Berita Investigasi

Dua Kali Gagal Tender, Proyek Puskesmas di Madina Siap Dilelang Ulang, ada apa?

684
×

Dua Kali Gagal Tender, Proyek Puskesmas di Madina Siap Dilelang Ulang, ada apa?

Sebarkan artikel ini
Gambar Foto: Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal, Panyabungan. Doc. Kiriman WhatsApp Minggu (03/08/25).

Mandail­ing Natal, SniperNew.id - Ming­gu 03 Agus­tus 2025 Pros­es pen­gadaan proyek ren­o­vasi dan penam­ba­han ruang Puskesmas di Kabu­pat­en Mandail­ing Natal (Mad­i­na) ten­gah men­ja­di sorotan. Sete­lah dua kali ten­der diny­atakan gagal, Dinas Kese­hatan Mad­i­na memas­tikan proyek terse­but akan kem­bali dile­lang melalui mekanisme ten­der cepat.

  Dua Pegawai PDAM Tirtauli Cabut Meteran Warga Tanpa Izin di Siantar, Ombudsman Sumut Kecam Keras!

Pen­gadaan proyek ini sebelum­nya diu­mumkan melalui LPSE pada 20 Juni 2025 dan telah melalui taha­pan eval­u­asi ser­ta pengu­mu­man peme­nang. Namun, hasil ten­der terse­but kemu­di­an dibatalk­an den­gan per­tim­ban­gan tek­nis dari Peja­bat Pem­bu­at Komit­men (PPK) dan dis­e­tu­jui oleh Peng­gu­na Anggaran/KPA.

Mes­ki begi­tu, pem­bat­a­lan hasil ten­der ini menim­bulkan berba­gai per­tanyaan dari pub­lik dan pelaku usa­ha kon­struk­si. Beber­a­pa pihak menyayangkan kepu­tu­san terse­but kare­na diang­gap menim­bulkan keti­dak­pas­t­ian hukum dan poten­si keru­gian bagi penye­dia jasa yang telah mengiku­ti pros­es secara sah.

Menang­gapi hal ini, Kepala Dinas Kese­hatan Mad­i­na menyam­paikan bah­wa pros­es pen­gadaan masih ber­jalan dan tidak ada ske­nario khusus untuk meng­ga­galkan ten­der.

  Lakukan Aktivitas PETI dan Perusakan Lingkungan - Hutan Kawasan di Lokasi KM 21 dan KM 27 Desa Pelang

Insya Allah proyek ini tetap akan kita lelang ulang meng­gu­nakan metode ten­der cepat. Secara tek­nis masih memu­ngkinkan dan sesuai den­gan reg­u­lasi,” jelas­nya saat dikon­fir­masi via pesan What­sApp pada Ming­gu (3/8).

Terkait peng­gant­ian kelom­pok ker­ja (Pok­ja) yang menan­gani pros­es pen­gadaan, pihak Dinas Kese­hatan meni­lai hal terse­but seba­gai bagian dari penye­garan dan pen­ingkatan kin­er­ja dalam pros­es lelang. Pok­ja baru dihara­p­kan dap­at bek­er­ja lebih efek­tif dalam wak­tu yang ter­batas sesuai teng­gat anggaran tahun ber­jalan.

Semen­tara itu, salah satu penga­mat kebi­jakan pub­lik yang eng­gan dise­butkan namanya meni­lai bah­wa pros­es ini per­lu diawasi secara ketat oleh lem­ba­ga pen­gawas inter­nal maupun ekster­nal, agar prin­sip transparan­si dan akunt­abil­i­tas tetap ter­ja­ga. “Proyek ini menyangkut pelayanan kese­hatan masyarakat. Kita berharap pros­es ten­der ber­jalan pro­fe­sion­al dan tidak menim­bulkan polemik berkepan­jan­gan,” ujarnya.

  Lima Tahun Tanpa Kompensasi, PT. IPP Ingkar Janji Warga Cibinong Menjerit!

Kini, pub­lik menan­ti langkah konkret dari Dinas Kese­hatan dan instan­si terkait agar pelak­sanaan proyek dap­at segera dim­u­lai dan mem­berikan man­faat nya­ta bagi masyarakat, khusus­nya di wilayah-wilayah yang mem­bu­tuhkan pen­ingkatan sarana pelayanan kese­hatan.

(Sum­ber: (Rilis Kir­im WhatsApp/istimewa)

Edi­tor: (Ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *