Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Peristiwa

Diduga Masalah Ekonomi, Warga Winduaji Gantung Diri

300
×

Diduga Masalah Ekonomi, Warga Winduaji Gantung Diri

Sebarkan artikel ini

Peka­lon­gan, SniperNew.id – Pol­da Jateng – Seo­rang war­ga Desa Win­d­u­a­ji, Keca­matan Pan­ing­garan, Kabu­pat­en Peka­lon­gan nekat men­gakhiri hidup­nya den­gan gan­tung diri. Budi (26) gan­tung diri di sebuah kan­dang ter­nak sapi di Dukuh Godang, Desa Pan­ing­garan, Selasa (03/09).

  Ratusan Aparat Amankan Audiensi Karyawan PT. Panamtex di DPRD Kabupaten Pekalongan

Kapolsek Pan­ing­garan AKP Bam­bang Tung­gono, S.H., M.H saat dikon­fir­masi mem­be­narkan terkait keja­di­an terse­but.

“Benar, ada keja­di­an war­ga gan­tung diri di kan­dang sapi,” ujarnya.

AKP Bam­bang men­je­laskan, saat itu, Selasa pagi (03/09) sek­i­tar pukul 07.30 Wib, Zaenudin (51) menge­cek kan­dang untuk mem­beri ter­nak sapi dan kamb­ing, kemu­di­an sak­si melan­jutkan untuk men­cari rumput.

  Lahir di HUT RI ke-79, GEMILANG Siap Warnai Lampung Menuju Indonesia Emas 2045

Sek­i­tar pukul 11.45 wib, sak­si kem­bali untuk menaruh hasil rumput di kan­dang dan seketi­ka itu juga, meli­hat kor­ban sudah dalam keadaan mening­gal dunia ter­gan­tung di pojok kan­dang.

Sak­si selan­jut­nya mem­ber­i­tahu rekan­nya dan segera mela­porkan ke kepala desa ser­ta Kepolisian (Polsek Pan­ing­garan).

“Kami sete­lah men­da­p­atkan lapo­ran terse­but, segera menu­ju lokasi guna penge­cekan dan evakuasi,” terang AKP Bam­bang.

  Viral! Ibu Bawa Anak Dihadang Matel Preman di Pasar Kemis

Kapolsek men­gungkap­kan, dari hasil olah TKP dan keteran­gan sak­si, kor­ban mening­gal dunia adalah murni gan­tung diri.

“Kor­ban murni bunuh diri, dan tidak dite­mukan adanya tan­da-tan­da kek­erasan pada tubuh kor­ban,” kata dia.

Dike­tahui, bah­wa kor­ban tidak mem­pun­yai masalah di lingkun­gan tem­pat tinggal­nya. Diduga kare­na himpi­tan ekono­mi, kor­ban nekat gan­tung diri. (Muji)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *