Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Daerah

Bupati Dharmasraya Resmi Buka Cerdas Sains 2025

340
×

Bupati Dharmasraya Resmi Buka Cerdas Sains 2025

Sebarkan artikel ini

Dhar­mas­raya, SeniperNew.id - Suasana penuh seman­gat dan antu­si­asme mewar­nai Aula Uta­ma Pemer­in­tah Kabu­pat­en Dhar­mas­raya pada Selasa, 12 Agus­tus 2025. Acara Cer­das Sains Se-Kabu­pat­en Dhar­mas­raya res­mi dibu­ka oleh Bupati Dhar­mas­raya, Ibu Annisa Suci Ramad­hani, SH., LL.M. Kegiatan ini men­ja­di momen­tum pent­ing dalam upaya pemer­in­tah daer­ah men­dorong minat dan prestasi gen­erasi muda di bidang ilmu penge­tahuan.

Pem­bukaan yang dilakukan secara lang­sung oleh bupati ini dis­ak­sikan oleh jajaran peja­bat daer­ah, kepala seko­lah, guru pen­damp­ing, ser­ta ratu­san siswa per­wak­i­lan dari berba­gai keca­matan di Dhar­mas­raya. Acara terse­but men­ja­di ajang bergengsi bagi pela­jar untuk men­gasah kemam­puan berpikir kri­tis, kreativ­i­tas, dan daya saing mere­ka di bidang sains.

“Cer­das Sains bukan sekadar per­lom­baan, tetapi juga wadah untuk mem­ben­tuk karak­ter, meningkatkan rasa per­caya diri, dan menanamkan seman­gat bela­jar sep­a­n­jang hay­at,” ujar Bupati Annisa Suci Ramad­hani dalam sambu­tan­nya. Beli­au menekankan bah­wa pen­didikan adalah pilar uta­ma pem­ban­gu­nan daer­ah, dan kom­petisi seper­ti ini men­ja­di salah satu cara untuk mem­per­si­ap­kan gen­erasi yang ung­gul dan ber­daya saing glob­al.

Dukun­gan Pemer­in­tah Daer­ah untuk Pen­didikan

Bupati Annisa juga mema­parkan bah­wa Pemkab Dhar­mas­raya akan terus men­dukung berba­gai pro­gram yang dap­at mengem­bangkan kual­i­tas pen­didikan, khusus­nya di bidang sains dan teknolo­gi. Ia men­gungkap­kan bah­wa perkem­ban­gan zaman yang ser­ba cepat menun­tut gen­erasi muda untuk memi­li­ki kemam­puan anal­i­sis, keter­ampi­lan memec­ahkan masalah, dan wawasan yang luas.

  Gubernur NTT Terima Audiensi RRI Kupang dan DPD PAPPRI NTT Bahas RRI Fest dan Dukungan Komunitas Disabilitas

“Pemer­in­tah daer­ah berkomit­men untuk terus mem­fasil­i­tasi ruang-ruang kre­atif bagi siswa, baik melalui lom­ba, pelati­han, maupun pen­ingkatan sarana pen­didikan. Semua ini bertu­juan agar anak-anak Dhar­mas­raya dap­at ber­saing, tidak hanya di tingkat kabu­pat­en, tetapi juga di tingkat nasion­al bahkan inter­na­sion­al,” tam­bah­nya.

Acara ini men­da­p­at apre­si­asi luas dari masyarakat, teruta­ma para orang tua dan pen­didik. Mere­ka meni­lai bah­wa kegiatan semacam ini dap­at men­ja­di moti­vasi bagi siswa untuk lebih giat bela­jar dan berprestasi.

Kom­petisi Cer­das Sains 2025 diiku­ti oleh puluhan tim yang mewak­ili seko­lah-seko­lah tingkat SD, SMP, dan SMA di selu­ruh wilayah Dhar­mas­raya. Seti­ap tim telah melalui pros­es selek­si di tingkat keca­matan sebelum melangkah ke tingkat kabu­pat­en.

Lom­ba ini men­gu­ji berba­gai bidang penge­tahuan, mulai dari matem­ati­ka, fisi­ka, kimia, biolo­gi, hing­ga penge­tahuan umum yang berkai­tan den­gan lingkun­gan dan teknolo­gi. Tak hanya itu, aspek ker­ja sama tim, kemam­puan menyam­paikan jawa­ban den­gan per­caya diri, dan kecepatan berpikir juga men­ja­di fak­tor peni­la­ian.

Para peser­ta tam­pak antu­sias mengiku­ti seti­ap sesi per­lom­baan. Den­gan men­ge­nakan ser­agam seko­lah mas­ing-mas­ing, mere­ka duduk di meja tim sam­bil memegang papan jawa­ban dan menung­gu per­tanyaan diba­cakan oleh dewan juri. Sesekali ter­den­gar sorakan dari teman-teman seke­las yang mem­berikan dukun­gan dari tri­bun penon­ton.

Guru pen­damp­ing yang turut hadir men­gaku bang­ga meli­hat murid-murid mere­ka tampil per­caya diri di depan pub­lik. Mere­ka meni­lai, pros­es per­si­a­pan yang pan­jang sebelum per­lom­baan telah mem­ban­tu siswa lebih mema­ha­mi materi pela­jaran sekali­gus melatih men­tal meng­hadapi tan­ta­n­gan.

  Seribu Jiwa Garda Adat Lampung: Laporan Kasus Dugaan Penghinaan SARA ke Polda

“Per­si­a­pan anak-anak ini tidak hanya bela­jar teori, tetapi juga lati­han soal-soal cepat, diskusi kelom­pok, dan sim­u­lasi lom­ba. Kami ingin mere­ka tidak hanya cer­das secara akademis, tetapi juga ter­ampil dalam berko­mu­nikasi,” ujar salah satu guru pen­damp­ing dari Keca­matan Pulau Pun­jung.

Bupati Annisa berharap ajang ini men­ja­di agen­da tahu­nan yang semakin berkual­i­tas dari wak­tu ke wak­tu. Ia men­ga­jak semua pihak, mulai dari guru, orang tua, hing­ga dunia usa­ha, untuk bersama-sama men­dukung kegiatan yang men­dorong tum­buh­nya gen­erasi cer­das.

“Kita ingin anak-anak Dhar­mas­raya tum­buh men­ja­di gen­erasi emas yang bukan hanya men­gua­sai ilmu penge­tahuan, tetapi juga memi­li­ki akhlak yang baik, sikap disi­plin, dan tang­gung jawab sosial. Den­gan begi­tu, mere­ka bisa men­ja­di pemimpin masa depan yang mem­bawa kema­juan bagi daer­ah ini,” tegas­nya.

Selain lom­ba, acara pem­bukaan juga diisi den­gan penampi­lan seni dari siswa-siswi setem­pat, seper­ti tar­i­an tra­di­sion­al Minangk­abau dan pad­u­an suara yang mem­bawakan lagu-lagu daer­ah. Penampi­lan ini men­ja­di pengin­gat bah­wa pen­didikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pelestar­i­an budaya lokal.

Pemer­in­tah Kabu­pat­en Dhar­mas­raya melalui Dinas Pen­didikan beren­cana men­jadikan Cer­das Sains seba­gai pin­tu masuk bagi ino­vasi pen­didikan di daer­ah. Ke depan, kegiatan ini akan dipadukan den­gan pro­gram lit­erasi dig­i­tal, work­shop sains ter­a­pan, ser­ta pelati­han bagi guru untuk meningkatkan metode pem­be­la­jaran berba­sis proyek.

Kepala Dinas Pen­didikan Dhar­mas­raya meny­atakan bah­wa pihaknya akan meng­gan­deng per­gu­ru­an ting­gi dan lem­ba­ga penelit­ian untuk meng­hadirkan juri ser­ta nara­sum­ber yang berkom­pe­ten. Hal ini dihara­p­kan dap­at mem­perkaya wawasan siswa dan mem­berikan pen­gala­man yang lebih mendekati dunia nya­ta.

  Semangat Sumpah Pemuda: Reny Lamadjido Ajak Generasi Bangun Bangsa dengan Ilmu dan Kejujuran

Banyak siswa yang men­gaku men­da­p­atkan pen­gala­man berhar­ga dari ajang ini. Mere­ka bela­jar bek­er­ja sama, mem­ba­gi tugas, dan berpikir cepat di bawah tekanan wak­tu. Selain itu, mere­ka juga dap­at berin­ter­ak­si den­gan peser­ta dari seko­lah lain, bertukar pen­gala­man, dan mem­ban­gun jejar­ing perte­m­anan.

“Awal­nya saya gugup, tapi lama-lama jadi seman­gat kare­na banyak yang men­dukung. Rasanya senang sekali bisa mewak­ili seko­lah di lom­ba sebe­sar ini,” kata seo­rang peser­ta dari SMP Negeri 2 Sitiung den­gan wajah sum­ringah.

Penut­up Acara dan Pengu­mu­man Peme­nang

Rangka­ian acara akan berlang­sung sela­ma dua hari, den­gan sesi final dan pengu­mu­man peme­nang dijad­walkan pada Rabu, 13 Agus­tus 2025. Tim yang meraih juara akan men­da­p­atkan piala bergilir Bupati Dhar­mas­raya, piagam peng­har­gaan, ser­ta hadi­ah pem­bi­naan.

Pihak pani­tia mene­gaskan bah­wa kom­petisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi ten­tang pros­es bela­jar dan mem­ben­tuk karak­ter. “Juara hanyalah bonus. Yang ter­pent­ing adalah seman­gat bela­jar dan ker­ja sama tim yang dibawa peser­ta sete­lah acara ini berakhir,” ujar ket­ua pani­tia.

Den­gan dibukanya Cer­das Sains 2025 oleh Bupati Annisa Suci Ramad­hani, dihara­p­kan Dhar­mas­raya semakin dike­nal seba­gai daer­ah yang serius mengem­bangkan pen­didikan dan poten­si gen­erasi mudanya. Seman­gat yang ter­pan­car dari wajah para peser­ta men­ja­di tan­da bah­wa masa depan ilmu penge­tahuan di kabu­pat­en ini bera­da di tan­gan yang tepat. (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *