Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Terupdate

Dr.Marindo Kurniawan Dukung Penggunaan Teknologi Budidaya Berbasis Mikroba

141
×

Dr.Marindo Kurniawan Dukung Penggunaan Teknologi Budidaya Berbasis Mikroba

Sebarkan artikel ini

Pringsewu, SniperNew.id — Kabu­pat­en Pringsewu akan men­ja­di lokasi pem­bu­atan film doku­menter men­ge­nai pengem­ban­gan per­tan­ian padi organik.

Film ini meru­pakan proyek ker­jasama antara The ASEAN FAW Action Plan den­gan Badan Riset dan Ino­vasi Nasion­al (BRIN). Terkait hal terse­but, jajaran BRIN dan The ASEAN FAW Action Plan melakukan kun­jun­gan audi­en­si bersama Pj.Bupati Pringsewu, Dr.Marindo Kur­ni­awan, S.T., M.M. di Kan­tor Bupati Pringsewu, Selasa (17/9/2024).

Pj Bupati Pringsewu, Dr.Marindo Kur­ni­awan, S.T., M.M., san­gat men­dukung peng­gu­naan teknolo­gi Budi­daya Berba­sis Mikro­ba dalam bidang per­tan­ian di Kabu­pat­en Pringsewu.

“Salah satu ben­tuk pengem­ban­gan­nya adalah den­gan kegiatan pem­bu­atan film doku­menter men­ge­nai pengem­ban­gan per­tan­ian padi organik di Kabu­pat­en Pringsewu oleh The ASEAN FAW Action Plan dan Badan Riset dan Ino­vasi Nasion­al (BRIN).”

“Kami juga meng­hara­p­kan adanya tin­dak lan­jut beru­pa MoU antara Pemer­in­tah Kabu­pat­en Pringsewu den­gan BRIN ini,” ucap­nya.

Ket­ua KADIN Kabu­pat­en Pringsewu, Dodi Bahar Fatho­ry, S.T., yang men­dampin­gi tim dari BRIN dan The ASEAN FAW Action Plan terse­but men­gatakan film doku­menter yang akan dibu­at adalah men­ge­nai Per­jalanan Petani Pringsewu dan Per­an Gen­der dalam Pengem­ban­gan Per­tan­ian Padi Organik di Pringsewu Lam­pung (Pringsewu’s Farm­ers Jour­ney and the Role of Gen­der in Pro­duc­ing Organ­ic Rice Farm­ing in Pringsewu, Lam­pung).

  Dirjen Pajak Tinjau Layanan SPT Tahunan di Sleman

“Film doku­menter ini akan mengam­bil lokasi syut­ing di Kelu­ra­han Pajare­suk, Keca­matan Pringsewu, diantaranya den­gan mewawan­car­ai beber­a­pa petani organik den­gan teknolo­gi BBM atau Budi­daya Berba­sis Mikro­ba, dan petani yang sebelum­nya meng­gu­nakan pupuk kimia yang beral­ih ke jenis organik.”

“Budi­daya padi secara organik den­gan teknolo­gi BBM ini tan­pa aplikasi pupuk kimia, tan­pa pestisi­da kimia, dan tan­pa her­bisi­da kimia sama sekali, den­gan pro­duk­ti­fi­tas yang setara, bahkan lebih ting­gi berband­ing pupuk kimia,” katanya.

Teknolo­gi BBM ini, kata Dodi, mam­pu mem­per­bai­ki tanah secara cepat dan per­ma­nen. Untuk dike­tahui, bah­wa salah satu petani di Kelu­ra­han Pajare­suk yang berna­ma Bapak Bus­roni, telah meng­gu­nakan teknolo­gi BBM sela­ma lebih dari 10 tahun dan saat ini tan­pa meng­gu­nakan pupuk sama sekali. Menu­rut dia, Pringsewu harus dap­at melahirkan ciri khas wilayah­nya, sehing­ga men­ja­di icon yang mele­gen­da.

  Seragam Lapangan, Semangat Gotong Royong di Pasie Laweh

“Mis­al­nya, kare­na wilayah ini adalah wilayah per­tan­ian, maka dunia per­tan­ian harus didorong men­ja­di brand Kabu­pat­en Pringsewu. Diantaranya adalah Ane­ka Ragam Per­tan­ian Organik atau ARPO, salah sat­un­ya adalah padi atau beras organik, dis­amp­ing pro­duk organik lain­nya, mulai dari sayur mayur hing­ga ter­nak organik,” ujarnya.

Hal ini akan men­ja­di con­toh bagi daer­ah lain­nya, sehing­ga indus­tri organik akan ikut terangkat mulai dari pack­ing pro­duk, kegiatan pro­mosi, berkem­bangnya Organ­ic Mart dan beragam indus­tri lain­nya juga akan ter­dongkrak.

  Bupati Pesawaran Hadiri Pengajian Akbar Muslimat NU Tegineneng

“Selain itu, Wisa­ta Agri Organik juga akan men­ja­di bagian yang juga ikut terangkat. Hotel, kafe dan kedai akan menya­jikan pro­duk organik yang sehat. Kemu­di­an SMK Per­tan­ian juga akan tum­buh dan berkem­bang, bahkan bukan tidak mungkin kelak akan ada Seko­lah Ting­gi Ilmu Per­tan­ian Organik (STIPO),” tam­bah­nya.

Tim dari BRIN yang diter­i­ma oleh Pj.Bupati Pringsewu beser­ta jajaran pemer­in­tah daer­ah setem­pat, yakni Dr.Danarsi Dip­tan­ingsari, S.P., M.Si., Dr.Nandari Dyah Suret­no, S.Pt., M.Si., dan Zahara, SP, M.Si. Kemu­di­an peneli­ti Teknolo­gi Budi­daya Berba­sis Mikroba/BBM yaitu Khair­ul­lah dan Situ Gha­li­ka PSa, ser­ta Project Man­ag­er ASEAN FAW Action Plan Zah­ta­mal, M.Sc. juga Ket­ua KADIN sekali­gus Ket­ua Komite Busi­ness Devel­op­ment Cen­tre (BDC) Pringsewu Dodi Bahar Fatho­ry, S.T. (ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *