba­gai aparatur penyu­luh.
Dan juga Pres­i­den Jokowi telah men­gelu­arkan Per­pres nomor 35 tahun 2022 yang men­gatur ten­tang fungsi pen­guatan penyu­luhan per­tan­ian.

  Kapolres Pelalawan buka Lat Pra Operasi Mantap Praja Lancang Kuning Tahun 2024 di Kabupaten Pelalawan

Kare­na itu Pak Junafi­ah juga menyam­paikan, den­gan ter­bit­nya per­at­u­ran ini , daer­ah harus­lah dap­at mere­spon dan menye­suaikan seper­ti yang telah di lakukan oleh Kabupaten/Kota lain­nya.
Kare­na den­gan dua lem­ba­ga penyu­luhan yang memi­li­ki fungsi yang sama mem­bu­at para penyu­luh per­tan­ian memi­li­ki dua (2) pemimpin pada tingkatan yang sama .

Sehing­ga mere­ka tidak men­da­p­atkan satu koman­do yang sama.
Den­gan memi­li­ki dual­isme jabatan disinyalir juga memi­li­ki sifat aro­gan­si dalam kepemimp­inan­nya sehing­ga mem­bu­at para penyu­luh tidak nya­man untuk melak­sanakan tugas dan fungsinya seba­gai agen penyu­luh di tingkat pen­dampin­gan lang­sung kepetani.

Ia juga menam­bahkan agar daer­ah dap­at segera mem­ban­gun sis­tem ker­ja yang lebih har­mo­nis kepa­da penyu­luh per­tan­ian agar tidak ter­ja­di lagi ker­icuhan antara penyu­luh dan Ka UPTD , seper­ti yang ter­ja­di sekarang di Keca­matan Batang Kuis, tut­up nya .(Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *