Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Kesehatan

Dari Ngilu ke Bengkak: Perjuangan Sembuh dari Sakit Gigi Tanpa Obat Kimia

514
×

Dari Ngilu ke Bengkak: Perjuangan Sembuh dari Sakit Gigi Tanpa Obat Kimia

Sebarkan artikel ini

SniperNew.id – Sak­it gigi ser­ing diang­gap sepele, namun sia­pa sang­ka, rasa ngilu kecil bisa berubah men­ja­di pem­bengkakan yang menyik­sa jika tidak segera ditan­gani. Ini­lah yang diala­mi oleh Rah­mat (32), war­ga Desa Cem­pa­ka, yang memu­tuskan melawan sak­it giginya tan­pa men­gan­dalkan obat-obatan kimia.

  Lansia Penyintas Kanker: Hidup Lebih Panjang Harus Tetap Berkualitas

Awal mula sak­it gigi yang ia rasakan hanyalah sen­sasi ngilu ringan saat men­gun­yah makanan man­is dan din­gin. “Awal­nya saya pikir cuma sen­si­tif biasa, jadi saya abaikan,” kata Rah­mat. Namun dalam dua hari, ngilu berubah men­ja­di nyeri terus-menerus yang men­jalar hing­ga ke kepala.

Tidak hanya itu, pipinya mulai mem­bengkak dan rasa nyeri semakin hebat. Tidur pun ter­gang­gu. Banyak yang men­yarankan untuk minum obat pere­da nyeri atau antibi­otik, tapi Rah­mat memil­ih jalan berbe­da: penyem­buhan ala­mi.

Ia pun mem­u­lai serangka­ian per­awatan tra­di­sion­al di rumah:

  Relawan Terhambat Menyebrang, Bantuan Dialihkan ke Titik Pengungsian

Kumur air garam hangat: Seti­ap dua jam, Rah­mat berku­mur den­gan air garam untuk men­gu­ran­gi per­adan­gan dan mem­ber­sihkan bak­teri.

Kom­pres daun sir­ih: Ia mere­bus daun sir­ih, lalu airnya digu­nakan untuk kom­pres di bagian pipi yang bengkak.

Bawang putih men­tah: Dihaluskan dan ditem­pelkan lang­sung pada bagian gigi yang sak­it, bawang putih dike­nal seba­gai antibi­otik ala­mi.

Minum rebu­san serai dan jahe: Ramuan ini ia kon­sum­si dua kali sehari untuk mem­ban­tu melawan infek­si dari dalam tubuh.

Hari keem­pat, bengkaknya mulai menge­cil dan nyeri pun mere­da. “Saya ter­haru, terny­a­ta tubuh kita bisa pulih asal kita tahu cara menan­ganinya,” ujarnya den­gan senyum lega.

  Primaya Hospital Tangerang Resmikan Poliklinik Eksekutif Berstandar Internasional

Ceri­ta Rah­mat men­ja­di buk­ti bah­wa penyem­buhan ala­mi masih san­gat rel­e­van di ten­gah arus pen­go­b­atan mod­ern. Ia pun berharap kisah­nya bisa men­ja­di inspi­rasi, teruta­ma bagi masyarakat di pelosok yang kesuli­tan men­da­p­atkan akses medis.

Mes­ki demikian, Rah­mat tetap mengin­gatkan, jika kon­disi semakin parah atau tidak mem­baik, kon­sul­tasi ke dok­ter tetap men­ja­di langkah ter­baik. “Saya bukan meno­lak obat, tapi ingin men­ge­nal kemam­puan tubuh sendiri dulu,” katanya bijak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *