Berita Ekonomi

“Dawet.. Dawet.. Dawet!” Unggahan J‑Hope Bikin Netizen Penasaran, Minuman Tradisional Ini Mendadak Viral

435
×

“Dawet.. Dawet.. Dawet!” Unggahan J‑Hope Bikin Netizen Penasaran, Minuman Tradisional Ini Mendadak Viral

Sebarkan artikel ini

Jakar­ta, SniperNew.id – “Dawet.. dawet.. dawet!” Itu­lah cup­likan ung­ga­han yang dipost­ing oleh J‑Hope, per­son­el boy group BTS, di akun sosial media X miliknya hari ini, Jumat (13/6/2025). Hanya den­gan satu kata yang diu­lang tiga kali, postin­gan itu lang­sung mem­bu­at geger jagat maya—terutama di Indone­sia.

Sia­pa sang­ka, satu kata itu mem­bu­at pen­car­i­an “es dawet” mele­jit di berba­gai plat­form dig­i­tal, bahkan beber­a­pa kedai tra­di­sion­al pun mulai keban­ji­ran pesanan.

  Budhe Bangun Agribisnis dari Nol, Ajak Pelaku Agri untuk Saling Terhubung

Es dawet adalah minu­man tra­di­sion­al khas Indone­sia yang ter­bu­at dari cen­dol (tepung beras yang dic­etak menyeru­pai mi kecil berwar­na hijau), san­tan, dan gula mer­ah cair. Dis­ajikan den­gan es batu, minu­man ini terke­nal akan kesegaran­nya dan rasa man­is-gurih yang meman­jakan lidah.

Kapan ung­ga­han ini dipost­ing? Hari ini, Jumat (13/6/2025), pukul 10.00 WIB, akun X res­mi milik @uarmyhope mem­bu­at postin­gan sim­pel:

“dawet..dawet..dawet..”

Tak disang­ka, hanya dalam wak­tu kurang dari 2 jam, postin­gan itu sudah men­da­p­at lebih dari 500 ribu likes dan trend­ing di X Indone­sia den­gan tagar #Dawet­ByJHope.

  Kajari Pasaman Sobeng Suradal, S.H., M.H. bertindak sebagai Pembina Upacara Bendera di SMAN 1 Lubuk Sikapaing.

Respons pal­ing besar datang dari pengge­mar Indone­sia. Tak sedik­it war­ganet yang lang­sung mem­bagikan ulang foto es dawet favorit mere­ka, bahkan beber­a­pa UMKM lokal meman­faatkan momen ini untuk mem­bu­at pro­mo:

> “Beli 2 Gratis 1, Khusus yang Men­tion #Dawet­ByJHope”

Hing­ga kini, belum ada kon­fir­masi res­mi dari agen­si HYBE maupun J‑Hope terkait mak­na dari kata “dawet” terse­but. Namun, beber­a­pa fans men­duga ia baru saja men­ci­cipi minu­man ini saat kun­jun­gan­nya ke Los Ange­les, di mana ter­da­p­at kedai makanan Indone­sia yang menya­jikan es dawet.

 

Bagaimana Reak­si UMKM Indone­sia?

Beber­a­pa pelaku usa­ha minu­man tra­di­sion­al di Indone­sia menyam­but momen ini den­gan penuh antu­sias. Fitri­ani (32), pemi­lik Dawet Gulo Mer­ah Jog­ja, men­gaku kaget sekali­gus senang:

 “Tiba-tiba order­an naik 3 kali lipat hari ini. Banyak yang DM nanya, ‘Ini dawet kayak yang J‑Hope bilang?’ Saya sih lang­sung post­ing ulang!”

Penut­up: Kesem­patan Emas untuk Kulin­er Lokal

  Ririn Ready Buka Lapak Martabak Manis dan Bangka Wong Sumatra di Sukoharjo, Harga Mulai Rp7.000!

Fenom­e­na ini men­ja­di pengin­gat bah­wa keku­atan sosial media san­gat besar, ter­lebih bila meli­batkan tokoh glob­al seper­ti J‑Hope. Es dawet kini bukan hanya minu­man tra­di­sion­al biasa — melainkan sim­bol baru dari tren kulin­er lin­tas budaya.

Jadi, sudah coba #Dawet­ByJHope hari ini?

Penulis: Redak­si

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *