Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Cairkan Insentif Guru Non-ASN! Ini 5 Langkah Mudahnya

218
×

Cairkan Insentif Guru Non-ASN! Ini 5 Langkah Mudahnya

Sebarkan artikel ini

Guru non-ASN, baik di seko­lah negeri maupun swasta, kini bisa berna­pas lega. Ban­tu­an insen­tif dari pemer­in­tah sudah bisa dicairkan, asalkan mengiku­ti langkah-langkah yang telah diten­tukan. Infor­masi ini dibagikan oleh akun @juriawaluddin melalui plat­form Threads, lengkap den­gan pan­d­u­an seder­hana dan mudah dipa­ha­mi.

Berikut langkah-langkah yang per­lu dilakukan untuk men­cairkan ban­tu­an insen­tif bagi guru non-ASN:

1. Buka Info GTK
Langkah per­ta­ma adalah men­gak­ses laman Info GTK (Guru dan Tena­ga Kepen­didikan). Di sini­lah pusat infor­masi terkait sta­tus guru, ter­ma­suk keterse­di­aan insen­tif.

  DPR Bahas Revisi RUU Hak Cipta, Musisi Sumbang Lagu Hangatkan Rapat

2. Unduh SPTJM
Jika men­da­p­atkan noti­fikasi seba­gai pener­i­ma insen­tif, guru dim­inta men­gun­duh SPTJM (Surat Perny­ataan Tang­gung Jawab Mut­lak). Ini hanya berlaku bagi guru yang berun­tung ter­pil­ih seba­gai pener­i­ma insen­tif berdasarkan data.

3. Print Out dan Isi SPTJM
Sete­lah diun­duh, guru harus menc­etak dan mengisi doku­men SPTJM den­gan lengkap ser­ta benar. Ini men­ja­di syarat admin­is­trasi yang wajib dilengkapi sebelum pros­es pen­cairan dilakukan.

4. Unduh SK Insen­tif dari Info GTK
Doku­men pent­ing berikut­nya adalah SK Insen­tif. SK ini juga bisa diun­duh dari laman Info GTK. Keber­adaan SK ini menun­jukkan bah­wa guru terse­but secara res­mi telah dite­tap­kan seba­gai pener­i­ma insen­tif.

5. Akti­vasi di Bank
Langkah ter­akhir adalah melakukan akti­vasi insen­tif ke bank yang telah ditun­juk oleh pemer­in­tah. Guru harus mem­bawa doku­men berikut saat ke bank:

  Dipasena: Dari Tambak Emas ke Ladang Harapan Baru

KTP (Kar­tu Tan­da Pen­duduk)

NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak)

Surat keteran­gan aktif men­ga­jar dari seko­lah

 

Sete­lah semua per­syaratan dilengkapi dan diver­i­fikasi oleh pihak bank, dana insen­tif akan lang­sung dicairkan ke reken­ing mas­ing-mas­ing guru.

Ung­ga­han dari @juriawaluddin ini juga meny­er­takan foto seo­rang pria yang diduga adalah guru pener­i­ma insen­tif, den­gan tulisan besar “TUNJANGAN” ter­pam­pang pada layar di depan­nya. Di sisi kanan­nya, tam­pak seo­rang anak men­ge­nakan paka­ian adat, kemu­ngk­i­nan sedang mer­ayakan momen pent­ing yang berkai­tan den­gan dunia pen­didikan.

Ung­ga­han ini ramai dibagikan dan disukai neti­zen, khusus­nya para guru yang menan­tikan kabar baik men­ge­nai tun­jan­gan dan ban­tu­an pemer­in­tah. Tagar seper­ti #infogtk, #guruke­las, #infogu­ru, #pen­didikan, #ppg, dan #pppk turut menandai pent­ingnya infor­masi ini di kalan­gan pen­didik.

  Sinergi untuk Solok: DPR dan Pemkab Pastikan Ketersediaan Makanan Bergizi Gratis

Den­gan adanya langkah-langkah jelas ini, dihara­p­kan para guru non-ASN dap­at segera men­cairkan hak mere­ka tan­pa ham­bat­an. Pemer­in­tah melalui Info GTK dan lem­ba­ga terkait terus beru­paya memas­tikan kese­jahter­aan tena­ga pen­didik non-ASN tetap ter­ja­ga melalui ban­tu­an insen­tif rutin.

Bagi Anda yang belum menge­cek sta­tus GTK Anda, segera akses laman res­mi Info GTK dan iku­ti petun­juk seper­ti yang dije­laskan oleh akun @juriawaluddin. Jan­gan sam­pai ket­ing­galan kare­na pros­es ini memi­li­ki batas wak­tu ter­ten­tu.

Kes­im­pu­lan: Cairkan tun­jan­gan insen­tif Anda den­gan lima langkah mudah dari Info GTK hing­ga akti­vasi di bank. Pastikan semua doku­men lengkap agar pros­es ber­jalan lan­car. Infor­masi ini pent­ing untuk dise­barkan demi kese­jahter­aan para guru non-ASN di selu­ruh Indone­sia.

Edi­tor Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *