Berita Daerah

Bupati Dharmasraya Resmi Buka Cerdas Sains 2025

330
×

Bupati Dharmasraya Resmi Buka Cerdas Sains 2025

Sebarkan artikel ini

Dhar­mas­raya, SeniperNew.id - Suasana penuh seman­gat dan antu­si­asme mewar­nai Aula Uta­ma Pemer­in­tah Kabu­pat­en Dhar­mas­raya pada Selasa, 12 Agus­tus 2025. Acara Cer­das Sains Se-Kabu­pat­en Dhar­mas­raya res­mi dibu­ka oleh Bupati Dhar­mas­raya, Ibu Annisa Suci Ramad­hani, SH., LL.M. Kegiatan ini men­ja­di momen­tum pent­ing dalam upaya pemer­in­tah daer­ah men­dorong minat dan prestasi gen­erasi muda di bidang ilmu penge­tahuan.

Pem­bukaan yang dilakukan secara lang­sung oleh bupati ini dis­ak­sikan oleh jajaran peja­bat daer­ah, kepala seko­lah, guru pen­damp­ing, ser­ta ratu­san siswa per­wak­i­lan dari berba­gai keca­matan di Dhar­mas­raya. Acara terse­but men­ja­di ajang bergengsi bagi pela­jar untuk men­gasah kemam­puan berpikir kri­tis, kreativ­i­tas, dan daya saing mere­ka di bidang sains.

“Cer­das Sains bukan sekadar per­lom­baan, tetapi juga wadah untuk mem­ben­tuk karak­ter, meningkatkan rasa per­caya diri, dan menanamkan seman­gat bela­jar sep­a­n­jang hay­at,” ujar Bupati Annisa Suci Ramad­hani dalam sambu­tan­nya. Beli­au menekankan bah­wa pen­didikan adalah pilar uta­ma pem­ban­gu­nan daer­ah, dan kom­petisi seper­ti ini men­ja­di salah satu cara untuk mem­per­si­ap­kan gen­erasi yang ung­gul dan ber­daya saing glob­al.

Dukun­gan Pemer­in­tah Daer­ah untuk Pen­didikan

Bupati Annisa juga mema­parkan bah­wa Pemkab Dhar­mas­raya akan terus men­dukung berba­gai pro­gram yang dap­at mengem­bangkan kual­i­tas pen­didikan, khusus­nya di bidang sains dan teknolo­gi. Ia men­gungkap­kan bah­wa perkem­ban­gan zaman yang ser­ba cepat menun­tut gen­erasi muda untuk memi­li­ki kemam­puan anal­i­sis, keter­ampi­lan memec­ahkan masalah, dan wawasan yang luas.

  Gubernur NTT Terima Audiensi RRI Kupang dan DPD PAPPRI NTT Bahas RRI Fest dan Dukungan Komunitas Disabilitas

“Pemer­in­tah daer­ah berkomit­men untuk terus mem­fasil­i­tasi ruang-ruang kre­atif bagi siswa, baik melalui lom­ba, pelati­han, maupun pen­ingkatan sarana pen­didikan. Semua ini bertu­juan agar anak-anak Dhar­mas­raya dap­at ber­saing, tidak hanya di tingkat kabu­pat­en, tetapi juga di tingkat nasion­al bahkan inter­na­sion­al,” tam­bah­nya.

Acara ini men­da­p­at apre­si­asi luas dari masyarakat, teruta­ma para orang tua dan pen­didik. Mere­ka meni­lai bah­wa kegiatan semacam ini dap­at men­ja­di moti­vasi bagi siswa untuk lebih giat bela­jar dan berprestasi.

Kom­petisi Cer­das Sains 2025 diiku­ti oleh puluhan tim yang mewak­ili seko­lah-seko­lah tingkat SD, SMP, dan SMA di selu­ruh wilayah Dhar­mas­raya. Seti­ap tim telah melalui pros­es selek­si di tingkat keca­matan sebelum melangkah ke tingkat kabu­pat­en.

Lom­ba ini men­gu­ji berba­gai bidang penge­tahuan, mulai dari matem­ati­ka, fisi­ka, kimia, biolo­gi, hing­ga penge­tahuan umum yang berkai­tan den­gan lingkun­gan dan teknolo­gi. Tak hanya itu, aspek ker­ja sama tim, kemam­puan menyam­paikan jawa­ban den­gan per­caya diri, dan kecepatan berpikir juga men­ja­di fak­tor peni­la­ian.

Para peser­ta tam­pak antu­sias mengiku­ti seti­ap sesi per­lom­baan. Den­gan men­ge­nakan ser­agam seko­lah mas­ing-mas­ing, mere­ka duduk di meja tim sam­bil memegang papan jawa­ban dan menung­gu per­tanyaan diba­cakan oleh dewan juri. Sesekali ter­den­gar sorakan dari teman-teman seke­las yang mem­berikan dukun­gan dari tri­bun penon­ton.

Guru pen­damp­ing yang turut hadir men­gaku bang­ga meli­hat murid-murid mere­ka tampil per­caya diri di depan pub­lik. Mere­ka meni­lai, pros­es per­si­a­pan yang pan­jang sebelum per­lom­baan telah mem­ban­tu siswa lebih mema­ha­mi materi pela­jaran sekali­gus melatih men­tal meng­hadapi tan­ta­n­gan.

  Seribu Jiwa Garda Adat Lampung: Laporan Kasus Dugaan Penghinaan SARA ke Polda

“Per­si­a­pan anak-anak ini tidak hanya bela­jar teori, tetapi juga lati­han soal-soal cepat, diskusi kelom­pok, dan sim­u­lasi lom­ba. Kami ingin mere­ka tidak hanya cer­das secara akademis, tetapi juga ter­ampil dalam berko­mu­nikasi,” ujar salah satu guru pen­damp­ing dari Keca­matan Pulau Pun­jung.

Bupati Annisa berharap ajang ini men­ja­di agen­da tahu­nan yang semakin berkual­i­tas dari wak­tu ke wak­tu. Ia men­ga­jak semua pihak, mulai dari guru, orang tua, hing­ga dunia usa­ha, untuk bersama-sama men­dukung kegiatan yang men­dorong tum­buh­nya gen­erasi cer­das.

“Kita ingin anak-anak Dhar­mas­raya tum­buh men­ja­di gen­erasi emas yang bukan hanya men­gua­sai ilmu penge­tahuan, tetapi juga memi­li­ki akhlak yang baik, sikap disi­plin, dan tang­gung jawab sosial. Den­gan begi­tu, mere­ka bisa men­ja­di pemimpin masa depan yang mem­bawa kema­juan bagi daer­ah ini,” tegas­nya.

Selain lom­ba, acara pem­bukaan juga diisi den­gan penampi­lan seni dari siswa-siswi setem­pat, seper­ti tar­i­an tra­di­sion­al Minangk­abau dan pad­u­an suara yang mem­bawakan lagu-lagu daer­ah. Penampi­lan ini men­ja­di pengin­gat bah­wa pen­didikan bukan hanya soal akademik, tetapi juga pelestar­i­an budaya lokal.

Pemer­in­tah Kabu­pat­en Dhar­mas­raya melalui Dinas Pen­didikan beren­cana men­jadikan Cer­das Sains seba­gai pin­tu masuk bagi ino­vasi pen­didikan di daer­ah. Ke depan, kegiatan ini akan dipadukan den­gan pro­gram lit­erasi dig­i­tal, work­shop sains ter­a­pan, ser­ta pelati­han bagi guru untuk meningkatkan metode pem­be­la­jaran berba­sis proyek.

Kepala Dinas Pen­didikan Dhar­mas­raya meny­atakan bah­wa pihaknya akan meng­gan­deng per­gu­ru­an ting­gi dan lem­ba­ga penelit­ian untuk meng­hadirkan juri ser­ta nara­sum­ber yang berkom­pe­ten. Hal ini dihara­p­kan dap­at mem­perkaya wawasan siswa dan mem­berikan pen­gala­man yang lebih mendekati dunia nya­ta.

  Semangat Sumpah Pemuda: Reny Lamadjido Ajak Generasi Bangun Bangsa dengan Ilmu dan Kejujuran

Banyak siswa yang men­gaku men­da­p­atkan pen­gala­man berhar­ga dari ajang ini. Mere­ka bela­jar bek­er­ja sama, mem­ba­gi tugas, dan berpikir cepat di bawah tekanan wak­tu. Selain itu, mere­ka juga dap­at berin­ter­ak­si den­gan peser­ta dari seko­lah lain, bertukar pen­gala­man, dan mem­ban­gun jejar­ing perte­m­anan.

“Awal­nya saya gugup, tapi lama-lama jadi seman­gat kare­na banyak yang men­dukung. Rasanya senang sekali bisa mewak­ili seko­lah di lom­ba sebe­sar ini,” kata seo­rang peser­ta dari SMP Negeri 2 Sitiung den­gan wajah sum­ringah.

Penut­up Acara dan Pengu­mu­man Peme­nang

Rangka­ian acara akan berlang­sung sela­ma dua hari, den­gan sesi final dan pengu­mu­man peme­nang dijad­walkan pada Rabu, 13 Agus­tus 2025. Tim yang meraih juara akan men­da­p­atkan piala bergilir Bupati Dhar­mas­raya, piagam peng­har­gaan, ser­ta hadi­ah pem­bi­naan.

Pihak pani­tia mene­gaskan bah­wa kom­petisi ini bukan hanya soal menang atau kalah, tetapi ten­tang pros­es bela­jar dan mem­ben­tuk karak­ter. “Juara hanyalah bonus. Yang ter­pent­ing adalah seman­gat bela­jar dan ker­ja sama tim yang dibawa peser­ta sete­lah acara ini berakhir,” ujar ket­ua pani­tia.

Den­gan dibukanya Cer­das Sains 2025 oleh Bupati Annisa Suci Ramad­hani, dihara­p­kan Dhar­mas­raya semakin dike­nal seba­gai daer­ah yang serius mengem­bangkan pen­didikan dan poten­si gen­erasi mudanya. Seman­gat yang ter­pan­car dari wajah para peser­ta men­ja­di tan­da bah­wa masa depan ilmu penge­tahuan di kabu­pat­en ini bera­da di tan­gan yang tepat. (Ahmad).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *