Di hari yang suci ini, Pimpinan dan seluruh jajaran PT SNIPERNEW MEDIA PERS serta PT Karya Gemilang Pemburu Fakta bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin.
Banner SNIPERNEW
Keluarga Besar PT SNIPERNEW MEDIA PERS dan PT Karya Gemilang Pemburu Fakta
bersama Media Online FaktaNow.pro dan SNIPERNEW.id mengucapkan
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Minal Izin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin
Berita Nasional

Banyak Tidak Punya Rumah Saat Pensiun, Pahala Sitorus: Tamtama dan Bintara TNI Sebaiknya Pensiun Diusia 58 Tahun

127
×

Banyak Tidak Punya Rumah Saat Pensiun, Pahala Sitorus: Tamtama dan Bintara TNI Sebaiknya Pensiun Diusia 58 Tahun

Sebarkan artikel ini

Tebing Ting­gi.Snipernew.id.

Dewan Per­wak­i­lan Raky­at (DPR) res­mi menge­sahkan Ran­can­gan Undang-Undang (RUU) Peruba­han UU Nomor 34 Tahun 2004 ten­tang Ten­tara Nasion­al Indone­sia (TNI).

  Pusat Penerangan Hukum Selenggarakan Kegiatan Penerangan Hukum

Salah satu yang men­ja­di sorotan dalam peruba­han UU TNI terse­but adalah Pasal 53 ten­tang Usia Pen­si­un TNI.

Sebelum dire­visi, anggota TNI bertu­gas pal­ing lama hing­ga usia 58 tahun untuk tingkat per­wira. Semen­tara itu, untuk pangkat bin­tara dan tam­ta­ma, hing­ga usia mak­si­mal 53 tahun.

Usai diubah, batas usia pen­si­un Tam­ta­ma dan Bin­tara mak­si­mal men­ja­di 55 tahun.

Adv. Ir. Paha­la Sitorus S.H, M.H, M.M, poli­tisi yang juga berpro­fe­si seba­gai lawyer saat dim­intai tang­ga­pan dan pen­da­p­at­nya, Jumat (4/4/2025) ten­tang penge­sa­han revisi UU TNI terse­but men­gatakan, Tam­ta­ma dan Bin­tara sebaiknya pen­si­un di usia 58 tahun. Ada beber­a­pa alasan kena­pa harus di usia 58 tahun, yakni,

  PKN Raih 7 Piagam Negara, Bukti Peran Masyarakat Dalam Membongkar Korupsi

1. Keti­ka pen­si­un keny­ataan­nya Tam­ta­ma dan Bin­tara banyak yang belum mem­pun­yai rumah, sehing­ga mere­ka itu banyak yang kem­bali bek­er­ja dibeber­a­pa perusa­haan swasta seba­gai secu­ri­ty dan lain seba­gainya.

2. Koman­do ter­i­to­r­i­al masih banyak yang keku­ran­gan per­son­il, hal ini dap­at dil­i­hat dari satu Kodim wilayah ter­i­to­ri­al­nya ada yang men­cakup tiga daer­ah otonom.

  Prabowo Tinjau Barang Rampasan Negara di Bangka Belitung, Tegaskan Komitmen Tata Kelola Sumber Daya Alam

Demikian juga untuk per­wira ting­gi, revisi undang-undang TNI sebaiknya men­gatur usia pen­si­un per­wira ting­gi dari bin­tang satu sam­pai bin­tang empat cukup usia 60 tahun, supaya tidak meng­ham­bat pro­mosi kaderisasi,” ucap Paha­la.

Paha­la mem­inta kepa­da DPR RI dan Pemer­in­tah untuk mere­visi kem­bali Pasal 53 UU TNI terkait usia pen­si­un, dan apa­bi­la tidak dilakukan revisi maka Paha­la akan mendaf­tarkan gugatan ke MK (Mahkamah Kon­sti­tusi).

Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *